Apa penyebab gairah seksual pada wanita menurun?
Elshinta
Selasa, 04 Agustus 2020 - 23:15 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Administrator
Apa penyebab gairah seksual pada wanita menurun?
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2XqmKxB

Elshinta.com - Gairah seksual setiap orang berbeda-beda, baik gairah wanita maupun pria. Wanita kerap disebut lebih emosional dibandingkan pria. Faktor fisik ternyata tidak menjadi satu-satunya pemicu menurunnya gairah seksual wanita.

Gairah seksual wanita memang dapat naik turun seiring waktu. Namun, bila lebih sering mengalami penurunan gairah seksual, bisa jadi seorang wanita mengalami gangguan gairah atau minat seksual.

Gangguan tersebut adalah bentuk paling umum dari disfungsi seksual di antara wanita dari segala usia. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini penyebab menurunnya gairah seksual pada wanita:

Penyakit
Berbagai macam penyakit dapat menurunkan gairah seksual pada wanita. Jika seorang wanita merasakan sakit saat berhubungan intim atau tidak bisa orgasme, kondisi ini dapat mengurangi keinginan untuk berhubungan intim.

Selain itu banyak penyakit nonseksual yang dapat memengaruhi gairah seksual, antara lain radang sendi, kanker, diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit arteri koroner, dan penyakit neurologis.

Obat-obatan
Banyak obat yang dapat mengganggu gairah seksual wanita, seperti obat antidepresan, obat penenang, dan obat antikejang. Selain itu, pil KB juga bisa menurunkan gairah seksual wanita.

Karena obat pengendali kehamilan ini bisa menekan hormon androgen, yaitu hormon yang memicu gairah seksual wanita. Menurut penelitian, wanita yang menggunakan pil KB cenderung lebih sulit terangsang dan kurang bergairah secara seksual. 

Ilustrasi, Sumber foto: https://bit.ly/2BZCb8G

Kehamilan dan menyusui
Perubahan hormon selama kehamilan, setelah melahirkan dan selama menyusui dapat meredam dorongan seksual. Selain itu, kelelahan, perubahan citra tubuh, dan stres karena kehamilan atau merawat bayi juga dapat berkontribusi pada perubahan gairah seksual.

Operasi
Menjalani operasi yang berhubungan dengan payudara atau kelamin dapat memengaruhi citra tubuh, fungsi seksual, keinginan untuk berhubungan seks dan perubahan persepsi serta kepercayaan diri.

Menopause
Kadar estrogen yang menurun selama transisi menuju menopause dapat menyebabkan seorang wanita kurang tertarik melakukan hubungan seks dan jaringan vagina menjadi kering, sehingga mengakibatkan hubungan seks menjadi menyakitkan atau tidak nyaman.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/31azutq

Perubahan hormonal
Sebagian besar hormon memengaruhi gairah dan perilaku seksual wanita. Pada usia 20-40 tahun, hormon testosteron wanita kemungkinan mengalami penurunan hingga 50 persen.

Hal ini dapat memengaruhi gairah seksual wanita. Dokter akan memeriksa kondisi hormon saat wanita berkonsultasi mengenai penurunan gairah seksual yang dialaminya.

Gangguan kelenjar tiroid
Yaitu kondisi ketika kelenjar tiroid tidak mampu menghasilkan hormon tiroid secukupnya atau biasa disebut dengan hipotiroid. Kondisi ini dapat menjadi alasan penurunan gairah seksual.

Kelelahan
Kelelahan karena padatnya pekerjaan atau merawat anak-anak atau orang tua yang lanjut usia dapat berkontribusi pada gairah seksual yang rendah. Termasuk rasa lelah karena penyakit tertentu.

Gaya hidup
Kebiasaan merokok dapat menurunkan tingkat aliran darah dan gairah seks. Penelitian menyatakan bahwa ketergantungan nikotin berperan dalam perubahan gairah seksual wanita. Selain itu, terlalu banyak mengonsumsi minuman keras dan penggunaan obat-obat terlarang juga dapat mengurangi gairah seks.

Kurang olahraga
Menurut riset, berolahraga tidak hanya menurunkan risiko terkena penyakit dan membantu menjaga kesehatan tubuh, melakukan aktivitas ini secara rutin berpengaruh terhadap kesehatan seksual.

Olahraga terbukti memiliki pengaruh terhadap kesehatan kardiovaskular, peredaran darah dan suasana hati, faktor kunci bagi libido yang sehat.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2DA19eZ

Faktor psikologis
Keadaan pikiran juga menjadi salah satu penyebab gairah seksual wanita menurun. Ada banyak faktor psikologis yang dapat menurunkan gairah seksual, antara lain masalah kesehatan mental, seperti kecemasan atau depresi.

Cemas karena masalah keuangan, pekerjaan, dan lain-lain. Citra tubuh yang buruk, tingkat percaya diri yang rendah, pengalaman mendapatkan pelecehan secara fisik atau seksual dan pengalaman seksual negatif lainnya.

Stres
Bicara soal libido, perempuan berbeda dari laki-laki. Perempuan butuh dorongan emosional dalam seks. Ketika perempuan stres dan fokusnya dialihkan, wanita tidak akan bisa terangsang sama sekali. Tidak hanya itu, stres juga menimbulkan munculnya hormon kortisol yang menghalangi hormon seks.

Masalah dengan pasangan
Bagi banyak wanita, kedekatan emosional merupakan awal yang penting untuk keintiman seksual. Pertengkaran dengan pasangan tidak boleh dianggap enteng sebab hal tersebut berpotensi mengakibatkan gangguan gairah seksual. 

Jadi, masalah dalam hubungan bisa menjadi faktor utama dalam gairah seks yang rendah. Minat yang menurun pada seks seringkali merupakan akibat dari masalah yang sedang berlangsung dalam sebuah hubungan.


 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Mengapa pria bisa meninggalkan wanita meskipun masih cinta? Ini alasannya
Jumat, 18 September 2020 - 23:15 WIB
Tidak hanya wanita, pria juga termasuk makhluk yang susah ditebak. Meskipun banyak yang bilang bahwa...
Pemerintah tambah ruang isolasi tampung 14 ribu pasien COVID-19
Jumat, 18 September 2020 - 21:11 WIB
Pemerintah menambah fasilitas kesehatan termasuk ruang isolasi untuk pasien COVID-19 dengan memanfaa...
15.000 anak Indonesia terpapar Covid-19
Jumat, 18 September 2020 - 19:48 WIB
Sebanyak 15.000 anak usia hingga 14 tahun di Indonesia terpapar Covid-19. Dari jumlah itu 165 mening...
Ahli gizi: Waspadai potensi obesitas saat pandemi COVID-19
Jumat, 18 September 2020 - 16:11 WIB
Dosen Politeknik Kesehatan Denpasar, Jurusan Gizi Ni Made Yuni Gumala mengajak masyarakat dari semua...
Alasan dokter tak rekomendasikan pakai masker scuba
Jumat, 18 September 2020 - 12:50 WIB
Pakar kesehatan belakangan ini tidak merekomendasikan masyarakat mengenakan masker scuba karena tida...
Bagaimana cara meredakan stres dalam pernikahan?
Kamis, 17 September 2020 - 23:15 WIB
 Stres akibat pernikahan pengaruhnya sama buruknya untuk kesehatan seperti merokok. Stres dalam men...
WHO: Satu dari tujuh infeksi COVID-19 terjadi pada petugas kesehatan
Kamis, 17 September 2020 - 21:25 WIB
Satu dari tujuh kasus COVID-19 yang dilaporkan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terjadi pada petu...
 Bagaimana sebaiknya posisi penis di celana dalam?
Rabu, 16 September 2020 - 23:15 WIB
Walau terkesan sederhana, kebanyakan pria dilema menentukan posisi penis saat memakai celana dalam. ...
Masyarakat terpapar COVID-19 di Langkat melonjak
Rabu, 16 September 2020 - 20:36 WIB
Sejak dua bulan terakhir terjadi lonjakan jumlah warga Kabupaten Langkat, Sumut, yang terpapar COVID...
Ketum Partai Emas dukung pemberlakuan kembali PSBB di Jakarta
Rabu, 16 September 2020 - 13:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). A...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV