Musim kemarau, warga di Ngoro Mojokerto mulai krisis air bersih
Elshinta
Kamis, 06 Agustus 2020 - 19:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Musim kemarau, warga di Ngoro Mojokerto mulai krisis air bersih
Sumber foto: https://bit.ly/2EPJXms/elshinta.com. 

Elshinta.com - Memasuki musim kemarau tahun 2020 ini, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur harus bersiap menghadapi bencana musiman dan diprediksi ancaman kekeringan tahun ini lebih luas dan lama. Musim kemarau saat ini sudah berdampak pada dua dusun di Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Salah satu warga, Yadi mengatakan, krisis air bersih di desanya sudah berlangsung sejak satu bulan lalu. “Sudah satu bulanan, masyarakat sini kekurangan air bersih. Di Desa Kunjorowesi, ada dua dusun yang sudah kekurangan air bersih. Yakni Dusun Telogo dan Sumber,” ungkapnya, Kamis (6/8).

Masih kata Yadi, saat masuk musim kemarau sudah tidak ada mata sumber air. Sehingga selama ini masyarakat sekitar masih berpangku pada dropping air bersih dari pemerintah maupun donatur. Bahkan saat musim hujan, warga memanfaatkan air tadah hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Seperti mandi cuci dan kakus, kebutuhan hewan ternak. Aampai tahun ini, Dusun Telogo sama Sumber, memang belum terjangkau air bersih. Untuk mencukupi kebutuhan air bersih, tak jarang warga harus mengantre ngangsu (mengambil air) di tandon penampungan air yang dipasang tahun lalu,” katanya mengutip beritajatim.

Air yang ada di tandon penampungan air ini hasil pipanisasi yang dipasang pemerintah di tahun sebelumnya dengan mengambil air dari wilayah Trawas. Pipanisasi yang dilakukan sebelumnya ini untuk menjawab sekaligus mengatasi kekeringan yang berkelanjutan tersebut. Tandon penampungan air dapat menjangkau sepanjang sekitar 2 Km.

“Air diambil dari Penanggungan ke tandon dan ditarik lagi dengan pompa ke Dusun Telaga tapi tidak bisa berjalan maksimal karena tidak lancar lagi. Sehingga sekarang sudah tidak ngangsu ke Sumber Tetek lagi. Sebagian warga punya air meteran kayak PDAM numpang ngambil, sekarang meterannya sudah tidak lancar,” jelasnya.

Kepala Desa (Kades) Kunjorowesi Darsono membenarkan, sudah beberapa pekan ini warganya kekurangan air bersih. “Khususnya di Dusun Telogo dan Sumber. Selalu krisis air bersih apalagi saat musim kemarau seperti saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, jika mulai Minggu (2/8/2020) dropping air bersih sudah disalurkan ke Desa Kunjorowesi. “Air bersih sudah mulai dikirim sejak Minggu karena sudah satu minggu wilayah Ngoro krisis air bersih,” tambahnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BNPB: Longsor di Sorong-Papua Barat, satu warga meninggal
Sabtu, 19 September 2020 - 16:17 WIB
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB...
28 desa di Kabupaten Bogor dilanda kekeringan 
Kamis, 17 September 2020 - 07:50 WIB
Sebanyak 28 desa di 11 kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dilanda kekeringan, sebagai dampak ...
Masyarakat diimbau tetap waspada meski banjir Kotawaringin Timur mulai surut
Kamis, 17 September 2020 - 07:35 WIB
Banjir yang merendam beberapa kecamatan di Provinsi Kalimantan Tengah telah mulai surut, Rabu (16/9)...
BNPB: 720 jiwa mengungsi akibat banjir di Melawi Kalbar
Rabu, 16 September 2020 - 21:44 WIB
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)...
Longsor di Jagakarsa sebabkan lima warung makan alami kerusakan
Rabu, 16 September 2020 - 14:15 WIB
Longsor akibat hujan deras yang terjadi di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan merusak sedikitnya lim...
1.000 lebih rumah di Gunung Mas terendam banjir
Selasa, 15 September 2020 - 19:56 WIB
Sebanyak 1.000 lebih rumah warga di sembilan kecamatan di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah te...
Kalimantan Tengah tetapkan status tanggap darurat banjir
Selasa, 15 September 2020 - 08:03 WIB
Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Tengah Darliansyah menyatakan ...
Masa tanggap darurat banjir Kotawaringin Timur ditetapkan selama dua pekan
Selasa, 15 September 2020 - 07:04 WIB
Banjir yang terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, sejak Senin (6/9) lalu, tela...
Bantu korban banjir, Kapolres Sergai turunkan dua perahu karet dan empat perahu kano 
Senin, 14 September 2020 - 11:32 WIB
Polres Serdang Bedagai turunkan dua perahu karet dan empat perahu kano dalam membantu warga terdampa...
980 rumah terdampak banjir Kapuas Hulu
Senin, 14 September 2020 - 07:37 WIB
Banjir yang diakibatkan curah hujan yang tinggi sejak beberapa hari lalu menyebabkan 980 unit rumah ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV