Kemendes PDTT: BLT Dana Desa telah tersalur di 99 persen desa
Elshinta
Selasa, 04 Agustus 2020 - 15:58 WIB |
Kemendes PDTT: BLT Dana Desa telah tersalur di 99 persen desa
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar. Sumber Foto: https://bit.ly/2EHI8ba

Elshinta.com - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengatakan bahwa Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa telah tersalur di 99 persen desa, atau setara dengan 73.610 desa.

"Bahwa BLT Dana Desa saat ini sudah mencapai 99 persen. Setara dengan 73.610 desa yang sudah menyalurkan BLT Dana Desa termin 1 bulan pertama," kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar dalam konferensi pers melalui zoom dari Kantor Kemendes PDTT Jakarta, Selasa (4/8).

Ia mengatakan bahwa dari total 74.953 desa yang ada di seluruh Indonesia, 74.672 desa di antaranya dianggap potensial untuk menerima BLT Dana Desa. Sedangkan 281 desa lainnya dianggap tidak potensial karena ada desa-desa yang kemungkinan tidak menerima Dana Desa karena kondisi politik dan ada juga desa yang tidak menyalurkan BLT Dana Desa karena kemungkinan warga miskinnya semuanya sudah mendapatkan jaring pengaman sosial lain sehingga tidak ada lagi yang dianggap berhak mendapatkan BLT Dana Desa.

Kemudian, dari total 74.672 desa yang potensial mendapatkan BLT Dana Desa tersebut, Mendes Halim mengatakan bahwa 73.610 desa atau 99 persen di antaranya telah menerima pencairan BLT Dana Desa. Sedangkan, 1.062 desa lainnya belum menerimanya. Gus Menteri mengatakan belum tersalurnya BLT Dana Desa di 1.062 desa itu disebabkan oleh kendala geografis, yang sebagian besar berada di Provinsi Papua.

Sementara itu, total keluarga yang menerima manfaat (KPM) BLT Dana Desa adalah sebanyak 7.883.073 KPM, dengan 31 persen di antaranya, atau setara dengan 2.598.386 KPM, adalah perempuan kepala keluarga (PEKKA). Adapun, jika didasarkan pada jenis pekerjaan tiap-tiap KPM, maka total 7.883 073 KPM BLT Dana Desa tersebut terdiri dari 6.946.133 KPM atau 88 persen di antaranya berprofesi sebagai petani dan buruh tani.

Kemudian, 315.028 KPM atau 4 persen di antaranya adalah nelayan dan buruh nelayan, disusul 156.310 KPM atau dua persen buruh pabrik, 62.090 guru dan 394.345 pedagang dan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Sementara itu, menurut data pada 2 Agustus 2020, total dana yang disalurkan untuk BLT Dana Desa untuk termin pertama sudah mencapai Rp12,24 triliun, yang terdiri dari bulan pertama sebesar Rp4,73 triliun, bulan kedua Rp4,33 triliun dan bulan ketiga sebesar Rp3,18 triliun.

Kemudian, untuk penyaluran BLT Dana Desa termin kedua bulan pertama, total dana yang telah disalurkan adalah sebanyak Rp73,61 miliar. Sehingga total dana yang disalurkan untuk BLT Dana Desa termin pertama dan kedua sudah mencapai Rp12,97 triliun. Sementara itu, untuk termin ketiga bulan pertama, BLT Dana Desa diperkirakan akan disalurkan pada Oktober 2020.

Dalam paparan terkait BLT Dana Desa tersebut, Gus Menteri mencatat bahwa terdapat 550 desa di 33 provinsi yang membutuhkan tambahan anggaran untuk memenuhi penyaluran BLT Dana Desa sampai dengan Desember 2020, yaitu sebesar Rp353,1 miliar. Tambahan anggaran tersebut sudah dibahas dalam rapat Tingkat Menteri dengan Menteri Keuangan, demikian Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
DPR Lumajang: Tanggapan masyarakat yang macam-macam menyulitkan penanganan COVID-19
Sabtu, 19 September 2020 - 12:16 WIB
Sulitnya menekan penyebaran bencana non alam berupa virus corona (COVID-19) karena masyarakat kurang...
Puan pastikan RUU Ciptaker dibahas transparan dan hati-hati
Sabtu, 19 September 2020 - 11:29 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan pembahasan Omnibus Law Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RU...
PT Pos Indonesia gugat UU Pos ke MK
Sabtu, 19 September 2020 - 09:14 WIB
Perseroan Terbatas Pos Indonesia mengajukan permohonan pengujian Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2009 t...
Warga tak gunakan masker terjaring Operasi Yustisi
Jumat, 18 September 2020 - 21:48 WIB
Terapkan Perwali Banjarbaru Nomor 27 Tahun 2020 Polsek Banjarbaru Barat Polres Banjarbaru Polda Kals...
Ketua KPU Arief Budiman positif COVID-19
Jumat, 18 September 2020 - 20:57 WIB
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ri Arief Budiman mengakui dirinya dinyatakan positif COVID-19 dan ...
Prajurit TNI bantu warga Kampung Skouw Sae pindahkan rumah panggung
Jumat, 18 September 2020 - 18:38 WIB
Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon Infanteri Mekanis Raider 413/Bremoro (Yonif MR 413/Bremoro)...
Pasien sembuh COVID-19 bertambah 4.088 jadi 170.774 orang
Jumat, 18 September 2020 - 17:41 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menyebutkan hingga 18 September 2020, pukul 12.00 WIB, pas...
Presiden ajak GP Ansor ringankan beban rakyat di masa pandemi COVID-19
Jumat, 18 September 2020 - 17:12 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh anggota Gerakan Pemuda (GP) Ansor untuk meringankan b...
Jokowi: GP Ansor mampu jadi perekat di tengah perbedaan
Jumat, 18 September 2020 - 16:51 WIB
Presiden RI Joko Widodo mengatakan Gerakan Pemuda (GP) Ansor yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama m...
Tersangka penabrak polwan tetap ikut tahapan pilkada
Jumat, 18 September 2020 - 16:26 WIB
ED, tersangka penabrak satu polwan hingga meninggal dunia di Kota Jayapura, Provinsi Papua, tetap me...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV