KBRI pastikan seluruh WNI di Beirut aman pascaledakan besar
Elshinta
Rabu, 05 Agustus 2020 - 07:30 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
KBRI pastikan seluruh WNI di Beirut aman pascaledakan besar
Ledakan hebat mengguncang Beirut, Lebanon, Selasa (5/8). Foto: AP/Hassan Ammar - https://bit.ly/33sxKhO

Elshinta.com - Kedutaan Besar Indonesia di Beirut memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Lebanon berada dalam kondisi aman dan selamat pascaledakan besar yang mengguncang pelabuhan Beirut. 

"Berdasarkan pengecekan terakhir, seluruh WNI dalam keadaan aman dan selamat," ungkap Duta Besar Indonesia untuk Lebanon, Hajriyanto Y Thohari melalui pesan Whatsapp yang diterima Redaksi Elshinta, Rabu (5/8) pagi. 

Dalam catatan KBRI, Hajriyanto merinci, terdapat 1.447 WNI di Libanon, 1.234 di antaranya adalah Kontingen Garuda dan 213 merupakan WNI sipil termasuk keluarga KBRI dan mahasiswa. 

"KBRI telah menyampaikan imbauan melalui WAG dan melalui simpul-simpul WNI. Sejauh ini WNI terpantau aman. KBRI telah mengimbau untuk segera melapor apabila berada dalam situasi tidak aman," jelas Hajriyanto.

Hajriyanto juga menyebut, seorang WNI yang sedang di karantina di Rumah Sakit Rafiq Hariri, Beirut, yang tidak jauh dari lokasi ledakan, juga sudah terkonfirmasi aman. 

Lebih lanjut, Hajrianto mengatakan, pascaledakan, KBRI telah melakukan komunikasi dengan pihak Kepolisian Lebanon dan meminta laporan segera apabila ada update mengenai WNI, dan sepakat akan segera menyampaikan informasi kepada KBRI. 

Berdasarkan informasi awal mengenai korban yang dihimpun dari Kementerian Kesehatan Lebanon, menurut Hajriyanto, jumlah korban meninggal telah mencapai puluhan dan korban luka-luka mencapai ratusan, akibat ledakan sangat besar yang terjadi di Port of Beirut pada pukul 18.02 waktu setempat itu. 

Lokasi ledakan di pelabuhan berdekatan dengan Downtown Beirut. Tingkat kehancuran dan kerusakan properti terjadi dalam radius beberapa kilometer dari pusat ledakan. 

"Sejauh ini belum ada keterangan resmi penyebab ledakan. Sumber awal menyampaikan analisa bahwa ledakan terjadi di salah satu hangar besar yang menyimpan bahan-bahan rentan meledak yang disimpan di pelabuhan," kata Hajriyanto. 

"Ada Informasi juga bahwa ledakan besar tersebut berasal dari bahan Sodium Nitrat dalam volume besar yang disimpan di Port. Sodium Nitrat adalah bahan putih yang digunakan untuk pengawet makanan dan bisa meledak apabila terkena api," ujar Hajriyanto menambahkan. 

 

Video: Ledakan Besar di Beirut

 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Harga minyak melonjak, terkerek ancaman OPEC soal pangkas produksi
Jumat, 18 September 2020 - 09:52 WIB
Harga minyak melonjak pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), berbalik positif ketika OPEC da...
Harga emas anjlok terseret aksi ambil untung
Jumat, 18 September 2020 - 07:48 WIB
Harga emas berjangka jatuh pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), menyusul aksi ambil untung...
Kasus positif COVID-19 di Inggris naik 167% sejak akhir Agustus
Kamis, 17 September 2020 - 21:11 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 167% pada angka positif COVID-19 di Inggris sejak akhir Agustus, demikian ...
WHO: Amerika Latin terlalu dini cabut pembatasan COVID-19
Kamis, 17 September 2020 - 15:15 WIB
Amerika Latin telah mulai melanjutkan kehidupan sosial dan publik yang normal padahal pandemi COVID-...
Inggris kembalikan tiga patung curian dari kuil India pada 1978
Kamis, 17 September 2020 - 14:28 WIB
Warga Inggris mengembalikan tiga patung tembaga yang dicuri dari sebuah kuil Hindu di Tamil Nadu, In...
Italia mungkin mulai suntikkan vaksin COVID-19 akhir November
Kamis, 17 September 2020 - 12:10 WIB
Italia kemungkinan akan mendapatkan suntikan pertama vaksin COVID-19 buatan Inggris, AstraZeneca, pa...
Turki mulai uji coba tahap akhir vaksin Sinovac buatan Tiongkok
Kamis, 17 September 2020 - 11:50 WIB
Turki pada Rabu (16/9) memulai uji coba tahap terakhir, Fase III, vaksin eksperimental virus corona ...
WHO peringatkan penularan corona pada musim dingin
Kamis, 17 September 2020 - 10:27 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu (16/9) memperingatkan bahwa virus corona bisa menyebar de...
Harga emas berjangka menguat jelang keputusan kebijakan Fed AS
Kamis, 17 September 2020 - 08:45 WIB
Emas berjangka menguat pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), memperpanjang kenaikan untuk ha...
Gates: COVID-19 buat kemajuan kesehatan global mundur beberapa dekade
Rabu, 16 September 2020 - 17:25 WIB
Dampak lanjutan dari pandemi COVID-19 telah menghentikan dan membalikkan kemajuan kesehatan global m...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV