Pariaman mulai besok kembali laksanakan belajar tatap muka
Elshinta
Rabu, 12 Agustus 2020 - 20:37 WIB |
Pariaman mulai besok kembali laksanakan belajar tatap muka
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Kota Pariaman, Sumatera Barat mulai Kamis (13/8) kembali melaksanakan belajar dengan tatap muka setelah keluarnya instruksi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang memperbolehkan belajar tatap muka di zona hijau dan kuning.

"Sebelumnya di Pariaman telah melaksanakan pembelajaran tatap muka karena berada pada zona hijau, namun karena adanya tenaga pendidik yang positif COVID-19 maka kembali melaksanakan pembelajaran melalui daring," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Kanderi di Pariaman, Rabu (12/8).

Ia menyebutkan pada saat itu Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri hanya memperbolehkan belajar dengan tatap muka di zona hijau.

Namun SKB tersebut telah direvisi sehingga pembelajaran dengan tatap muka di sekolah juga diperbolehkan untuk daerah zona kuning.

Ia menyampaikan untuk menindaklanjuti hal tersebut pihaknya mulai besok kembali melaksanakan belajar tatap muka dengan menerapkan mekanisme yang sudah disiapkan.

Pada belajar dengan tatap muka tersebut, lanjutnya tetap diterapkan protokol kesehatan bahkan suhu setiap siswa yang memasuki ruangan kelas harus diperiksa.

Selain itu, lanjutnya jumlah siswa dalam satu ruangan dibatasi yaitu maksimal 14 siswa untuk sekolah dasar, 16 siswa untuk sekolah menengah pertama sederajat.

"Belajar diterapkan sistem shift, setengah dari jumlah siswa di lokal belajar tatap muka sedangkan siswa lainnya akan belajar daring. Dan ini akan digilir,” katanya.(Sik) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 7.300 maba UM ikuti PKKMB secara daring
Jumat, 18 September 2020 - 20:11 WIB
Sebanyak 7.300 orang mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM), Jawa Timur mengikuti Program Pengenal...
 Dirjen Pendidikan Islam: Tatap muka madrasah harus di zona hijau
Jumat, 18 September 2020 - 18:57 WIB
Madrasah yang akan memulai pelajaran tatap muka wajib di masa pandemi Covid-19 wajib mematuhi aturan...
Standar pendidikan untuk PAUD dan PJJ dikembangkan BSNP
Jumat, 18 September 2020 - 18:26 WIB
Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) mengembangkan standar nasional pendidikan untuk jenjang Pen...
DPP SAHI dukung pendidikan di Kabupaten Subang
Jumat, 18 September 2020 - 13:57 WIB
Putri Wakil Presiden (Wapres) RI, selaku Ketua Dewan Pembina dan Pengurusan DPP Silaturahmi Haji dan...
LL DIKTI X akan salurkan bantuan pulsa ke mahasiswa PTS aktif kuliah
Jumat, 18 September 2020 - 12:14 WIB
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL DIKTI) Wilayah X akan menyalurkan bantuan pulsa gratis dari pe...
UMM tambah guru besar 
Kamis, 17 September 2020 - 16:36 WIB
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menambah jumlah guru besarnya. Prof.Dr.Ihyaul Ulum Msi,Ak,CA d...
Webinar Prodi Pendidikan Sejarah UNJ-MGMP Sejarah Karawang: Belajar daring momentum pengayaan informasi sejarah lokal
Rabu, 16 September 2020 - 18:55 WIB
Para guru sejarah, khususnya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat diharapkan bisa bersama sama menghasi...
88 orang ikuti Ordik Program Pasca Sarjana Fakultas Peternakan UB
Selasa, 15 September 2020 - 16:28 WIB
Sekitar 88 peserta mengikuti Orientasi Pendidikan dan Kemahasiswaan (Ordik) yang digelar Fakultas Pe...
Rayakan ulang tahun ke-78, SMAN 3 Yogyakarta gelar Padmanaba Virtual Festival 2020
Selasa, 15 September 2020 - 15:48 WIB
Di tengah pandemi COVID-19, SMAN 3 Yogyakarta memperingati usianya yang ke-78 tahun. Rangkaian peray...
Cegah Covid-19, prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa bagikan masker
Selasa, 15 September 2020 - 14:45 WIB
Turut berpartisipasi membantu mencegah dan memutus penyebaran Covid-19, Prajurit Satgas Pamtas RI-PN...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV