Jelang H-4, jumlah relawan vaksin Covid-19 masih kurang
Elshinta
Jumat, 07 Agustus 2020 - 21:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Jelang H-4, jumlah relawan vaksin Covid-19 masih kurang
Sumber foto: https://bit.ly/3fyttfb/elshinta.com.

Elshinta.com - Jelang empat hari pengujian vaksin virus corona, angka jumlah relawan baru mencapai 800 orang lebih. Sedangkan kebutuhan uji klinis tersebut membutuhkan sekitar 1.620 relawan.

Ketua Tim Riset Vaksin Covid-19, Kusnandi Rusmil yakin dapat memenuhi kuota. Ia pun berharap relawan uji coba vaksin virus corona hanya warga yang berdomisili dan memiliki identitas asli Kota Bandung.

“Jadi yang dianjurkan dan yang yang akan diterima (relawan vaksin corona) itu yang dari Kota Bandung yang ada kartu penduduk Bandung,” ungkap Kusnandi di Kantor Biofarma Kota Bandung, Kamis (6/8).

Menurut Kusnandi, tidak mengizinkan warga luar Kota Bandung bukan tanpa alasan. Ia beranggapan dalam penelitian uji vaksin virus corona akan memakan waktu lebih dari dua hari, jika mempersilahkan relawan dari luar Kota Bandung maka tidak efisien.

“Ini kan saya katakan bahwa selama ini dia (relawan) akan datang lima kali datang, jadi kalau takutnya nanti selama ini nanti mereka ada keperluan mendadak atau bagaimana jadi sulit,” ungkapnya.

Selain efisiensi waktu, Kusnandi menjelaskan bahwa selama penelitian relawan juga akan terus dipantau dari segi kesehatan dan beberapa hal lainnya. Untuk mempermudah semua hal tersebut, lebih mungkin dikhususkan warga Kota Bandung.

“Warga Kota Bandung dipilih maksudnya supaya nanti gampang kita memantaunya. Jadi kalau di luar kota Bandung dari panitia juga dari kita dari tim akan susah memantaunya,” terangnya mengutip pmjnews.
 
Sebelumnya, menanggapi belum terpenuhinya kuota relawan pengujian vaksin covid-19 ini juga menjadi perhatian Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Karenanya, ia meminta pimpinan daerah mengajukan diri jadi relawan vaksin.

“Jika tidak ada halangan dari unsur kesehatan pribadi, maka Forkominda pun akan menjadi relawan untuk pengetesan vaksin. Sehingga kalau pimpinannya juga melakukan, Insya Allah rakyatnya juga akan meyakini proses vaksin ini berjalan dengan lancar,” tegas Ridwan Kamil.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Mengapa pria bisa meninggalkan wanita meskipun masih cinta? Ini alasannya
Jumat, 18 September 2020 - 23:15 WIB
Tidak hanya wanita, pria juga termasuk makhluk yang susah ditebak. Meskipun banyak yang bilang bahwa...
Pemerintah tambah ruang isolasi tampung 14 ribu pasien COVID-19
Jumat, 18 September 2020 - 21:11 WIB
Pemerintah menambah fasilitas kesehatan termasuk ruang isolasi untuk pasien COVID-19 dengan memanfaa...
15.000 anak Indonesia terpapar Covid-19
Jumat, 18 September 2020 - 19:48 WIB
Sebanyak 15.000 anak usia hingga 14 tahun di Indonesia terpapar Covid-19. Dari jumlah itu 165 mening...
Ahli gizi: Waspadai potensi obesitas saat pandemi COVID-19
Jumat, 18 September 2020 - 16:11 WIB
Dosen Politeknik Kesehatan Denpasar, Jurusan Gizi Ni Made Yuni Gumala mengajak masyarakat dari semua...
Alasan dokter tak rekomendasikan pakai masker scuba
Jumat, 18 September 2020 - 12:50 WIB
Pakar kesehatan belakangan ini tidak merekomendasikan masyarakat mengenakan masker scuba karena tida...
Bagaimana cara meredakan stres dalam pernikahan?
Kamis, 17 September 2020 - 23:15 WIB
 Stres akibat pernikahan pengaruhnya sama buruknya untuk kesehatan seperti merokok. Stres dalam men...
WHO: Satu dari tujuh infeksi COVID-19 terjadi pada petugas kesehatan
Kamis, 17 September 2020 - 21:25 WIB
Satu dari tujuh kasus COVID-19 yang dilaporkan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terjadi pada petu...
 Bagaimana sebaiknya posisi penis di celana dalam?
Rabu, 16 September 2020 - 23:15 WIB
Walau terkesan sederhana, kebanyakan pria dilema menentukan posisi penis saat memakai celana dalam. ...
Masyarakat terpapar COVID-19 di Langkat melonjak
Rabu, 16 September 2020 - 20:36 WIB
Sejak dua bulan terakhir terjadi lonjakan jumlah warga Kabupaten Langkat, Sumut, yang terpapar COVID...
Ketum Partai Emas dukung pemberlakuan kembali PSBB di Jakarta
Rabu, 16 September 2020 - 13:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). A...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV