Presiden harapkan insentif perpajakan dorong peningkatan investasi
Elshinta
Jumat, 14 Agustus 2020 - 16:58 WIB |
Presiden harapkan insentif perpajakan dorong peningkatan investasi
Sumber Foto: https://bit.ly/31O0O0Q

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan pemberian insentif perpajakan yang tepat dan terukur mampu mendorong untuk meningkatkan iklim investasi di Indonesia.

“Penerapan omnibus law perpajakan dan pemberian berbagai insentif perpajakan yang tepat dan terukur diharapkan mampu mendorong peningkatan investasi dan daya saing nasional,” kata Presiden Joko Widodo dalam pidato penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2021 dan Nota Keuangan pada Rapat Paripurna DPR-RI Tahun Sidang 2020 - 2021, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Jumat (14/8).

Ia mengharapkan pemberian insentif perpajakan itu dapat menjaga kinerja iklim investasi sehingga mampu menjadi motor pemulihan ekonomi pasca pandemi COVID-19. Selain itu, relaksasi kebijakan tersebut juga mampu memberikan rangsangan transformasi ekonomi. “Pemerintah terus melakukan berbagai upaya perluasan basis pajak serta perbaikan tata kelola dan administrasi perpajakan dalam rangka meningkatkan dan menggali sumber-sumber penerimaan yang potensial,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Presiden juga menyampaikan target penerimaan negara sebesar Rp1.776,4 triliun dalam RAPBN 2021 yang berasal dari penerimaan perpajakan Rp1.481,9 triliun dan penerimaan negara bukan pajak Rp293,5 triliun.

Beberapa saat sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo sempat empat kali menyerukan kalimat "membajak momentum krisis" saat menyampaikan pidato pada Sidang Tahunan MPR-RI dan Sidang Bersama DPR-RI dan DPD-RI Tahun 2020, di Gedung MPR/DPR.

Dalam pidato yang disaksikan secara virtual tersebut, Presiden menyampaikan bahwa dirinya menyambut hangat seruan moral penuh kearifan dari para ulama, pemuka agama, dan tokoh budaya untuk menjadikan momentum musibah pandemi sebagai kebangkitan baru.

Dikutip Antara, Presiden menyampaikan saat ini merupakan momentum membenahi diri secara fundamental, melakukan transformasi besar, menjalankan strategi besar di bidang ekonomi, hukum, pemerintahan, sosial, kebudayaan, termasuk kesehatan dan pendidikan.

Pada momen tersebut, Presiden menyerukan untuk membajak momentum krisis. "Saatnya kita bajak momentum krisis untuk melakukan lompatan-lompatan besar. Pada usia ke-75 tahun ini, kita telah menjadi negara Upper Middle Income Country. 25 tahun lagi, pada usia seabad Republik Indonesia, kita harus mencapai kemajuan yang besar, menjadikan Indonesia Negara Maju," ujar Presiden. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Presiden: Investor sudah minati bisnis di sekitar Tol Pekanbaru-Dumai
Jumat, 25 September 2020 - 15:38 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sudah ada investor yang berminat membangun sentra-sentra ek...
 Loyo, rupiah kian melemah ke Rp14.919 per dolar AS pada tengah hari ini
Jumat, 25 September 2020 - 14:11 WIB
Nilai tukar rupiah di pasar spot tak mampu bangkit dari tekanan hingga siang ini. Jumat (25/9), rupi...
IHSG menguat 1,44% ke 4.912 pada sesi I hari ini 
Jumat, 25 September 2020 - 13:58 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 69,80 poin atau 1,44% ke 4.912,55 pada akhir perdagangan ...
Rupiah berpotensi terus menguat hari ini
Jumat, 25 September 2020 - 10:36 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (25/9), berpotensi menguat...
IHSG diperkirakan bergerak variatif, dibayangi perpanjangan PSBB
Jumat, 25 September 2020 - 10:05 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan diperkirakan bergerak...
Ekonom: Dampak PSBB Jakarta bayangi pertumbuhan ekonomi semester II
Kamis, 24 September 2020 - 20:26 WIB
Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro menilai dampak kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar ta...
Indonesia dinilai perlu segera terapkan BBM ramah lingkungan
Kamis, 24 September 2020 - 19:46 WIB
Pengamat otomotif Mukiat Sutikno mengingatkan bahwa Indonesia perlu segera menerapkan bahan bakar mi...
Cari pakan alternatif, KKP dorong produksi magot dan pakan buatan secara mandiri
Kamis, 24 September 2020 - 19:11 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BP3) Tega...
Tak berdaya, rupiah ditutup melemah 0,50% ke Rp14.890 per dolar AS hari ini  
Kamis, 24 September 2020 - 17:48 WIB
Nilai tukar rupiah di pasar spot akhirnya tak mampu keluar dari tekanan hingga akhir perdagangan har...
Ekonom: Dampak PSBB Jakarta bayangi pertumbuhan ekonomi semester II
Kamis, 24 September 2020 - 11:52 WIB
Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro menilai dampak kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar ta...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV