Ternyata ini fungsi puting susu pada pria
Elshinta
Selasa, 28 Juli 2020 - 23:15 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Administrator
Ternyata ini fungsi puting susu pada pria
Ilustrasi. Sumber foto:https://bit.ly/3g7evxW

Elshinta.com - Jika pada wanita puting berfungsi untuk proses menyusui, lantas untuk apa fungsi puting susu pria? Tidak jarang, puting susu pria sering dianggap sebagai bagian tubuh yang tidak berguna. Benarkah demikian? Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini penjelasannya:

Proses terbentuknya puting susu pria
Pada saat menjadi embrio, tubuh pria dan wanita memiliki jaringan dan ‘cetakan’ yang sama. Sebenarnya, semua embrio mulai keluar sebagai betina, karena itulah puting susu ada pada kedua jenis kelamin.

Kemudian seiring bertambahnya usia kandungan, ada pengaruh dari gen, kromosom Y, serta hormon testosteron yang membawa perubahan maskulinitas pada embrio pria. Testosteron meningkatkan pertumbuhan penis dan testis.

Tapi karena puting pada embrio pria sudah ada sebelum proses ini dimulai, maka puting pun tetap ada meski tak akan bisa membesar saat masuk masa pubertas nantinya. Inilah yang menjadi alasan kenapa pria memiliki puting susu.

Fungsi
Lapisan pertama
Fungsi puting pada pria hanya untuk pelindung tubuh. Puting seorang pria dipercaya berfungsi untuk melindungi jantung dan paru-paru. Puting akan jadi lapisan pertama pelindung organ jantung dan paru-paru saat terjadi kecelakaan agar tak menimbulkan cedera parah yang dapat menyebabkan gagalnya fungsi organ dan bahkan sampai menyebabkan kematian.

Sensasi saat berhubungan seks 
Wanita dan pria sebenarnya memiliki banyak saraf di bagian puting. Sehingga sebenarnya, sangat mudah merangsang organ ini. Itu juga berarti, puting bisa memberi lebih banyak sensasi saat berhubungan seks.

Puting laki-laki sama sensitifnya dengan puting wanita yang dapat memicu gairah seksual. Tetapi pria justru memiliki jaringan saraf yang lebih besar di area putingnya. Ini membuat respons sensorik mereka lebih sensitif saat distimulasi.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Xj6cYD

Masalah puting pria
Ginekomastia 
Payudara pria memang tidak dapat membesar layaknya payudara dan puting wanita. Tetapi payudara dan puting pada pria juga dapat menghasilkan air susu. Tingkat hormon estrogen yang biasanya terdapat pada perempuan ternyata juga terdapat pada tubuh pria.

Jika terjadi kondisi atau penyakit tertentu yang mempengaruhi hormon, maka jaringan payudara pada pria dapat tumbuh, yang disebut dengan gynecomastia. Ginekomastia paling banyak menyerang bayi baru lahir, usia remaja, dan pria lanjut usia.

Gejala ginekomastia antara lain adalah seperti payudara membesar, muncul jaringan mengeras atau bahkan meradang di bagian bawah puting, dan timbul rasa sakit pada payudara. Selain itu, terdapat juga gejala yang lebih serius seperti pembengkakan hingga keluarnya cairan dari puting. 

Kanker payudara 
Kanker payudara juga bisa menyerang pria. Jumlahnya kasus kanker payudara pada pria memang sangat sedikit yaitu hanya sekitar 1% saja dari jumlah penderita kanker payudara.

Kanker payudara pria lebih tinggi risikonya pada lansia, terutama yang mengalami obesitas. Gejala penyakit ini termasuk keluarnya cairan dari puting susu, kemerahan di sekitar puting, dan pembengkakan kelenjar getah bening di bawah lengan. 
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Mengapa pria bisa meninggalkan wanita meskipun masih cinta? Ini alasannya
Jumat, 18 September 2020 - 23:15 WIB
Tidak hanya wanita, pria juga termasuk makhluk yang susah ditebak. Meskipun banyak yang bilang bahwa...
Pemerintah tambah ruang isolasi tampung 14 ribu pasien COVID-19
Jumat, 18 September 2020 - 21:11 WIB
Pemerintah menambah fasilitas kesehatan termasuk ruang isolasi untuk pasien COVID-19 dengan memanfaa...
15.000 anak Indonesia terpapar Covid-19
Jumat, 18 September 2020 - 19:48 WIB
Sebanyak 15.000 anak usia hingga 14 tahun di Indonesia terpapar Covid-19. Dari jumlah itu 165 mening...
Ahli gizi: Waspadai potensi obesitas saat pandemi COVID-19
Jumat, 18 September 2020 - 16:11 WIB
Dosen Politeknik Kesehatan Denpasar, Jurusan Gizi Ni Made Yuni Gumala mengajak masyarakat dari semua...
Alasan dokter tak rekomendasikan pakai masker scuba
Jumat, 18 September 2020 - 12:50 WIB
Pakar kesehatan belakangan ini tidak merekomendasikan masyarakat mengenakan masker scuba karena tida...
Bagaimana cara meredakan stres dalam pernikahan?
Kamis, 17 September 2020 - 23:15 WIB
 Stres akibat pernikahan pengaruhnya sama buruknya untuk kesehatan seperti merokok. Stres dalam men...
WHO: Satu dari tujuh infeksi COVID-19 terjadi pada petugas kesehatan
Kamis, 17 September 2020 - 21:25 WIB
Satu dari tujuh kasus COVID-19 yang dilaporkan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terjadi pada petu...
 Bagaimana sebaiknya posisi penis di celana dalam?
Rabu, 16 September 2020 - 23:15 WIB
Walau terkesan sederhana, kebanyakan pria dilema menentukan posisi penis saat memakai celana dalam. ...
Masyarakat terpapar COVID-19 di Langkat melonjak
Rabu, 16 September 2020 - 20:36 WIB
Sejak dua bulan terakhir terjadi lonjakan jumlah warga Kabupaten Langkat, Sumut, yang terpapar COVID...
Ketum Partai Emas dukung pemberlakuan kembali PSBB di Jakarta
Rabu, 16 September 2020 - 13:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). A...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV