Konjen RI Jeddah dan Guru SIJ bahas KBM selama pandemi dan persiapan tahun ajaran baru
Elshinta
Jumat, 07 Agustus 2020 - 16:26 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Konjen RI Jeddah dan Guru SIJ bahas KBM selama pandemi dan persiapan tahun ajaran baru
Sumber Foto: Istimewa

Elshinta.com - Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Eko Hartono melakukan pertemuan dengan jajaran guru Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ). Pertemuan yang berlangsung Kamis (6/8) kemarin, di sekolah tersebut adalah untuk membahas persiapan kegiatan belajar mengajar (KBM) untuk tahun ajaran baru, sekaligus mengevaluasi kendala yang dihadapi oleh SIJ dalam melaksanakan KBM selama pandemi COVID-19.

Dalam kesempatan tersebut, Konjen Eko Hartono didampingi Pelaksana Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya (Pensosbud)-1 merangkap Kepala Kanselerai KJRI Jeddah, Siti Nizamiyah, dan Pelaksana Fungsi Pensosbud-3, Tubagus Nafia.

Mengawali pertemuan, Plh. Kepala SIJ, Nelly Yuliana memaparkan, perkembangan terkini tentang SIJ jumlah siswa pada tahun ajaran baru ini berjumlah 1.191 anak, ketersediaan ruang kelas dan jumlah tenaga pengajar, sistem KBM, tantangan dan kendala pelaksanaannya secara daring selama pandemi.

Di hadapan peserta pertemuan, Konjen menyampaikan sekilas isu terkini dunia pendidikan secara global, termasuk dalam negeri dan kebijakan pemerintah. Selain itu, Konjen menyimak berbagai masukan dan hasil evaluasi dari para guru dalam melaksanakan KBM online selama pandemi. Pertemuan juga membahas kemungkinan pelaksanaan KBM secara tatap muka, baik siswa hadir di sekokah atau guru mendatangi rumah siswa (home visit), tetapi tetap mematuhi protokol COVID-19. 

Disampaikan Konjen, KJRI Jeddah menerima curahan hati (curhat) para wali murid tentang kesulitan mereka untuk biaya pulsa dan ketersediaan perangkat selama pelaksanaan KBM secara daring (online). Termasuk yang dikeluhkan wali murid adalah penarikan iuran bulanan SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan).

Oleh karena itu, Konjen Eko Hartono menyampaikan, akan membicarakan dengan Atase Pendidikan KBRI Riyadh dan pihak sekolah untuk secara bersama-sama mencarikan solusinya. “Ini keprihatinan kita semua. Tapi jangan sampai mengurangi semangat kita untuk memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik,” pesan Konjen, dalam rilis yang diterima Redaksi Elshinta.com, Jumat (7/8).

Di sela pertemuan, para guru berkesempatan berbagi pengalaman masing-masing terkait dalam melaksanakan KBM selama masa pandemi, berbagai terobosan kegiatan, penyesuaian materi pelajaran dan waktu belajar, capaian kurikulum, serta kendala praktikum (uji laboratorium) dan pelajaran melibatkan gerakan fisik seperti olah raga di semua jenjang.

Berbagai gagasan disampaikan dalam pertemuan tersebut, antara lain, mengadakan forum virtual yang melibatkan para guru dan siswa. Tujuannya adalah untuk memantik semangat dan membangun kebanggaan di kalangan siswa. Informasi yang diterima SIJ, Kementerian Pendidikan Arab Saudi telah menetapkan permulaan tahun ajaran baru untuk tahun ini, yaitu 11 Muharam 1442H atau 30 Agustus 2020.

Sejak wabah virus corona merebak di Arab Saudi, pemerintah setempat menutup sementara sekolah dan perguruan tinggi. Namun, kegiatan belajar tetap dilakukan secara daring.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
17.000 mahasiswa UB ikuti PKKMB secara online terbagi dalam 64 klaster
Sabtu, 19 September 2020 - 14:29 WIB
Sebanyak 17.000 mahasiswa Universitas Brawijaya Malang angkatan 2020 mengikuti Pengenalan Kehidupan ...
Prodi Pendidikan Sejarah FIS UNJ: Penghapusan pelajaran sejarah bentuk pelemahan pondasi bangsa
Sabtu, 19 September 2020 - 12:36 WIB
Seperti disampaikan Koordinator Prodi Pendidikan Sejarah FIS UNJ, Humaidi, M. Hum, draft kurikulum b...
 7.300 maba UM ikuti PKKMB secara daring
Jumat, 18 September 2020 - 20:11 WIB
Sebanyak 7.300 orang mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM), Jawa Timur mengikuti Program Pengenal...
 Dirjen Pendidikan Islam: Tatap muka madrasah harus di zona hijau
Jumat, 18 September 2020 - 18:57 WIB
Madrasah yang akan memulai pelajaran tatap muka wajib di masa pandemi Covid-19 wajib mematuhi aturan...
Standar pendidikan untuk PAUD dan PJJ dikembangkan BSNP
Jumat, 18 September 2020 - 18:26 WIB
Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) mengembangkan standar nasional pendidikan untuk jenjang Pen...
DPP SAHI dukung pendidikan di Kabupaten Subang
Jumat, 18 September 2020 - 13:57 WIB
Putri Wakil Presiden (Wapres) RI, selaku Ketua Dewan Pembina dan Pengurusan DPP Silaturahmi Haji dan...
LL DIKTI X akan salurkan bantuan pulsa ke mahasiswa PTS aktif kuliah
Jumat, 18 September 2020 - 12:14 WIB
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL DIKTI) Wilayah X akan menyalurkan bantuan pulsa gratis dari pe...
UMM tambah guru besar 
Kamis, 17 September 2020 - 16:36 WIB
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menambah jumlah guru besarnya. Prof.Dr.Ihyaul Ulum Msi,Ak,CA d...
Webinar Prodi Pendidikan Sejarah UNJ-MGMP Sejarah Karawang: Belajar daring momentum pengayaan informasi sejarah lokal
Rabu, 16 September 2020 - 18:55 WIB
Para guru sejarah, khususnya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat diharapkan bisa bersama sama menghasi...
88 orang ikuti Ordik Program Pasca Sarjana Fakultas Peternakan UB
Selasa, 15 September 2020 - 16:28 WIB
Sekitar 88 peserta mengikuti Orientasi Pendidikan dan Kemahasiswaan (Ordik) yang digelar Fakultas Pe...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV