Bantu masyarakat kurang mampu, Partai Emas buat sekolah online
Elshinta
Jumat, 07 Agustus 2020 - 21:25 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Bantu masyarakat kurang mampu, Partai Emas buat sekolah online
Sumber foto: Bayu Koosyadi/elshinta.com.

Elshinta.com - Partai politik besutan Hasnaeni, Partai Emas, berencana menghadirkan program yang fokus pada peningkatan kualitas pendidikan masyarakat. Melalui partainya, 'Wanita Emas' sapaan populer Hasnaeni, akan mendirikan sekolah online melalui program Emas Pintar. 

"Kita akan memasukkan satu program Partai Emas yaitu sekolah online. Kita akan membuat sekolah online untuk seluruh Indonesia, dengan biaya cukup murah," kata Hasnaeni, Jumat (7/8). 

Hasnaeni membuat program ini, lantaran miris dengan kondisi masyarakat Indonesia yang masih ada terbelakang di bidang pendidikan. Padahal, pada 17 Agustus 2020 mendatang, Indonesia genap merdeka 75 tahun. Di sisi lain, kata dia banyak pula masyarakat yang kesulitan mengenyam pendidikan akibat kurang beruntung dari segi ekonomi. 

"Saya miris dengan kondisi Indonesia yang sudah merdeka 75 tahun tapi masih ada orang yang tidak bisa membaca. Itu yang menggerakkan hati saya untuk menarik masyarakat belajar online," ujarnya.

Seperti sekolah pada umumnya, sekolah daring buatan Partai Emas juga menghasilkan ijazah bagi siswa yang telah lulus. Ijazah yang dikeluarkan diakui oleh lembaga terkait dari Kementerian Pendidikan. Sekolah ini, nantinya diperuntukkan bagi siswa tingkat playgroup atau TK, hingga level SMA.

Bagi masyarakat yang berminat mengenyam pendidikan sekolah ini, cukup membayar uang pendaftaran sebesar Rp. 10 ribu. "Untuk SPP-nya Rp. 100 ribu per bulan," ucapnya seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Bayu Koosyadi.

Hasnaeni memastikan kualitas pembelajaran yang diberikan sekolah online-nya. Karena meski berbiaya murah, para siswa nantinya akan diajarkan berbahasa asing. "Yang kedua, kita akan memperkenalkan bahasa asing yakni bahasa Inggris," kata dia. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
17.000 mahasiswa UB ikuti PKKMB secara online terbagi dalam 64 klaster
Sabtu, 19 September 2020 - 14:29 WIB
Sebanyak 17.000 mahasiswa Universitas Brawijaya Malang angkatan 2020 mengikuti Pengenalan Kehidupan ...
Prodi Pendidikan Sejarah FIS UNJ: Penghapusan pelajaran sejarah bentuk pelemahan pondasi bangsa
Sabtu, 19 September 2020 - 12:36 WIB
Seperti disampaikan Koordinator Prodi Pendidikan Sejarah FIS UNJ, Humaidi, M. Hum, draft kurikulum b...
 7.300 maba UM ikuti PKKMB secara daring
Jumat, 18 September 2020 - 20:11 WIB
Sebanyak 7.300 orang mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM), Jawa Timur mengikuti Program Pengenal...
 Dirjen Pendidikan Islam: Tatap muka madrasah harus di zona hijau
Jumat, 18 September 2020 - 18:57 WIB
Madrasah yang akan memulai pelajaran tatap muka wajib di masa pandemi Covid-19 wajib mematuhi aturan...
Standar pendidikan untuk PAUD dan PJJ dikembangkan BSNP
Jumat, 18 September 2020 - 18:26 WIB
Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) mengembangkan standar nasional pendidikan untuk jenjang Pen...
DPP SAHI dukung pendidikan di Kabupaten Subang
Jumat, 18 September 2020 - 13:57 WIB
Putri Wakil Presiden (Wapres) RI, selaku Ketua Dewan Pembina dan Pengurusan DPP Silaturahmi Haji dan...
LL DIKTI X akan salurkan bantuan pulsa ke mahasiswa PTS aktif kuliah
Jumat, 18 September 2020 - 12:14 WIB
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL DIKTI) Wilayah X akan menyalurkan bantuan pulsa gratis dari pe...
UMM tambah guru besar 
Kamis, 17 September 2020 - 16:36 WIB
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menambah jumlah guru besarnya. Prof.Dr.Ihyaul Ulum Msi,Ak,CA d...
Webinar Prodi Pendidikan Sejarah UNJ-MGMP Sejarah Karawang: Belajar daring momentum pengayaan informasi sejarah lokal
Rabu, 16 September 2020 - 18:55 WIB
Para guru sejarah, khususnya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat diharapkan bisa bersama sama menghasi...
88 orang ikuti Ordik Program Pasca Sarjana Fakultas Peternakan UB
Selasa, 15 September 2020 - 16:28 WIB
Sekitar 88 peserta mengikuti Orientasi Pendidikan dan Kemahasiswaan (Ordik) yang digelar Fakultas Pe...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV