Pertamina minta pelaku usaha beralih ke elpiji non subsidi
Elshinta
Minggu, 09 Agustus 2020 - 15:41 WIB |
Pertamina minta pelaku usaha beralih ke elpiji non subsidi
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/30CPV2C

Elshinta.com - PT Pertamina (Persero) Kalimantan Barat meminta pelaku usaha beralih menggunakan elpiji non subsidi mulai dari ukuran 5,5 kilogram ke atas, agar elpiji subsidi digunakan oleh masyarakat yang berhak atau miskin.

"Alhamdulillah, dari dua malam berturut-turut, kami bersama tim gabungan melakukan razia elpiji subsidi pada sejumlah pelaku usaha, sudah mulai banyak mereka (pelaku usaha) yang menggunakan elpiji nonsubsidi, seperti Bright Gas 5,5 kilogram," kata Sales Branch Manager Pertamina Kalbar Farid Akbar di Pontianak, Kalbar, Minggu (9/8).

Data Pertamina mencatat, tim gabungan, yakni Satuan Polisi Pamong Praja, Diskumdag Kota Pontianak, polisi/TNI dan Pertamina Kalbar, pada Kamis (6/8) malam menyita sebanyak 48 tabung elpiji subsidi di sejumlah pelaku usaha, seperti warung bakso dan warung kopi di kawasan Jalan Perdana. "Kemudian, pada Jumat (7/8) malam kami melakukan razia kembali di sepanjang Jalan Johar yang berhasil menyita sebanyak 20 tabung elpiji tiga kilogram pada sejumlah pelaku usaha yang sebenarnya menurut aturan mereka tidak berhak lagi menggunakan elpiji subsidi tersebut," ungkap Farid.

Dia menambahkan tim gabungan akan terus melakukan sosialisasi dan razia terhadap sejumlah pelaku usaha, sehingga elpiji subsidi benar-benar digunakan masyarakat berhak saja. Farid juga menyambut baik pengawasan Pemkot Pontianak serta peran masyarakat agar mereka yang mampu beralih kepada elpiji nonsubsidi, mulai dari Bright Gas 5,5 kilogram ke atas.

Sebelumnya, Kepala Satpol PP Kota Pontianak, Provinsi Kalbar, Syarifah Adriana mengatakan pihaknya akan terus melakukan razia guna menertibkan pelaku usaha yang masih menggunakan elpiji tabung tiga kg atau subsidi yang merupakan haknya masyarakat tidak mampu.

Hingga saat ini, pihaknya sudah mengamankan sebanyak 180 tabung elpiji subsidi dari beberapa kali melakukan razia bersama tim gabungan di sejumlah rumah makan dan warung kopi. Bahkan, lanjutnya, ada satu rumah makan yang kedapatan menyimpan sebanyak 25 tabung elpiji tiga kilogram. "Dari pengakuan (pemilik rumah makan dan warkop), mereka membeli dari pengecer atau dari orang yang membeli untuk dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi," ungkapnya, dihimpun Antara.

Dia juga menambahkan, apabila berulang akan dikenakan Perda Ketertiban Umum No 11 Tahun 2019, yang mengatur usaha yang memiliki omzet di atas Rp50 juta per bulan dilarang menggunakan elpiji subsidi. "Bahkan pelaku usaha itu bisa diberikan sanksi denda Rp500 ribu, tetapi untuk sementara waktu kami masih melakukan pembinaan, kepada pelaku usaha yang masih menggunakan elpiji tiga kilogram untuk segera menukarnya dengan tabung elpiji nonsubsidi," katanya. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PPNI Lumajang ingatkan pemerintah banyak petugas kesehatan positif COVID-19
Sabtu, 19 September 2020 - 17:42 WIB
Kewaspadaan terjadinya lonjakan peningkatan jumlah para petugas medis di Kabupaten Lumajang, Jawa Ti...
Muhadjir Effendy ingatkan beras bansos harus berkualitas baik sesuai arahan Presiden
Sabtu, 19 September 2020 - 17:29 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy mengingatkan Bulog...
Pembatasan aktivitas warga di Depok dilonggarkan lagi
Sabtu, 19 September 2020 - 16:44 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat memberikan pelonggaran terhadap Pembatasan Aktivitas Warg...
Kasus COVID-19 bertambah 4.168, pasien sembuh bertambah 3.576
Sabtu, 19 September 2020 - 16:29 WIB
Jumlah kasus COVID-19 di Indonesia bertambah 4.168 menjadi total 240.687 kasus dan jumlah pasien yan...
LPSK siap lindungi saksi dalam kasus kebakaran Gedung Kejagung
Sabtu, 19 September 2020 - 15:16 WIB
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) siap memberikan perlindungan terhadap saksi-saksi dalam...
Puan ceritakan kedekatan Bung Karno dengan NU
Sabtu, 19 September 2020 - 14:57 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan orasi kebangsaan secara virtual dalam Konferensi Besar ke-23 G...
Puan apresiasi komitmen GP Ansor peduli terhadap sesama
Sabtu, 19 September 2020 - 14:40 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani mengapresiasi komitmen kebangsaan GP Ansor yang konsisten di barisan depa...
Tower 6 dan 7 Wisma Atlet rawat inap 2.253 pasien positif COVID-19
Sabtu, 19 September 2020 - 13:49 WIB
Tower 6 dan 7 Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, hingga Sabtu (19/9) p...
Peningkatan alokasi Dana Desa harus disertai akurasi data
Sabtu, 19 September 2020 - 13:39 WIB
Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Syaikhu mengingatkan bahwa rencana peningkatan alokasi program Dana De...
Menhub terbitkan peraturan dukung keselamatan bersepeda
Sabtu, 19 September 2020 - 13:28 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengeluarkan peraturan Nomor PM 59 Tahun 2020 tentang Keselama...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV