Wisuda drive thru di Akbid Banjarmasin, wisudawan naik becak
Elshinta
Jumat, 07 Agustus 2020 - 15:46 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Wisuda drive thru di Akbid Banjarmasin, wisudawan naik becak
Sumber Foto: Syahri Ruslan/Radio Elshinta

Elshinta.com - Akademi Kebidanan (Akbid ) Bunga Kalimantan Banjarmasin, mewisuda 29 orang lulusannya angkatan ke XIII di Banjarmasin. Berbeda dengan acara wisuda biasanya, wisuda kali ini dilakukan dengan menggunakan sistem drive thru dengan naik becak. Kali ini pun tukang becaknya menggunakan APD berupa baju hazmat, sedangkan wisudawannya memakai faceshield dan masker sebagai salah satu penerapan protokol kesehatan.

Namun yang berbeda, wisudawan tidak berkumpul di dalam satu ruangan sebagai bagian dari  physical distancing, karena begitu selesai prosesi pengalihan tali toga, mereka langsung pulang didampingi para orangtua.

Prosesi wisuda bidan-bidan cantik dengan sistem drive thru naik becak menjadi pusat perhatian para pengguna jalan di kawasan Jalan Brigjen Hasan Basry, Kayu Tangi, Banjarmasin. Apalagi satu persatu wisudawan yang merupakan lulusan bidan ini diarak konvoi naik becak di seputar kawasan kampus dengan wajah gembira.

Konsep wisuda secara drive thru menggunakan transportasi ramah lingkungan seperti becak, memberikan kesan tersendiri bagi para wisudawan, karena untuk pertama kalinya dalam sejarah wisuda, mereka diantar naik becak hingga ke podium sidang terbuka dengan dikawal puluhan becak berseragam APD layaknya tim medis rumah sakit.

“Alhamdulillah sejarah dalam hidup kami bisa mengikuti prosesi wisuda dengan cara berbeda di tengah pandemi COVID-19, namun tetap memakai menjalankan protokol kesehatan. Ini akan menjadi cerita baik untuk anak cucu kami, bahwa dulunya kami wisuda dengan sistem drive thru naik becak dan abang becaknya pakai baju Hazmat atau APD," ucap salah seorang bidan yang di wisuda, Khairunisa Aprilia, kepada Kontributor Elshinta, Syahri Ruslan, Jumat (7/8).

Pembina Yayasan Akademi Kebidanan Bunga Kalimantan Banjarmasin, H.Rusdiansyah mengatakan, penyelenggaraan wisuda angkatan XIII kali ini merupakan bentuk pengimplementasian physical distancing dan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Terlebih di Banjarmasin sendiri angka kasus COVID-19 terbilang tinggi. Wisuda sendiri pun dilaksanakan lebih cepat prosesnya, dan prosesi wisuda satu persatu saja, tidak berurutan maupun berkelompok seperti wisuda kebanyakan.

“Acuannya itu adalah menjaga jarak sehingga kita tidak mengumpulkan wisudawan dan undangan, namun dilaksanakan secara bergiliran. Menggunakan sarana transportasi yang saat ini mungkin yang mulai dilupakan yakni becak,” bebernya.

Akademi Kebidanan Bunga Kalimantan Banjarmasin tahun 2020 sendiri mewisuda 29 lulusan. Mereka merupakan lulusan bidan siap pakai. Terbukti ke-29 lulusan bidan ini langsung diterima di sejumlah rumah sakit dan unit kesehatan lainnya. Selain dibekali ilmu-ilmu kesehatan dan kebidanan, di akademi ini calon bidan diajari pula cara berwirausaha, sehingga diharapkan menjadi bidan yang multitalenta.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
17.000 mahasiswa UB ikuti PKKMB secara online terbagi dalam 64 klaster
Sabtu, 19 September 2020 - 14:29 WIB
Sebanyak 17.000 mahasiswa Universitas Brawijaya Malang angkatan 2020 mengikuti Pengenalan Kehidupan ...
Prodi Pendidikan Sejarah FIS UNJ: Penghapusan pelajaran sejarah bentuk pelemahan pondasi bangsa
Sabtu, 19 September 2020 - 12:36 WIB
Seperti disampaikan Koordinator Prodi Pendidikan Sejarah FIS UNJ, Humaidi, M. Hum, draft kurikulum b...
 7.300 maba UM ikuti PKKMB secara daring
Jumat, 18 September 2020 - 20:11 WIB
Sebanyak 7.300 orang mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM), Jawa Timur mengikuti Program Pengenal...
 Dirjen Pendidikan Islam: Tatap muka madrasah harus di zona hijau
Jumat, 18 September 2020 - 18:57 WIB
Madrasah yang akan memulai pelajaran tatap muka wajib di masa pandemi Covid-19 wajib mematuhi aturan...
Standar pendidikan untuk PAUD dan PJJ dikembangkan BSNP
Jumat, 18 September 2020 - 18:26 WIB
Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) mengembangkan standar nasional pendidikan untuk jenjang Pen...
DPP SAHI dukung pendidikan di Kabupaten Subang
Jumat, 18 September 2020 - 13:57 WIB
Putri Wakil Presiden (Wapres) RI, selaku Ketua Dewan Pembina dan Pengurusan DPP Silaturahmi Haji dan...
LL DIKTI X akan salurkan bantuan pulsa ke mahasiswa PTS aktif kuliah
Jumat, 18 September 2020 - 12:14 WIB
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL DIKTI) Wilayah X akan menyalurkan bantuan pulsa gratis dari pe...
UMM tambah guru besar 
Kamis, 17 September 2020 - 16:36 WIB
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menambah jumlah guru besarnya. Prof.Dr.Ihyaul Ulum Msi,Ak,CA d...
Webinar Prodi Pendidikan Sejarah UNJ-MGMP Sejarah Karawang: Belajar daring momentum pengayaan informasi sejarah lokal
Rabu, 16 September 2020 - 18:55 WIB
Para guru sejarah, khususnya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat diharapkan bisa bersama sama menghasi...
88 orang ikuti Ordik Program Pasca Sarjana Fakultas Peternakan UB
Selasa, 15 September 2020 - 16:28 WIB
Sekitar 88 peserta mengikuti Orientasi Pendidikan dan Kemahasiswaan (Ordik) yang digelar Fakultas Pe...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV