Apa ciri-ciri masa subur pria yang jarang diketahui?
Elshinta
Kamis, 23 Juli 2020 - 23:15 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Administrator
Apa ciri-ciri masa subur pria yang jarang diketahui?
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/3eUcRhN

Elshinta.com - Bila perempuan memiliki siklus bulanan untuk menentukan kapan masa suburnya, maka sedikit berbeda pada pria. Pada umumnya, masa subur pria berlangsung hampir setiap hari. Namun, bisa dikatakan bahwa masa subur pria bisa dilihat dari kualitas dan kuantitas sperma yang dihasilkan.

Apabila sudah demikian, bisa dipastikan sperma memiliki kemampuan terbaik untuk membuahi sel telur. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ciri-ciri masa subur pria alias saat sperma yang diproduksi sedang dalam kualitas terbaiknya: 

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2WQwpNU

Tubuh bugar 
Tak perlu melatih otot sampai benar-benar membentuk six pack, selama otot yang ada terlatih dengan baik dan tubuh dalam kondisi bugar, kemungkinan besar sperma juga berada dalam kondisi prima.

Para peneliti dari Belanda menemukan bahwa laki-laki dengan lingkar pinggang 40 inci atau lebih besar memiliki konsentrasi sperma yang lebih rendah. Jumlah sperma yang bergerak normal juga lebih rendah, jika dibandingkan laki-laki dengan lingkar pinggang lebih kecil.

Peneliti meyakini bahwa berat badan berlebihan dan kurang melatih otot dapat mengganggu pelepasan hormon seks. Kondisi ini juga turut mengganggu produksi dan perkembangan sperma, sehingga kualitasnya menjadi berkurang.

Pola makan terjaga
Peneliti dari Harvard University menemukan bahwa hobi mengonsumsi makanan sehat, terutama kaya akan asam lemak omega 3, memengaruhi jumlah sperma yang diproduksi.

Sebaliknya, jika pria yang gemar makan daging olahan dan berpengawet, jumlah sperma yang diproduksi ditemukan rata-rata lebih rendah dibandingkan yang jarang mengonsumsinya.

Pria yang rutin makan ikan seperti salmon dan tuna ditemukan memiliki konsentrasi sperma 65 persen lebih besar, jika dibandingkan dengan laki-laki yang jarang makan ikan.

Peneliti mengungkapkan asam lemak omega 3 berperan penting dalam produksi sperma. Maka bila ingin membuat sperma lebih kuat bergerak, jangan lupa perbanyak makan ikan dan kurangi makan daging olahan.

Jarang menggunakan celana dalam ketat
Untuk menjaga masa subur dan menjaga kualitas sperma, hindari menggunakan celana dalam yang terlalu ketat dan berbahan tidak menyerap keringat. Sebuah studi menemukan bahwa pria yang terbiasa menggunakan celana dalam longgar memiliki penurunan risiko masalah sperma 24 persen lebih rendah.

Terutama dalam bagian pergerakan sperma. Motilitas alias pergerakan sperma menjadi faktor penting bagi masa subur laki-laki, sebab faktanya sperma yang lamban biasanya lebih sulit mencapai sel telur untuk berhasil membuahinya.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2ORF9i4

Suara terdengar tidak serak 
Sebuah penelitian dari University of Western Australia menyebutkan bahwa laki-laki dengan suara terlalu rendah cenderung memiliki sperma dengan kualitas kurang baik.

Suara yang rendah dan serak justru bisa menjadi pertanda adanya penurunan konsentrasi sperma. Tingkat testosteron mungkin menjadi salah satu penjelasan di balik penemuan teori ini.

Menurut peneliti Leigh Simmons, PhD, testosteron sering dikaitkan dengan fitur wajah yang lebih maskulin dan suara yang lebih rendah. Namun faktanya, terlalu banyak testoteron justru dapat menekan produksi sperma.

Mengurangi penggunaan plastik
Mengurangi penggunaan plastik baik bagi masa subur dan kualitas sperma. Hal ini dikarenakan oleh kandungan kimia bernama bisphenol-A (BPA) dalam plastik, yang bisa masuk ke dalam tubuh melalui proses pemanasan.

Para peneliti dari Denmark menemukan bahwa laki-laki yang memiliki kadar BPA tinggi dalam urinenya cenderung memiliki persentase sperma yang jauh lebih rendah. Diduga kuat BPA dapat memengaruhi aktivitas estrogen dan androgen dalam epididimis testis. Proses ini pun turut menghambat perkembangan normal sperma.

Ciri khas lainnya dari masa subur adalah memahami waktu terbaik produksi sperma. Diketahui waktu terbaik untuk produksi sperma adalah sekitar pukul 4 hingga 7 pagi. Pada periode waktu tersebut sperma sedang dalam jumlah terbanyak dan kualitas terbaik juga.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Mengapa pria bisa meninggalkan wanita meskipun masih cinta? Ini alasannya
Jumat, 18 September 2020 - 23:15 WIB
Tidak hanya wanita, pria juga termasuk makhluk yang susah ditebak. Meskipun banyak yang bilang bahwa...
Pemerintah tambah ruang isolasi tampung 14 ribu pasien COVID-19
Jumat, 18 September 2020 - 21:11 WIB
Pemerintah menambah fasilitas kesehatan termasuk ruang isolasi untuk pasien COVID-19 dengan memanfaa...
15.000 anak Indonesia terpapar Covid-19
Jumat, 18 September 2020 - 19:48 WIB
Sebanyak 15.000 anak usia hingga 14 tahun di Indonesia terpapar Covid-19. Dari jumlah itu 165 mening...
Ahli gizi: Waspadai potensi obesitas saat pandemi COVID-19
Jumat, 18 September 2020 - 16:11 WIB
Dosen Politeknik Kesehatan Denpasar, Jurusan Gizi Ni Made Yuni Gumala mengajak masyarakat dari semua...
Alasan dokter tak rekomendasikan pakai masker scuba
Jumat, 18 September 2020 - 12:50 WIB
Pakar kesehatan belakangan ini tidak merekomendasikan masyarakat mengenakan masker scuba karena tida...
Bagaimana cara meredakan stres dalam pernikahan?
Kamis, 17 September 2020 - 23:15 WIB
 Stres akibat pernikahan pengaruhnya sama buruknya untuk kesehatan seperti merokok. Stres dalam men...
WHO: Satu dari tujuh infeksi COVID-19 terjadi pada petugas kesehatan
Kamis, 17 September 2020 - 21:25 WIB
Satu dari tujuh kasus COVID-19 yang dilaporkan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terjadi pada petu...
 Bagaimana sebaiknya posisi penis di celana dalam?
Rabu, 16 September 2020 - 23:15 WIB
Walau terkesan sederhana, kebanyakan pria dilema menentukan posisi penis saat memakai celana dalam. ...
Masyarakat terpapar COVID-19 di Langkat melonjak
Rabu, 16 September 2020 - 20:36 WIB
Sejak dua bulan terakhir terjadi lonjakan jumlah warga Kabupaten Langkat, Sumut, yang terpapar COVID...
Ketum Partai Emas dukung pemberlakuan kembali PSBB di Jakarta
Rabu, 16 September 2020 - 13:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). A...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV