TikTok bakal rekrut 10.000 karyawan di AS
Elshinta
Rabu, 22 Juli 2020 - 13:24 WIB |
TikTok bakal rekrut 10.000 karyawan di AS
Ilustrasi aplikasi TikTok. Foto: Antara.

Elshinta.com - Aplikasi berbagi video singkat, TikTok, berencana untuk menambah sekitar 10.000 karyawan di Amerika Serikat selama tiga tahun ke depan.

TiktTok, milik ByteDance, juga mempertimbangkan London di antara sejumlah lokasi lainnya untuk mendirikan kantor pusatnya.

Dikutip dari Reuters, Rabu (22/87) TikTok saat ini memiliki sekitar 1.400 karyawan di Amerika Serikat, naik kurang dari 500 orang, pada Januari tahun ini.

Langkah TikTok untuk merekrut ribuan pekerja di AS itu diambil saat perusahaan semakin berada di ujung tanduk pemerintah Trump ketika hubungan AS-Tiongkok memburuk akibat pandemi virus corona dan langkah Beijing mengekang kebebasan di Hong Kong.

Awal bulan ini, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan bahwa Amerika Serikat "mempertimbangkan" larangan penggunaan aplikasi media sosial asal Tiongkok, termasuk TikTok.

Pekan lalu, pemerintah AS dilaporkan sedang mempelajari risiko keamanan nasional dari sejumlah aplikasi media sosial, termasuk TikTok, dan keputusannya akan diambil dalam beberapa pekan mendatang. (Anj/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
WhatsApp bakal bisa digunakan di empat perangkat sekaligus
Senin, 21 September 2020 - 11:13 WIB
WhatsApp dilaporkan sedang mengembangkan fitur baru yang memungkinkan akun yang sama dapat digunakan...
Trump izinkan TikTok terus beroperasi di AS
Senin, 21 September 2020 - 09:48 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendukung kesepakatan yang akan memungkinkan TikTok untuk teru...
TikTok protes soal ancaman blokir di AS
Sabtu, 19 September 2020 - 15:52 WIB
TikTok dan perusahaan induk ByteDance Ltd meminta pengadilan Amerika Serikat melarang pemerintah neg...
Facebook gabungkan Messenger dan Instagram di aplikasi baru untuk UKM
Jumat, 18 September 2020 - 11:26 WIB
Facebook meluncurkan aplikasi baru yang memungkinkan pemilik usaha kecil mengelola halaman dan profi...
Facebook Messenger batasi terusan pesan, perangi berita palsu
Minggu, 06 September 2020 - 14:50 WIB
Serupa dengan apa yang dilakukan Facebook sebelumnya kepada WhatsApp, raksasa jejaring sosial itu me...
Enam kerentanan WhatsApp diungkap
Jumat, 04 September 2020 - 16:59 WIB
Layanan pesan milik Facebook, WhatsApp, mengungkap enam kerentanan yang sebelumnya tidak pernah diun...
Google upayakan kinerja Chrome 10 persen lebih cepat
Rabu, 26 Agustus 2020 - 11:24 WIB
Google meningkatkan kinerja tab di Chrome, dan perubahan tersebut dapat meningkatkan kecepatan hingg...
Facebook dan Snap berencana akuisisi saingan TikTok, Dubsmash?
Kamis, 13 Agustus 2020 - 11:08 WIB
Facebook dan pemilik Snapchat, Snap, dilaporkan sempat mengadakan pembicaraan untuk mengakuisisi Dub...
Twitter uji coba pisahkan `retweet` dengan `quote tweet`
Minggu, 09 Agustus 2020 - 13:29 WIB
Twitter sedang melakukan uji coba penghitungan quote tweet yang sebelumnya dikenal dengan retweet de...
Facebook izinkan karyawan bekerja dari rumah hingga Juli 2021
Jumat, 07 Agustus 2020 - 13:54 WIB
Facebook akan mengizinkan karyawan untuk bekerja dari rumah hingga Juli 2021 karena pandemi COVID-19...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV