Virus corona ditemukan pada makanan laut beku di Tiongkok
Elshinta
Rabu, 12 Agustus 2020 - 07:45 WIB |
Virus corona ditemukan pada makanan laut beku di Tiongkok
Ilustrasi. Seorang anggota staf membersihkan konter bagian makanan laut di jaringan 7Fresh JD.com sebelum toko dibuka, saat negeri tersebut sedang dilanda penularan virus corona baru, di Kota Yizhuang, Beijing, Tiongkok, Sabtu (8/2/2020). (ANT/REUTERS/Tingshu Wang/aww/cfo) - 

Elshinta.com - Otoritas di Tiongkok menemukan virus corona pada kemasan makanan laut beku impor yang tiba dari kota pelabuhan Dalian, yang baru-baru ini memerangi lonjakan kasus COVID-19, menurut pemerintah setempat pada Selasa (11/8).

Virus ditemukan pada kemasan luar makanan laut beku yang dibeli oleh tiga perusahaan di Yantai, kota pelabuhan di Provinsi Shandong.

Pemerintah kota Yantai melalui pernyataan mengatakan, makanan laut itu berasal dari pengiriman impor yang tiba di Dalian namun tidak menyebutkan dari mana produk tersebut berasal.

Pada Juli, petugas bea cukai di Dalian, pelabuhan utama di provinsi Liaoning, menemukan virus corona pada kemasan udang beku yang diimpor dari Ekuador. Tiongkok lantas menghentikan impor dari tiga produsen udang Ekuador.

Virus corona diyakini mulai muncul di salah satu pasar yang menjual makanan laut dan satwa liar di Kota Wuhan, China tengah, akhir tahun lalu.

Sejumlah makanan laut yang dibeli oleh tiga perusahaan Yantai telah diolah untuk diekspor, sementara sisanya disimpan di lemari es dan belum dipasarkan, menurut Pemerintah Yantai.

Ketika ditanya apakah ada makanan laut olahan yang telah diekspor, anggota staf gugus tugas COVID-19 di Yantai enggan menjelaskan.

Otoritas menyegel produk tersebut, katanya. Semua orang yang menangani produk impor itu sedang menjalani karantina dan dinyatakan negatif virus corona, tambahnya.

Wabah terbaru COVID-19 di Kota Dailan muncul pada akhir Juli, dengan kasus pertama muncul di perusahaan pengolahan makanan laut.

Per 9 Agustus, Kota Dalian melaporkan total 92 kasus COVID-19, demikian dilansir Antara dari Reuters. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menlu RI: 75 tahun berdiri, PBB harus perkuat relevansi dan adaptasi
Selasa, 22 September 2020 - 10:25 WIB
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, dalam memperingati 75 tahun berdirinya Perserikatan Bangsa-Ban...
WHO: Pedoman penularan COVID-19 tidak berubah
Selasa, 22 September 2020 - 09:51 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak mengubah kebijakannya mengenai penularan virus corona melalui...
Emas anjlok, tertekan penguatan dolar AS dan kekhawatiran stimulus
Selasa, 22 September 2020 - 08:56 WIB
Emas berjangka anjlok lebih dari 50 dolar AS pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi), karena aksi...
Hasil tes ungkap sebab kematian misterius ratusan gajah di Botswana
Senin, 21 September 2020 - 21:38 WIB
Sejumlah hasil tes laboratorium mengungkapkan bahwa ratusan gajah di Botswana mati karena kandungan ...
Saham Hong Kong berbalik melemah dengan indeks HSI anjlok 2,06 persen
Senin, 21 September 2020 - 18:26 WIB
Saham-saham Hong Kong ditutup melemah tajam pada perdagangan Senin (21/9).
Prancis konfirmasi 10.569 kasus tambahan COVID-19
Senin, 21 September 2020 - 12:10 WIB
Otoritas kesehatan Prancis mengonfirmasi 10.569 kasus tambahan COVID-19 pada Minggu (20/9), turun da...
Enam mayat diduga PMI ilegal ditemukan di Johor, Malaysia
Senin, 21 September 2020 - 09:59 WIB
Enam mayat diduga Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ditemukan di Pantai Teluk C, Bandar Penawar,...
Otoritas Tiongkok temukan virus corona pada kemasan cumi-cumi impor
Senin, 21 September 2020 - 08:37 WIB
Otoritas di Provinsi Jilin, Tiongkok menemukan virus corona pada kemasan cumi-cumi impor, mendesak s...
Saat ini masker lebih efektif cegah COVID-19 dibanding vaksin
Minggu, 20 September 2020 - 15:29 WIB
Vaksin yang selama ini dinantikan banyak orang untuk menyelamatkan diri dari COVID-19 ternyata diseb...
Menlu Iran: Dunia harus menentang sanksi AS
Minggu, 20 September 2020 - 11:24 WIB
Komunitas dunia harus menentang penggunaan sanksi-sanksi Amerika Serikat untuk memberlakukan keingin...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV