BMKG ajak petani siasati perubahan iklim melalui rekayasa komoditas
Elshinta
Selasa, 04 Agustus 2020 - 15:36 WIB |
BMKG ajak petani siasati perubahan iklim melalui rekayasa komoditas
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/33oEk9e

Elshinta.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengajak petani untuk menyiasati perubahan iklim melalui rekayasa komoditas, yaitu menyesuaikan jenis bibit komoditas, serta pola dan waktu tanamnya dengan kondisi cuaca dan iklim.

"Petani perlu jeli dalam memperhatikan cuaca dan musim. Pilih tanaman yang cocok dengan musim tersebut. Jangan paksakan tanam padi yang membutuhkan banyak air pada saat musim kemarau," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (4/8).

Hal ini, katanya, perlu dilakukan guna mengantisipasi puso atau gagal panen yang berakibat kerugian ekonomi. Dwikorita mengatakan, petani perlu mencari alternatif komoditas setiap kali pergantian musim. Tentunya dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan musim agar diperoleh harga jual yang juga baik.

BMKG menyelenggarakan Sekolah Lapang Iklim (SLI) agar petani bisa memanfaatkan informasi dan prakiraan cuaca dengan baik, sebab pranata mangsa yang merupakan sistem penanggalan atau kalender yang dikaitkan dengan aktivitas pertanian, yang selama ini kerap dijadikan acuan petani seringkali meleset akibat perubahan iklim. "Pentingnya memahami cuaca dan iklim itu agar para petani dan penyuluh pertanian bisa memilih waktu tanam yang tepat, jenis dan pola tanaman yang seperti apa agar produksi panennya lebih tahan dan lebih tangguh terhadap fenomena cuaca dan iklim yang akhir-akhir ini semakin tidak terduga," ujar dia, dihimpun Antara.

Dwikorita menyebut bahwa informasi terkait prediksi dan prakiraan cuaca serta peringatan dini cuaca ekstrem dapat diterima secara "real time" melalui Aplikasi "Info BMKG". Para petani dan penyuluh pertanian, lanjut Dwikorita, dapat memanfaatkan informasi tersebut untuk mengantisipasi dan meminimalkan kerugian akibat salah tanam.

Dwikorita berharap petani dan penyuluh pertanian dapat memaksimalkan teknologi digital dalam mengantisipasi perubahan iklim terhadap kelangsungan pertanian. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Forum KS Telaga Jernih gelar dialog semangat persatuan dalam bingkai NKRI dimasa COVID-19
Selasa, 22 September 2020 - 22:11 WIB
Forum Keserasian Sosial (KS) Desa Telaga Jernih, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera U...
Satgas: Kasus positif COVID-19 per pekan naik 8,4 persen
Selasa, 22 September 2020 - 20:28 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menunjukkan data perkembangan kasus positif COVID-19 per p...
Sambut HUT TNI ke-75, Kodam VI/Mulawarman gelar baksos donor darah
Selasa, 22 September 2020 - 19:55 WIB
Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-75 tahun 2020. Kod...
Demo di empat BUMN di Medan, minta Menteri BUMN dicopot
Selasa, 22 September 2020 - 19:29 WIB
 Aliansi Pemuda Sumatera Utara (APSU) berunjukrasa di empat BUMN yang ada di Kota Medan mendesak ag...
Kemensos dukung penuh penyusunan RUU tentang Kesejahteraan Lansia
Selasa, 22 September 2020 - 17:50 WIB
Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI, Harry Hikmat memenuhi Rapat Dengar Pend...
Momentum TBSU hidupkan kembali Tapian Daya
Selasa, 22 September 2020 - 17:27 WIB
Ketua Umum Dewan Kesenian Sumatera Utara Baharuddin Saputra, SH menegaskan saat ini momentum tepat U...
Dandim Boven Digoel berangkatkan 59 personel TMMD 109 ke wilayah perbatasan RI-PNG
Selasa, 22 September 2020 - 17:16 WIB
Komandan Kodim (Dandim) 1711/Boven Digoel Letkol Czi Daniel Panjaitan memberangkatkan personel S...
Kunjungi DPRD, Kapolda Kaltara minta masukan dan saran
Selasa, 22 September 2020 - 16:40 WIB
Belum satu bulan menjabat Kapolda Kalimantan Utara rupanya sudah tak sabar menemui para rekan kerjan...
Kunjungi Gubernur, Kapolda Kaltara bahas beberapa hal ini
Selasa, 22 September 2020 - 16:17 WIB
Sinergritas yang dibangun Polda Kalimantan Utara bukan hanya antara TNI dan Polri namun juga dengan ...
Ikatan Apoteker Indonesia: 800 apoteker telah terpapar COVID-19
Selasa, 22 September 2020 - 15:50 WIB
Ketua Bidang Apoteker Advance dan Spesialis PP Ikatan Apoteker Indonesia Prof Dr Kerry Lestari Danda...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV