Pemanfaatan `Tol Langit`, Desa di Subang bangun e-Commerce Lapak Jawara
Elshinta
Selasa, 04 Agustus 2020 - 07:10 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Pemanfaatan `Tol Langit`, Desa di Subang bangun e-Commerce Lapak Jawara
Foto: Teddy Widara/Radio Elshinta

Elshinta.com - Untuk membangun perekonomian di desa dengan memanfaatkan "Tol Langit" Desa Digital, hasil kerjasama Tripartit antara Bumadesma Prakarsa Galuh, Bakti Kominfo dan SmartConnect membangun e-commerce "Lapak Jawara".

E-commerce ini mewadahi petani nelayan, UKM, pengrajin dan peternak. Bisa dipastikan keberadaan Lapak Jawara adalah pasar langit terlengkap pertama di Subang yang menjual produk-produk lokal.

Kepentingannya di Subang untuk mengangkat produk lokal supaya bisa dikenal di luar Subang bahkan untuk bisa diekspor.

Dikatakan Direktur Bumadesma Prakarsa Galuh, Asep Ma'mun Subang merupakan wilayah yang memiliki geografis pegunungan dataran dan pantai sehingga jadi penyangga pangan ibukota. 

"Diantaranya sebagai penyuplai 20% kebutuhan padi nasional dan  penghasil dari buah-buahan sayuran, perikanan, peternakan dan juga hasil karya UKM dan alat seni tradisi," ujarnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Teddy Widara.

Terlebih kata dia sekarang di Kabupaten Subang sedang dibangun Pelabuhan Patimban sebagai  pelabuhan terbesar di Indonesia. "Yang tentu bisa menjadi sinergi," ujarnya lagi.

Sebelumnya kata Asep, Bumadesma Prakarsa Galuh telah merampungkan digitalisasi di 5 desa secara merata, yaitu di Desa Sukahurip, Desa Bantarsari, Desa Cikadu, Desa Cirangkong dan Desa Cimenteng serta tengah dibangun di desa lainnya. 

"Dimana pembangunan digitalisasi di desa-desa mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Sehingga diharapkan Desa Digital di 253 desa/kelurahan di Subang segera cepat terwujud," tuturnya.

Lalu kata dia upaya ini mendapat dukungan penuh dari tokoh masyarakat, ulama dan Raja Lembaga Adat Karatwan Galuh Pakuan. "Sehingga gerak kami memiliki modal sosial yang cukup tinggi untuk mengembangkan potensi produk-produk unggulan desa," katanya.

Adapun produk yang sudah tersedia diantaranya jenis-jenis hasil pertanian, hasil perkebunan, hasil peternakan, hasil perikanan dan nelayan, hasil UMKM, hasil karya handicraft, pembibitan atau pembenihan dan jasa internet.

Maka kehadiran e-commerce Lapak Jawara menjadi jawaban dalam memperkuat pemasaran. "Insyaallah dua minggu ke depan pembangunan kontennya sudah beres dan sudah bisa mulai berjualan," ucapnya yakin.

Lapak Jawara ini akan menjawab harapan Wakil Menteri Pemberdayaan Desa (Wamendes) yang  menginginkan pasar virtual dikuasai produk-produk lokal.  "Tidak seperti sekarang, pasar virtual yang besar di Indonesia ini hampir 95% menjual produk-produk luar," katanya.

Bentuk bertahap, sekarang masih webb resmi Pemerintah. Yang terintegrasi dengan WA Store sehingga masyarakat untuk menggunakan e-commerce WA store. "Nanti setelah mulai besar akan beralih ke aplikasi," katanya singkat.

Apresiasi Kepala Desa
Keberadaan jaringan internet di desa sangat diapresiasi masyarakat desa, terungkap dari pernyataan Kepala Desa Sukahurip, Deni Setiawan yang menyebutkan masuknya jaringan tersebut bisa membantu kehidupan di desanya. "Yang nyata saja sekarang jaringan bisa mempermudah siswa belajar jarak jauh," katanya.

Manfaat lainnya kata Deni ialah membantu pemasaran produk-produk di desanya. "Seperti hasil pertanian yang biasanya lama dalam pemasaran kini dengan adanya jaringan internet cukup berbekal Android bisa dengan mudah memasarkan atau mencari pasar," katanya lagi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BRTI: Sharing frekuensi diperlukan agar tidak ada monopoli
Kamis, 12 November 2020 - 09:50 WIB
Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) bidang teknologi Agung Harsoyo mengatakan ...
BAKTI Kominfo raih penghargaan dunia
Sabtu, 07 November 2020 - 12:39 WIB
Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (K...
Huawei dan pakar gelar pertemuan bahas teknologi ramah lingkungan
Rabu, 04 November 2020 - 17:25 WIB
Huawei kembali menggelar ``Better World Summit 2020 ``dengan ``Power Digitalization 2025`` menjadi t...
Huawei Indonesia dukung program vokasi pemerintah
Kamis, 29 Oktober 2020 - 13:21 WIB
Huawei Indonesia menyatakan kesiapan mereka dalam mendukung komitmen Pemerintah Indonesia terkait pr...
Jaringan internet desa dukung kegiatan di tengah pandemi
Kamis, 29 Oktober 2020 - 11:58 WIB
Di tengah masa pandemi Covid-19 kehadiran jaringan internet ke desa-desa di Subang Jawa Barat diras...
Industri dorong konsumen beli ponsel resmi dukung aturan IMEI
Minggu, 20 September 2020 - 10:40 WIB
Pemerintah awal pekan ini resmi memberlakukan kebijakan pengendalian International Mobile Equipment ...
Kemenperin: IMEI Tanda Pendaftaran Produk ponsel bisa diintegrasikan
Senin, 24 Agustus 2020 - 21:29 WIB
Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian T...
Google minta pengembang Android bersiap sambut era 5G
Minggu, 23 Agustus 2020 - 18:11 WIB
Era 5G masih dalam tahap awal, dan masih memiliki beberapa tahun sebelum 6G tiba. Namun, hingga saat...
Kominfo dorong Telemedisin untuk akselerasi transformasi digital
Sabtu, 22 Agustus 2020 - 13:56 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengatakan pengembangan solusi keseh...
 Pemprovsu minta Telkomsel segera atasi `down` jaringan
Selasa, 11 Agustus 2020 - 21:57 WIB
 Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) meminta pihak Telkomsel segera mengatasi terjadinya...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV