Bill Gates pastikan negara miskin dapat akses vaksin Covid-19
Elshinta
Kamis, 06 Agustus 2020 - 20:11 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Bill Gates pastikan negara miskin dapat akses vaksin Covid-19
Sumber foto: https://bit.ly/31s3Mrx/elshinta.com

Elshinta.com - Vaksin Covid-19 yang tengah ditunggu-tunggu dunia membuat Bill Gates akan memastikan bahwa vaksin tersebut tak hanya ada di negara maju. Vaksin yang diyakini akan selesai pada 2021 ini dipastikan Bill Gates akan sampai ke negara-negara kurang mampu.

Bill Gates sendiri telah lama menggaungkan pentingnya vaksin untuk memberantas pandemi. Ia juga mendorong Amerika Serikat (AS) agar tidak mengutamakan negaranya sendiri. Bill Gates ingin AS memberikan akses vaksin corona kepada negara-negara lain.

Tak hanya itu, Gates juga membujuk anggota parlemen kongres agar mempertimbangkan penambahan USD8 miliar (Rp116 triliun) kepada dana bantuan ekonomi untuk menyokong negara-negara kurang mampu dalam memiliki vaksin COVID-19.

"Kami memastikan agar virus ini bisa berakhir di seluruh dunia, bukan hanya negara maju," ucap Gates mengutip wartaekonomi.

Melalui yayasannya The Bill & Melinda Gates Foundation, Gates sudah mendanai lebih dari USD350 juta (Rp5 triliun) terhadap penelitian dan pengembangan vaksin ataupun pelayanan kesehatan mengenai covid-19. Sementara berdasarkan WHO, ratusan jenis vaksin corona tengah dikembangkan lewat uji klinis pada manusia.
 
Adapun salah satu vaksin yang didukung Bill Gates adalah vaksin dari perusahaan biofarmasi Moderna yang terlihat sangat menjanjikan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Emas turun lagi, dolar AS lanjutkan kenaikan, fokus pada komentar Fed
Rabu, 23 September 2020 - 08:26 WIB
Emas berjangka turun untuk sesi kedua berturut-turut pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), ...
Umrah kembali dibuka mulai 4 Oktober dan 1 November
Rabu, 23 September 2020 - 08:12 WIB
Pemerintah Arab Saudi kembali mengizinkan jamaah dalam negeri untuk melakukan ibadah umrah mulai 4 ...
Pengadilan Hong Kong tetap wajibkan PRT asing tinggal di rumah majikan
Rabu, 23 September 2020 - 07:11 WIB
Keputusan hakim di Hong Kong yang mempertahankan aturan pembantu rumah tangga (PRT) dari luar negeri...
Menlu RI: 75 tahun berdiri, PBB harus perkuat relevansi dan adaptasi
Selasa, 22 September 2020 - 10:25 WIB
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, dalam memperingati 75 tahun berdirinya Perserikatan Bangsa-Ban...
WHO: Pedoman penularan COVID-19 tidak berubah
Selasa, 22 September 2020 - 09:51 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak mengubah kebijakannya mengenai penularan virus corona melalui...
Emas anjlok, tertekan penguatan dolar AS dan kekhawatiran stimulus
Selasa, 22 September 2020 - 08:56 WIB
Emas berjangka anjlok lebih dari 50 dolar AS pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi), karena aksi...
Hasil tes ungkap sebab kematian misterius ratusan gajah di Botswana
Senin, 21 September 2020 - 21:38 WIB
Sejumlah hasil tes laboratorium mengungkapkan bahwa ratusan gajah di Botswana mati karena kandungan ...
Saham Hong Kong berbalik melemah dengan indeks HSI anjlok 2,06 persen
Senin, 21 September 2020 - 18:26 WIB
Saham-saham Hong Kong ditutup melemah tajam pada perdagangan Senin (21/9).
Prancis konfirmasi 10.569 kasus tambahan COVID-19
Senin, 21 September 2020 - 12:10 WIB
Otoritas kesehatan Prancis mengonfirmasi 10.569 kasus tambahan COVID-19 pada Minggu (20/9), turun da...
Enam mayat diduga PMI ilegal ditemukan di Johor, Malaysia
Senin, 21 September 2020 - 09:59 WIB
Enam mayat diduga Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ditemukan di Pantai Teluk C, Bandar Penawar,...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV