1.000 kematian akibat COVID-19 terjadi empat hari berturut-turut di AS
Elshinta
Sabtu, 25 Juli 2020 - 14:25 WIB |
1.000 kematian akibat COVID-19 terjadi empat hari berturut-turut di AS
Tenaga kesehatan berjalan melewati Texas Medical Center saat pertukaran jam kerja saat lonjakan penyakit virus korona (COVID-19) di Houston, Texas, Amerika Serikat, Rabu (8/7/2020). Foto: Antara.

Elshinta.com - Amerika Serikat mencatatkan lebih dari 1.000 kasus kematian akibat COVID-19 selama empat hari berturut-turut hingga Jumat (24/7), sementara kasus infeksi bertambah setidaknya 68.800 dalam sehari sehingga jumlahnya kini mencapai empat juta kasus.

Tak kurang dari 1.019 kematian terkonfirmasi dari seluruh AS pada Jumat, menyusul angka kematian yang mirip pada Kamis (23/7) sebanyak 1.140 kasus, Rabu (22/7) 1.135 kasus, dan Selasa (21/7) 1.141 kasus.

Angka itu didapat kebanyakan dari terjadinya lonjakan kasus infeksi di Arizona, California, Florida, dan Texas.

Walaupun demikian, penasihat Gedung Putih untuk urusan pandemi, dokter Deborah Birx, menyebut dirinya justru melihat tanda bahwa bagian terburuk dari wabah COVID-19 di negara bagian selatan dan barat AS itu akan segera dilalui.

"Kami sudah mulai melihat lonjakan yang kemudian stagnan di empat negara bagian yang telah terpukul parah sejak empat pekan terakhir," ujar Birx dalam sebuah wawancara dengan media NBC.

Birx berkomentar demikian seiring dengan otoritas federal untuk urusan kesehatan dan juga pendidikan yang menekankan perlunya instruksi untuk anak-anak kembali ke sekolah. Terkait hal itu, publik Amerika dan para pemimpin mereka terpecah pendapat.

Birx mengatakan bahwa anak di bawah usia 18 tahun biasanya tidak lebih rentan terhadap COVID-19 jika dibandingkan orang dewasa, namun menyebut seberapa siap anak di bawah 10 tahun dapat menyebarkan virus sebagai hal yang masih dapat diperdebatkan.

Presiden Donald Trump sendiri mendorong pembukaan kembali sekolah-sekolah, dengan menyebutnya sangat penting bagi kondisi mental dan emosional anak-anak serta kemampuan orang tua mereka untuk kembali bekerja, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Trump tolak format virtual, debat presiden AS sesi dua dibatalkan
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 15:11 WIB
Debat kandidat presiden Amerika Serikat (AS) yang dijadwalkan pada 15 Oktober, antara petahana Presi...
Trump: Saya berhenti minum obat sejak 8 jam lalu
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 11:11 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam wawancara dengan Fox News Jumat malam mengaku bahwa diri...
Dr. Fauci: Obat antibodi Regeneron bantu kesehatan Trump
Jumat, 09 Oktober 2020 - 10:12 WIB
Pakar penyakit menular Amerika Serikat Dr. Anthony Fauci mengatakan bahwa kesehatan Presiden Donald ...
Dolar relatif stabil ketika pasar menunggu berita stimulus AS
Jumat, 09 Oktober 2020 - 08:58 WIB
Dolar AS sedikit berubah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (...
Masih dirawat akibat COVID-19, Trump ingin tetap berkampanye
Kamis, 08 Oktober 2020 - 15:47 WIB
Presiden Donald Trump, yang masih dirawat di Gedung Putih karena infeksi COVID-19, merencanakan lebi...
Tekan risiko COVID-19, debat cawapres AS akan dilengkapi kaca pemisah
Selasa, 06 Oktober 2020 - 21:45 WIB
Kaca pembatas akan dipasang pada acara debat calon wakil presiden (cawapres) Amerika Serikat, Rabu, ...
Pompeo persingkat lawatan ke Asia usai Trump positif COVID-19
Minggu, 04 Oktober 2020 - 16:45 WIB
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo mempersingkat lawatan ke Asia, dengan hanya ber...
Donald dan Melania Trump positif COVID-19
Jumat, 02 Oktober 2020 - 17:11 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump positif terinfeksi COVID-19 sete...
New York denda orang-orang yang menolak gunakan masker
Rabu, 30 September 2020 - 15:47 WIB
Kota New York akan mengenakan denda pada orang-orang yang menolak untuk mengenakan penutup wajah ata...
Pangeran Harry dan Meghan dorong warga Amerika untuk ikut pemilu
Rabu, 23 September 2020 - 20:25 WIB
Pangeran Inggris Harry dan istrinya yang berkebangsaan Amerika, Meghan, telah meminta warga Amerika ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV