Hati-hati, terpapar asap rokok menurunkan imunitas tubuh lawan COVID-19
Elshinta
Kamis, 13 Agustus 2020 - 10:09 WIB |
Hati-hati, terpapar asap rokok menurunkan imunitas tubuh lawan COVID-19
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2PMGozL

Elshinta.com - Dokter spesialis paru mengungkapkan, terpapar asap rokok dari perokok terbukti dapat menurunkan sistem imunitas khususnya kekebalan tubuh yang berfungsi untuk melawan penularan virus SARS CoV 2 penyebab COVID-19.

Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Paru Indonesia (PDPI), Dr Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), FAPSR, FISR, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (12/8), menyebutkan bahwa perokok aktif ataupun perokok pasif yang terpapar asap rokok lebih berisiko tertular COVID-19 karena sistem imunnya lebih lemah dari orang yang bebas dari asap rokok.

"Asap rokok terbukti menurunkan imunitas atau sistem kekebalan tubuh  terutama sistem saluran napas. Imunitas penting untuk cegah infeksi," ucap Agus, dikutip Antara

Dia menjelaskan, penyebab tingginya risiko tersebut karena asap rokok terbukti mengganggu proses migrasi sel imunitas ketika terjadi infeksi di dalam tubuh. Sehingga fungsi sel imunitas juga menurun dalam membentengi tubuh dari virus.

Agus juga menjelaskan tiga hal lain yang menyebabkan perokok berisiko lebih tinggi tertular virus COVID-19. Yang pertama, seorang perokok memiliki reseptor ACE-2 lebih banyak dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.

Reseptor ACE-2 adalah reseptor yang sama yang dimiliki oleh virus SARS CoV 2 sehingga menjadi tempat untuk penularan. 

"Studi itu sudah terbukti berdasarkan data pemeriksaan patologi seorang perokok," kata Agus.

Selain itu, perokok juga lebih banyak terserang oleh berbagai penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, penyakit paru obstruktif kronis, penyakit jantung dan lainnya. Sementara COVID-19 menjadi lebih berbahaya ketika menulari orang yang memiliki penyakit komorbid tersebut.

Yang terakhir, kata Agus, kebiasaan merokok bagi perokok di masa pandemi ini sangat berisiko menjadi transmisi virus dari tangan ke mulut atau saluran pernapasan. Dengan perokok yang menjadi membuka masker ketika merokok, atau perokok yang sering memegang rokok dengan tangan lalu mengarahkannya ke mulut secara berulang-ulang bisa meningkatkan transmisi virus. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Mengapa pria bisa meninggalkan wanita meskipun masih cinta? Ini alasannya
Jumat, 18 September 2020 - 23:15 WIB
Tidak hanya wanita, pria juga termasuk makhluk yang susah ditebak. Meskipun banyak yang bilang bahwa...
Pemerintah tambah ruang isolasi tampung 14 ribu pasien COVID-19
Jumat, 18 September 2020 - 21:11 WIB
Pemerintah menambah fasilitas kesehatan termasuk ruang isolasi untuk pasien COVID-19 dengan memanfaa...
15.000 anak Indonesia terpapar Covid-19
Jumat, 18 September 2020 - 19:48 WIB
Sebanyak 15.000 anak usia hingga 14 tahun di Indonesia terpapar Covid-19. Dari jumlah itu 165 mening...
Ahli gizi: Waspadai potensi obesitas saat pandemi COVID-19
Jumat, 18 September 2020 - 16:11 WIB
Dosen Politeknik Kesehatan Denpasar, Jurusan Gizi Ni Made Yuni Gumala mengajak masyarakat dari semua...
Alasan dokter tak rekomendasikan pakai masker scuba
Jumat, 18 September 2020 - 12:50 WIB
Pakar kesehatan belakangan ini tidak merekomendasikan masyarakat mengenakan masker scuba karena tida...
Bagaimana cara meredakan stres dalam pernikahan?
Kamis, 17 September 2020 - 23:15 WIB
 Stres akibat pernikahan pengaruhnya sama buruknya untuk kesehatan seperti merokok. Stres dalam men...
WHO: Satu dari tujuh infeksi COVID-19 terjadi pada petugas kesehatan
Kamis, 17 September 2020 - 21:25 WIB
Satu dari tujuh kasus COVID-19 yang dilaporkan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terjadi pada petu...
 Bagaimana sebaiknya posisi penis di celana dalam?
Rabu, 16 September 2020 - 23:15 WIB
Walau terkesan sederhana, kebanyakan pria dilema menentukan posisi penis saat memakai celana dalam. ...
Masyarakat terpapar COVID-19 di Langkat melonjak
Rabu, 16 September 2020 - 20:36 WIB
Sejak dua bulan terakhir terjadi lonjakan jumlah warga Kabupaten Langkat, Sumut, yang terpapar COVID...
Ketum Partai Emas dukung pemberlakuan kembali PSBB di Jakarta
Rabu, 16 September 2020 - 13:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). A...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV