Adaptasi normal baru, kelompok ini tak boleh tunda periksa kesehatan
Elshinta
Rabu, 12 Agustus 2020 - 08:49 WIB |
Adaptasi normal baru, kelompok ini tak boleh tunda periksa kesehatan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/33MMDvH

Elshinta.com - Pada masa adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi COVID-19 ini, ada beberapa kelompok orang yang sebaiknya tidak menunda pemeriksaan kesehatan.

Dokter Felix Samuel yang berpraktik di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, mengatakan melalui siaran persnya, ditulis Rabu (12/8), kelompok ini antara lain orang yang memiliki gangguan kesehatan metabolik seperti diabetes, kolesterol, hipertensi, mereka yang memiliki masalah jantung dan kardiovaskular; ibu hamil; dan anak-anak yang membutuhkan vaksinasi.

Menurut Felix, konsultasi secara tatap muka dengan dokter sebaiknya tetap dilakukan bagi pasien dengan kondisi kesehatan seperti disebutkan. Pada sesi konsultasi tatap muka ini, dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik dan menanyakan kondisi pasien secara lebih menyeluruh.

Kemudian, pasien dengan gangguan metabolik juga disarankan melakukan pemeriksaan darah rutin di laboratorium untuk memantau kesehatannya secara berkala.

“Anda yang sedang mengandung sang buah hati juga sebaiknya tetap melakukan pemeriksaan kehamilan rutin, karena ada beberapa waktu-waktu penting yang tidak boleh dilewatkan," tutur Felix, dikutip Antara

Frekuensi pemeriksaan kehamilan ini dapat berbeda-beda pada tiap ibu hamil sesuai kondisi masing-masing. Tak hanya untuk memantau perkembangan janin, pastikan juga untuk kesehatan Anda sebagai ibu hamil.

Antenatal care yang tetap dilakukan akan menghindarkan Anda dan janin dari kemungkinan komplikasi yang dapat membahayakan.

“Imunisasi si kecil sebaiknya juga tetap terlaksana sesuai jadwal, supaya efektivitasnya lebih terjamin karena dilakukan tepat pada waktunya. Hal ini penting dilakukan untuk melindungi si kecil dari penyakit infeksi lain selain COVID-19, seperti hepatitis, polio, tuberkulosis, campak, difteri, meningitis, rubella, cacar, dan sebagainya," kata Felix.

Sebaiknya periksa jadwal imunisasi anak seperti yang dianjurkan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Selain itu, kelompok usia lanjut dengan kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya juga tetap melakukan pemeriksaan rutin dengan dokter, apalagi jika memang harus mengonsumsi obat rutin.

"Dengan pemeriksaan berkala, baik secara langsung ataupun dengan medium lain, akan menentukan kelanjutan pengobatan yang harus dijalani agar kesehatan selalu terjaga,” ujar Felix.

Saat berkunjung ke rumah sakit, sebaiknya lakukan tips berikut agar aman dari COVID-19:

  1. Pilih rumah sakit dengan protokol kesehatan yang ketat atau yang memisahkan area pasien dengan gejala COVID-19 dengan pasien dan pengunjung lainnya.
  2. Kenakan masker dan face shield jika diperlukan. Ganti masker apabila sudah basah.
  3. Pastikan Anda selalu berada dengan jarak minimal 1-2 meter dengan orang lain.
  4. Rajinlah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau dengan hand sanitizer berbahan dasar alkohol selama minimal 20 detik. Upayakan juga untuk menghindari menyentuh fasilitas umum.
  5. Datanglah mendekati waktu konsultasi dokter sehingga Anda tak perlu menunggu terlalu lama di rumah sakit.
  6. Jangan lupa untuk segera mandi hingga bersih dan mengganti pakaian setelah Anda tiba kembali di rumah.

(Der)
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Mengapa pria bisa meninggalkan wanita meskipun masih cinta? Ini alasannya
Jumat, 18 September 2020 - 23:15 WIB
Tidak hanya wanita, pria juga termasuk makhluk yang susah ditebak. Meskipun banyak yang bilang bahwa...
Pemerintah tambah ruang isolasi tampung 14 ribu pasien COVID-19
Jumat, 18 September 2020 - 21:11 WIB
Pemerintah menambah fasilitas kesehatan termasuk ruang isolasi untuk pasien COVID-19 dengan memanfaa...
15.000 anak Indonesia terpapar Covid-19
Jumat, 18 September 2020 - 19:48 WIB
Sebanyak 15.000 anak usia hingga 14 tahun di Indonesia terpapar Covid-19. Dari jumlah itu 165 mening...
Ahli gizi: Waspadai potensi obesitas saat pandemi COVID-19
Jumat, 18 September 2020 - 16:11 WIB
Dosen Politeknik Kesehatan Denpasar, Jurusan Gizi Ni Made Yuni Gumala mengajak masyarakat dari semua...
Alasan dokter tak rekomendasikan pakai masker scuba
Jumat, 18 September 2020 - 12:50 WIB
Pakar kesehatan belakangan ini tidak merekomendasikan masyarakat mengenakan masker scuba karena tida...
Bagaimana cara meredakan stres dalam pernikahan?
Kamis, 17 September 2020 - 23:15 WIB
 Stres akibat pernikahan pengaruhnya sama buruknya untuk kesehatan seperti merokok. Stres dalam men...
WHO: Satu dari tujuh infeksi COVID-19 terjadi pada petugas kesehatan
Kamis, 17 September 2020 - 21:25 WIB
Satu dari tujuh kasus COVID-19 yang dilaporkan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terjadi pada petu...
 Bagaimana sebaiknya posisi penis di celana dalam?
Rabu, 16 September 2020 - 23:15 WIB
Walau terkesan sederhana, kebanyakan pria dilema menentukan posisi penis saat memakai celana dalam. ...
Masyarakat terpapar COVID-19 di Langkat melonjak
Rabu, 16 September 2020 - 20:36 WIB
Sejak dua bulan terakhir terjadi lonjakan jumlah warga Kabupaten Langkat, Sumut, yang terpapar COVID...
Ketum Partai Emas dukung pemberlakuan kembali PSBB di Jakarta
Rabu, 16 September 2020 - 13:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). A...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV