Satgas: Belum ada lembaga atau orang lakukan konspirasi lewat pandemi
Elshinta
Senin, 03 Agustus 2020 - 21:59 WIB |
Satgas: Belum ada lembaga atau orang lakukan konspirasi lewat pandemi
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/3fmj9GX

Elshinta.com - Penulis Buku Sejarah Pandemi Arie Rukmantara yang juga Koordinator Media Center Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mengatakan sampai saat ini belum ada literatur yang mengungkapkan adanya satu lembaga atau orang yang melakukan konspirasi dengan menyebabkan pandemi.

"Sejak wabah dimulai di 1500-an sampai sekarang belum ada satu organisasi atau satu orang yang konsisten secara terus-terusan 100 tahun yang kerjaannya ingin menyebarkan atau menyebabkan pandemi," kata Arie dalam konferensi video yang diadakan di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta, Senin (3/8).

Dia mengatakan dari perjalanan sejarah pandemi, pandemi selalu terjadi sporadis seperti di Mesir, Yunani, Asia Tenggara.

Pandemi Influenza di tahun 1918 muncul di rentang-rentang waktu tertentu di berbagai belahan dunia.

Dikutip Antara, Arie mengatakan pada kasus zoonosis, setiap satu tahun atau 18 bulan bisa muncul penyakit baru.

Dalam kasus pandemi, penyebaran penyakit terjadi karena adanya pergerakan orang di mana penyakit dibawa oleh orang. (Ank/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
DPR Lumajang: Tanggapan masyarakat yang macam-macam menyulitkan penanganan COVID-19
Sabtu, 19 September 2020 - 12:16 WIB
Sulitnya menekan penyebaran bencana non alam berupa virus corona (COVID-19) karena masyarakat kurang...
Puan pastikan RUU Ciptaker dibahas transparan dan hati-hati
Sabtu, 19 September 2020 - 11:29 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan pembahasan Omnibus Law Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RU...
PT Pos Indonesia gugat UU Pos ke MK
Sabtu, 19 September 2020 - 09:14 WIB
Perseroan Terbatas Pos Indonesia mengajukan permohonan pengujian Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2009 t...
Warga tak gunakan masker terjaring Operasi Yustisi
Jumat, 18 September 2020 - 21:48 WIB
Terapkan Perwali Banjarbaru Nomor 27 Tahun 2020 Polsek Banjarbaru Barat Polres Banjarbaru Polda Kals...
Ketua KPU Arief Budiman positif COVID-19
Jumat, 18 September 2020 - 20:57 WIB
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ri Arief Budiman mengakui dirinya dinyatakan positif COVID-19 dan ...
Prajurit TNI bantu warga Kampung Skouw Sae pindahkan rumah panggung
Jumat, 18 September 2020 - 18:38 WIB
Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon Infanteri Mekanis Raider 413/Bremoro (Yonif MR 413/Bremoro)...
Pasien sembuh COVID-19 bertambah 4.088 jadi 170.774 orang
Jumat, 18 September 2020 - 17:41 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menyebutkan hingga 18 September 2020, pukul 12.00 WIB, pas...
Presiden ajak GP Ansor ringankan beban rakyat di masa pandemi COVID-19
Jumat, 18 September 2020 - 17:12 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh anggota Gerakan Pemuda (GP) Ansor untuk meringankan b...
Jokowi: GP Ansor mampu jadi perekat di tengah perbedaan
Jumat, 18 September 2020 - 16:51 WIB
Presiden RI Joko Widodo mengatakan Gerakan Pemuda (GP) Ansor yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama m...
Tersangka penabrak polwan tetap ikut tahapan pilkada
Jumat, 18 September 2020 - 16:26 WIB
ED, tersangka penabrak satu polwan hingga meninggal dunia di Kota Jayapura, Provinsi Papua, tetap me...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV