Kota Magelang tunda KBM tatap muka lagi karena kasus Covid-19 naik
Elshinta
Rabu, 12 Agustus 2020 - 21:57 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Kota Magelang tunda KBM tatap muka lagi karena kasus Covid-19 naik
Ilustrasi. Sumber foto: Kurniawati/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah menunda percobaan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di 17 sekolah negeri di Kota Magelang. Hal ini karena kasus Covid-19 menunjukkan tren kenaikan cukup signifikan.

Untuk diketahui, data Rabu (12/8) pukul 12.00 WIB menunjukkan angka kumulatif pasien konfirmasi Covid-19 sebanyak 74 kasus. Sementara yang masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit tercatat 10 orang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang, Agus Sujito mengatakan, pihaknya telah mencabut rencana KBM tatap muka di 17 sekolah percontohan. Tidak hanya itu, sistem KBM kunjungan guru ke rumah siswa pun dihapuskan.

"Berdasarkan arahan Pak Wali Kota, maka program KBM kunjungan para guru ke rumah peserta didik kita hapuskan. Untuk pembukaan kembali kami masih menunggu ketentuan dari Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Magelang," terang Agus, Rabu (12/8).

Agus menjelaskan, program KBM kunjungan guru ini berlaku untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP sederajat. Para guru akan mendatangi rumah peserta didik dan memberikan materi pelajaran.

"Misalnya ada satu kampung tapi siswanya ada 5 anak, ya dijadikan satu dengan protokol kesehatan ketat, lalu diberi materi. Praktiknya, bisa seminggu sekali atau sebulan sekali, tergantung dari kapasitas guru itu sendiri, sehingga siswa tetap mendapatkan materi KBM secara langsung atau tatap muka," ujarnya.

Program tersebut, kata dia, sudah berjalan sejak bulan lalu. Akan tetapi belakangan dihilangkan karena dirasa berisiko di tengah pandemi yang masih terjadi sekarang ini.

"Kita tentunya tidak mau, program yang kita laksanakan ini justru punya risiko tinggi. Sekarang KBM yang berlaku, tetap daring seperti biasanya, sampai dengan waktu yang belum ditentukan," ungkapnya.

Agus juga menjelaskan, pihaknya telah mengusulkan agar ada anggaran untuk bantuan kuota siswa. Anggaran itu diambil dari dana penanganan Covid-19, APBD Kota Magelang.

"Sudah kita usulkan, tinggal menunggu realisasinya. Bantuan nanti sifatnya subsidi pembelian internet," ucapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati.

Sementara itu, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menyatakan keprihatinan Kota Magelang yang sempat hijau sebulan lebih. Padahal pihaknya telah melakukan kajian dan evaluasi soal rencana pengaktifkan kembali KBM tatap muka terbatas, dengan memperhatikan protokol kesehatan. Namun, jika kenaikan kurva Covid-19 terus meningkat, pihaknya tak mau berspekulasi.

"Mau gimana lagi. Tidak boleh gegabah apalagi dipaksakan. Walaupun sudah kita rencanakan matang-matang, tapi kesehatan anak-anak kita, keselamatan anak-anak kita tetap yang paling utama," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 7.300 maba UM ikuti PKKMB secara daring
Jumat, 18 September 2020 - 20:11 WIB
Sebanyak 7.300 orang mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM), Jawa Timur mengikuti Program Pengenal...
 Dirjen Pendidikan Islam: Tatap muka madrasah harus di zona hijau
Jumat, 18 September 2020 - 18:57 WIB
Madrasah yang akan memulai pelajaran tatap muka wajib di masa pandemi Covid-19 wajib mematuhi aturan...
Standar pendidikan untuk PAUD dan PJJ dikembangkan BSNP
Jumat, 18 September 2020 - 18:26 WIB
Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) mengembangkan standar nasional pendidikan untuk jenjang Pen...
DPP SAHI dukung pendidikan di Kabupaten Subang
Jumat, 18 September 2020 - 13:57 WIB
Putri Wakil Presiden (Wapres) RI, selaku Ketua Dewan Pembina dan Pengurusan DPP Silaturahmi Haji dan...
LL DIKTI X akan salurkan bantuan pulsa ke mahasiswa PTS aktif kuliah
Jumat, 18 September 2020 - 12:14 WIB
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL DIKTI) Wilayah X akan menyalurkan bantuan pulsa gratis dari pe...
UMM tambah guru besar 
Kamis, 17 September 2020 - 16:36 WIB
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menambah jumlah guru besarnya. Prof.Dr.Ihyaul Ulum Msi,Ak,CA d...
Webinar Prodi Pendidikan Sejarah UNJ-MGMP Sejarah Karawang: Belajar daring momentum pengayaan informasi sejarah lokal
Rabu, 16 September 2020 - 18:55 WIB
Para guru sejarah, khususnya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat diharapkan bisa bersama sama menghasi...
88 orang ikuti Ordik Program Pasca Sarjana Fakultas Peternakan UB
Selasa, 15 September 2020 - 16:28 WIB
Sekitar 88 peserta mengikuti Orientasi Pendidikan dan Kemahasiswaan (Ordik) yang digelar Fakultas Pe...
Rayakan ulang tahun ke-78, SMAN 3 Yogyakarta gelar Padmanaba Virtual Festival 2020
Selasa, 15 September 2020 - 15:48 WIB
Di tengah pandemi COVID-19, SMAN 3 Yogyakarta memperingati usianya yang ke-78 tahun. Rangkaian peray...
Cegah Covid-19, prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa bagikan masker
Selasa, 15 September 2020 - 14:45 WIB
Turut berpartisipasi membantu mencegah dan memutus penyebaran Covid-19, Prajurit Satgas Pamtas RI-PN...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV