Ribuan pegawai Twitter punya kontrol ke sistem internal
Elshinta
Sabtu, 25 Juli 2020 - 12:58 WIB |
Ribuan pegawai Twitter punya kontrol ke sistem internal
Logo Twitter. Foto: Antara.

Elshinta.com - Dua mantan pegawai Twitter mengatakan lebih dari seribu pegawai dan kontraktor di perusahaan itu punya akses ke perangkat internal yang bisa mengubah pengaturan akun.

Menurut laporan Reuters mengutip sumber yang tidak disebutkan identitasnya tersebut, jumlah ribuan pegawai berdasarkan pengamatan pada awal tahun ini, termasuk kontraktor bernama Cognizant.

Twitter dan FBI sedang menyelidiki kasus peretasan yang baru-baru ini terjadi, peretas bisa mengambil alih akun-akun resmi seperti kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat Joe Biden, pendiri Microsoft Bill Gates, CEO Tesla Elon Musk dan mantan wali kota New York Mike Bloomberg.

Twitter menyatakan peretas memanipulasi sejumlah kecil pegawai mereka dan menggunakan identitas mereka untuk masuk ke sistem dan mengambil alih 45 akun. Peretas juga diperkirakan membaca pesan di Direct Mesage miliki 36 akun, namun, tidak disebutkan siapa.

Twitter menolak mengungkapkan soal ribuan pegawai yang punya akses ke sistem internal, atau menginformasikan apakah jumlah tersebut turun sebelum atau setelah kasus peretasan.

Tapi, mantan pegawai mengatakan Twitter sudah lebih baik dalam hal aktivitas masuk ke sistem setelah tersandung kasus-kasus sebelumnya, termasuk soal pencarian catatan dari seorang pegawai yang dituduh mata-mata untuk pemerintah Arab Saudi pada November tahun lalu.

CEO Twitter, Jack Dorsey pada pertemuan perusahaan pada Kamis (23/7) waktu setempat, mengakui kekeliruan mereka, baik dalam hal melindungi pegawai dari social engineering maupun proteksi untuk perangkat internal mereka, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
WhatsApp bakal bisa digunakan di empat perangkat sekaligus
Senin, 21 September 2020 - 11:13 WIB
WhatsApp dilaporkan sedang mengembangkan fitur baru yang memungkinkan akun yang sama dapat digunakan...
Trump izinkan TikTok terus beroperasi di AS
Senin, 21 September 2020 - 09:48 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendukung kesepakatan yang akan memungkinkan TikTok untuk teru...
TikTok protes soal ancaman blokir di AS
Sabtu, 19 September 2020 - 15:52 WIB
TikTok dan perusahaan induk ByteDance Ltd meminta pengadilan Amerika Serikat melarang pemerintah neg...
Facebook gabungkan Messenger dan Instagram di aplikasi baru untuk UKM
Jumat, 18 September 2020 - 11:26 WIB
Facebook meluncurkan aplikasi baru yang memungkinkan pemilik usaha kecil mengelola halaman dan profi...
Facebook Messenger batasi terusan pesan, perangi berita palsu
Minggu, 06 September 2020 - 14:50 WIB
Serupa dengan apa yang dilakukan Facebook sebelumnya kepada WhatsApp, raksasa jejaring sosial itu me...
Enam kerentanan WhatsApp diungkap
Jumat, 04 September 2020 - 16:59 WIB
Layanan pesan milik Facebook, WhatsApp, mengungkap enam kerentanan yang sebelumnya tidak pernah diun...
Google upayakan kinerja Chrome 10 persen lebih cepat
Rabu, 26 Agustus 2020 - 11:24 WIB
Google meningkatkan kinerja tab di Chrome, dan perubahan tersebut dapat meningkatkan kecepatan hingg...
Facebook dan Snap berencana akuisisi saingan TikTok, Dubsmash?
Kamis, 13 Agustus 2020 - 11:08 WIB
Facebook dan pemilik Snapchat, Snap, dilaporkan sempat mengadakan pembicaraan untuk mengakuisisi Dub...
Twitter uji coba pisahkan `retweet` dengan `quote tweet`
Minggu, 09 Agustus 2020 - 13:29 WIB
Twitter sedang melakukan uji coba penghitungan quote tweet yang sebelumnya dikenal dengan retweet de...
Facebook izinkan karyawan bekerja dari rumah hingga Juli 2021
Jumat, 07 Agustus 2020 - 13:54 WIB
Facebook akan mengizinkan karyawan untuk bekerja dari rumah hingga Juli 2021 karena pandemi COVID-19...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV