Dukung ekonomi berkelanjutan, Kemenperin dorong inovasi riset 
Elshinta
Jumat, 14 Agustus 2020 - 19:38 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Dukung ekonomi berkelanjutan, Kemenperin dorong inovasi riset 
Sumber foto: https://bit.ly/30VJd7T/elshinta.com.

Elshinta.com - Kementerian Perindustrian terus mendorong pengembangan ekosistem inovasi di sektor industri sebagai upaya percepatan implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0. Penerapan industri 4.0 diyakini dapat mendukung pembangunan ekonomi berlanjutan.

“Pembangunan berkelanjutan memprioritaskan pola penggunaan sumber daya yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia sambil melestarikan lingkungan. Tidak hanya memenuhi kebutuhan di masa kini, tetapi juga untuk masa depan yang tidak terbatas,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Doddy Rahadi di Jakarta, Jumat (14/8).

Kepala BPPI menjelaskan, guna mencapai sasaran dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) tersebut, Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian mengamanatkan adanya program pengembangan industri hijau. “Artinya, industri harus menerapkan efisiensi dan efektivitas dalam upaya penggunaan sumber daya yang berkelanjutan,” tuturnya mengutip pasardana.

Menurut Doddy, kriteria penilaian yang dibutuhkan untuk memenuhi prinsip industri hijau berfokus pada tiga aspek utama. Pertama, proses produksi yang terdiri dari efisiensi produksi. Kedua, penggunaan material input, energi, air, teknologi dan sumber daya manusia. Sedangkan aspek ketiga adalah lingkungan kerja di ruang proses produksi. “Industri hijau merupakan prinsip yang harus dipahami dan dilaksanakan oleh pelaku usaha,” ujarnya.

Doddy melanjutkan, penggunaan teknologi modern menjadi kunci untuk mengeksplorasi dan memanfaatkan sumber daya di era revolusi industri 4.0. “Teknologi industri 4.0 memiliki kemampuan memberikan solusi digital yang lebih baik untuk kehidupan kita sehari-hari, terutama selama pandemi saat ini,” imbuhnya.

Dalam hal ini, BPPI Kemenperin melalui berbagai balai litbang yang dimiliki siap membantu sektor industri untuk mewujudkan pembangunan ekonomi berkelanjutan. Sebagai contoh, Balai Riset dan Standardisasi Industri (Baristand Industri) Banjarbaru telah melakukan berbagai terobosan yang berbasis sumber daya berkelanjutan dengan menggunakan bahan baku lokal.

Inovasi litbangyasa tersebut, di antaranya pemanfaatan clay lokal sebagai pengganti clay impor pada pembuatan papan semen, kemudian modifikasi tepung pati sagu dari pohon rumbia (Metroxylon sagu Rottb) sebagai bahan baku cangkang kapsul, serta pengembangan ekstrak kulit kayu bangkal (Nauclea sp) dan kayu secang (Caesalpinia sappan L.) untuk sediaan bahan baku farmasi dan kosmetika.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemenkeu RI-AS perkuat pembiayaan infrastruktur dan pasar keuangan
Sabtu, 19 September 2020 - 12:29 WIB
Kementerian Keuangan RI dengan Departemen Treasury AS melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU)...
Anggota DPR ingin pemerintah perketat impor pangan
Sabtu, 19 September 2020 - 11:39 WIB
Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan menginginkan pemerintah untuk bisa memperketat impor pangan s...
Menperin optimistis industri makanan-minuman tumbuh positif tahun ini 
Jumat, 18 September 2020 - 20:36 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita optimistis industri makanan dan minuman (mamin) aka...
Dukung program ketahanan pangan nasional, Danyonif 8 Marinir bersama prajurit panen cabai 
Jumat, 18 September 2020 - 19:36 WIB
Dalam rangka mendukung ketahanan pangan, prajurit di jajaran Brigif 4 Marinir/BS. Batalyon Infanteri...
Perkasa, rupiah spot ditutup menguat 0,67% ke Rp 14.735 per dolar AS pada hari ini
Jumat, 18 September 2020 - 18:11 WIB
Nilai tukar rupiah di pasar spot semakin perkasa jelang akhir pekan. Jumat (18/9), rupiah spot ditut...
IHSG ditutup menguat 0,41% ke 5.059,22 hari ini 
Jumat, 18 September 2020 - 17:56 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 20,82 poin atau 0,41% ke 5.059,22 pada akhir perd...
Kemendag: Promosi produk berbasis geografis akan terus digencarkan
Jumat, 18 September 2020 - 15:25 WIB
Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengembangkan strategi untuk mempromosikan Kopi Gayo berbasis Ind...
Baznas sampaikan konsep optimalisasi zakat PNS ke Pemkab Langkat
Jumat, 18 September 2020 - 14:11 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  Provinsi Sumatera Utara  bersama Baznas Kabupaten Langkat mela...
Rupiah akhir pekan berpeluang menguat, ditopang jatuhnya dolar AS
Jumat, 18 September 2020 - 10:45 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, pada akhir pekan ini, Jumat (18/...
Pergerakan IHSG hari ini bakal dibayangi sentimen negatif domestik
Jumat, 18 September 2020 - 10:18 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan diperkirakan akan dib...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV