DPR, KPU, Bawaslu, LSM sepakat Pilkada Serentak momentum lawan Covid-19
Elshinta
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 13:37 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Administrator
DPR, KPU, Bawaslu, LSM sepakat Pilkada Serentak momentum lawan Covid-19
 Anggota Komisi II DPR RI,  Hugua dalam Webinar Pilkada 2020 dengan tema \\\"Implementasi Pilkada Serentak 2020 sebagai Gerakan Lawan Covid-19.

Elshinta.com - Dewan Perwakilan Rakyat, KPU, Bawaslu dan LSM sepakat menjadikan Pilkada Serentak 2020 ini sebagai momentum untuk melawan pandemi Covid-19. Oleh karena itu, pelaksanaan Pilkada harus dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. 

"Tidak ada seorang pun yang menjamin bahwa Covid-19 dalam waktu 18 bulan kita bisa menemukan vaksinnya. Oleh karena itu di RDP terakhir antara pemerintah dengan DPR sepakat bahwa Pilkada serentak tetap dilaksanakan dengan catatan harus mengikuti protokol kesehatan," kata Anggota Komisi II DPR RI, Hugua dalam Webinar Pilkada 2020 dengan tema "Implementasi Pilkada Serentak 2020 Sebagai Gerakan Lawan Covid-19", Jumat (7/8/2020).

Hugua mengatakan bahwa Pilkada ini bukan hanya terjadi di Indonesia, tapi ada 56 negara yang melaksanakan. Misalnya Korea Selatan melaksanakan pemilihan di puncak pandemi, kemudian pada tanggal 5 Agustus kemarin di Sri Lanka juga melakukan pemilihan parlemen.

"Jadikan Pilkada serentak ini momentum mendapatkan pemimpin berkualitas dan juga untuk melawan pandemi Covid-19 yang meresahkan kehidupan," kata Hugua. 

Komisioner KPU Viryan Azis mengatakan, disiplin protokol kesehatan Covid-19 menjadi solusi menghentikan pandemi Covid-19 yang tengah mengancam hidup manusia. Dijelaskan bahwa penyelenggaraan pemilihan serentak lanjutan 2020 penuh dengan disiplin protokol kesehatan Covid-19. 

"Kami minta baik masyarakat khususnya peserta Pilkada, secara sadar menganggap Pilkada kali ini luar biasa karena dilakukan saat pandemi. Maka kepatuhan semua pihak insya Allah akan terpenuhi. Karena komitmen semua pihak dan kami akan ingatkan selalu untuk mematuhi protokol kesehatan," kata Anggota Bawaslu Rahmat Bagja. 

Direktur Eksekutif Pilkada Watch, Wahyu A. Permana mengatakan bahwa Pilkada serentak ini harus menjadi momentum melawan pandemi Covid-19. Menurutnya, momen Pandemi Covid-19 adalah sarana bertarung dengan Covid-19 yang merupakan persoalan seluruh bangsa di dunia.

"Calon kepala daerah haruslah mereka yang mampu menggerakkan seluruh potensi masyarakat untuk maju, bangkit melawan pandemik Covid-19. Prioritasnya adalah melakukan protokol kesehatan di setiap tahapan pilkada dan di setiap kehidupan masyarakat," kata Wahyu. 

Wahyu menegaskan jika calon Kepala Daerah harus mampu memberikan tawaran yang realistis agar masyarakat bukan saja dapat bertahan di masa pamdemi Covid-19, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidupnya. "Calon kepala daerah jangan melanggar aturan aturan pilkada dan juga melanggar protokol kesehatan," kata Wahyu.

Sementara itu, Sekretaris Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Imran mengatakan ada dua alasan pemerintah tetap melaksanakan Pilkada serentak tahun 2020. Pertama untuk menjaga hak politik masyarakat tetap berjalan. Kedua, untuk menjamin legitimasi kepemimpinan di 227 daerah.

"Kami ingin menarasikan bahwa jadikanlah pandemi Covid-19 menjadi peluang untuk menciptakan inovasi,  melahirkan pemimpin yang diharapkan masyarakat untuk 5 tahun ke depan. Kami juga berharap pada KPU untuk mengedepankan tema-tema terkait penanganan Covid-19 dalam upaya memperbaiki ekonomi masyarakat dalam 5 tahun ke depan," kata Imran.(dody)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pengukuhkan pengurus Pokdarkamtibmas Bhayangkara Kalsel 2020
Kamis, 24 September 2020 - 17:27 WIB
Di tengah kondisi negara dan daerah masih dalam Pandemi COVID-19 ditambah memasuki pesta demokrasi P...
Polres Malang luncurkan mobil Suket Teki
Kamis, 24 September 2020 - 17:11 WIB
Ditengah situasi pandemi COVID-19 inovasi terus dilakukan kepolisian Polres Malang, salah satunya pe...
Dukung konservasi Penyu, PLN salurkan bantuan tahap II Rp250 juta
Kamis, 24 September 2020 - 16:11 WIB
PLN kembali menyalurkan bantuan dalam Pembangunan Konservasi Penyu di Skouw senilai Rp250.000.000, m...
Hari Tani Nasional, Kabaharkam Polri: Jadikan momentum ketahanan pangan
Kamis, 24 September 2020 - 15:39 WIB
Pandemi COVID-19 yang masih terus berlanjut mengacam peradapan manusia di muka bumi, karena dampak y...
Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125 beri layanan kesehatan warga di Kampung Kondo
Kamis, 24 September 2020 - 15:12 WIB
Selalu peduli dan berusaha meningkatkan kualitas kesehatan warga perbatasan, Prajurit Satgas Pamtas ...
Presiden: Pastikan skema jaring perlindungan sosial berjalan efektif
Kamis, 24 September 2020 - 14:56 WIB
Presiden Joko Widodo meminta jajarannya memastikan program-program dalam skema jaring perlindungan s...
Presiden minta K/L jalankan strategi terintegrasi bangun ekonomi desa
Kamis, 24 September 2020 - 14:41 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan Kementerian/Lembaga (K/L) untuk menerapkan strategi yang ...
Muhadjir Effendy: Tenaga pendamping desa belum terintegrasi
Kamis, 24 September 2020 - 14:12 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menekankan pentingnya...
PLN: Perpanjangan stimulus listrik tunggu instruksi pemerintah
Kamis, 24 September 2020 - 13:38 WIB
PT PLN (Persero) memperkirakan telah menyalurkan stimulus listrik COVID-19 kepada pelanggan sebesar ...
Erick Thohir: Pemerintah terus berupaya percepat ketersediaan vaksin
Kamis, 24 September 2020 - 13:12 WIB
Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) menyampaikan bahwa pemerintah ter...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV