Curah hujan tinggi, BPBD Ternate siaga personel antisipasi bencana
Elshinta
Selasa, 04 Agustus 2020 - 17:11 WIB |
Curah hujan tinggi, BPBD Ternate siaga personel antisipasi bencana
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/30pNAYx

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara menyiagakan tim dengan menempatkan seluruh personelnya di berbagai titik rawan tanah longsor, menyusul tingginya curah hujan disertai banjir di berbagai sungai dan kali mati.

"Saya telah menginstruksikan seluruh personel dan juga bantuan kecamatan dan kelurahan di Kota Ternate untuk mengantisipasi peringatan dini dan langkah-langkah kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung," kata Kepala BPBD Kota Ternate, Mochammad Arif Abdul Gani di Ternate, Selasa (4/8).

Menurut dia, langkah antisipatif ini selain kondisi hujan deras dalam empat hari terakhir disertai longsor di kawasan Kali Mati Maliaro dan dikhawatirkan adanya korban jiwa. "Mencermati kondisi kekinian ini, BPBD telah mengeluarkan peringatan ke seluruh camat dan lurah agar serta masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan atas potensi bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung yang berpotensi terjadi pada siang maupun malam hari," kata Arif Gani.

Pihaknya juga meminta agar masyarakat yang bermukim di wilayah berisiko tinggi seperti dekat dengan aliran sungai dan tebing mudah longsor agar selalu waspada dan lakukan langkah-langkah pencegahan. Selain itu, kata Mochammad Arif Abdul Gani, pihaknya saat ini telah melaksanakan kegiatan pencegahan dan kesiapsiagaan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 seperti jaga jarak, pakai masker, cuci tangan dengan air mengalir menggunakan sabun.

Sementara itu, hujan deras disertai angin kencang dalam sepekan terakhir mengakibatkan sejumlah permukiman warga di berbagai daerah di Malut terendam banjir. Di Halmahera Tengah misalnya, ratusan rumah terendam banjir menyusul hujan yang menguyur daerah itu sejak Minggu (2/8) lalu.

Kepala BPBD Kabupaten Halteng, Kamal Abdul Fatah saat dihubungi terpisah mengakui banjir yang merendam rumah warga terdapat di Desa Wairoro Indah, Lembah Asri dan Sumber Sari, di mana Sumber Sari dan Lembah Asri terdampak cukup parah. Bahkan, banjir tersebut diakibatkan kali yang berada di empat desa tersumbat sampah dan sedimen lainnya sehingga air meluap ke permukiman warga. "Banjir di Kota Weda bagian selatan sudah jadi langganan pada musim hujan, karena kali tidak pernah dinormalisasi, sehingga tersumbat dan sudah sangat dangkal," katanya, dikutip Antara.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini dan kerugian material belum bisa dihitung. Selain merendam rumah warga, tempat ibadah seperti masjid dan mushala pesantren serta sarana umum seperti sekolah juga terendam air, demikian Kamal Abdul Fatah. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peringati Hari Agraria dan Tata Ruang  ke 60, Kantor BPN Klaten Jawa Tengah siap berikan pelayanan terbaik
Kamis, 24 September 2020 - 18:57 WIB
Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) kabupaten Klaten Jawa Tengah meluncurkan program Trisula deng...
Pengukuhkan pengurus Pokdarkamtibmas Bhayangkara Kalsel 2020
Kamis, 24 September 2020 - 17:27 WIB
Di tengah kondisi negara dan daerah masih dalam Pandemi COVID-19 ditambah memasuki pesta demokrasi P...
Polres Malang luncurkan mobil Suket Teki
Kamis, 24 September 2020 - 17:11 WIB
Ditengah situasi pandemi COVID-19 inovasi terus dilakukan kepolisian Polres Malang, salah satunya pe...
Dukung konservasi Penyu, PLN salurkan bantuan tahap II Rp250 juta
Kamis, 24 September 2020 - 16:11 WIB
PLN kembali menyalurkan bantuan dalam Pembangunan Konservasi Penyu di Skouw senilai Rp250.000.000, m...
Hari Tani Nasional, Kabaharkam Polri: Jadikan momentum ketahanan pangan
Kamis, 24 September 2020 - 15:39 WIB
Pandemi COVID-19 yang masih terus berlanjut mengacam peradapan manusia di muka bumi, karena dampak y...
Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125 beri layanan kesehatan warga di Kampung Kondo
Kamis, 24 September 2020 - 15:12 WIB
Selalu peduli dan berusaha meningkatkan kualitas kesehatan warga perbatasan, Prajurit Satgas Pamtas ...
Presiden: Pastikan skema jaring perlindungan sosial berjalan efektif
Kamis, 24 September 2020 - 14:56 WIB
Presiden Joko Widodo meminta jajarannya memastikan program-program dalam skema jaring perlindungan s...
Presiden minta K/L jalankan strategi terintegrasi bangun ekonomi desa
Kamis, 24 September 2020 - 14:41 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan Kementerian/Lembaga (K/L) untuk menerapkan strategi yang ...
Muhadjir Effendy: Tenaga pendamping desa belum terintegrasi
Kamis, 24 September 2020 - 14:12 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menekankan pentingnya...
PLN: Perpanjangan stimulus listrik tunggu instruksi pemerintah
Kamis, 24 September 2020 - 13:38 WIB
PT PLN (Persero) memperkirakan telah menyalurkan stimulus listrik COVID-19 kepada pelanggan sebesar ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV