Polda Papua ambil alih penanganan kasus video mesum mantan DPRD Mimika
Elshinta
Sabtu, 15 Agustus 2020 - 14:15 WIB |
Polda Papua ambil alih penanganan kasus video mesum mantan DPRD Mimika
Sumber Foto: https://bit.ly/3iFZm7B

Elshinta.com - Kapolisian Daerah (Polda) Papua memutuskan mengambil alih penanganan penyidikan kasus video mesum yang melibatkan mantan anggota DPRD Mimika periode 2004-2009, MM, yang sebelumnya ditangani oleh Satuan Reskrim Polres Mimika.

Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw di Timika, Sabtu (15/8) menegaskan, penanganan kasus tersebut diambil alih oleh Polda Papua lantaran menjadi atensi masyarakat dan ditengarai melibatkan sejumlah tokoh penting di Kabupaten Mimika. "Kasus ini spesifik diduga berkaitan dengan beberapa oknum atau pihak-pihak yang menjadi tokoh di Mimika. Oleh karenanya kami sudah menggelar rapat bersama dan diputuskan ini akan ditangani oleh Polda Papua. Hari ini juga saya minta penyidik Polres Mimika untuk melengkapi berkas untuk pelimpahan ke Polda," kata Irjen Waterpauw.

Jenderal bintang dua yang merupakan putra asli Suku Kamoro asal Pulau Lakahia, Kabupaten Kaimana itu meminta masyarakat Mimika tetap memberi perhatian serius terhadap perkembangan proses hukum kasus video mesum tersebut. "Prinsip utama, kami akan membuktikan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh siapa saja yang terlibat dalam pembuatan dan penyebarluasan video itu. Kami tidak melihat siapa-siapa, ada atau tidak unsur-unsur perbuatan melawan hukumnya. Itu saja," ujar Irjen Waterpauw.

Kapolda menegaskan penyidik tidak akan bertindak subyektif dalam menyeret oknum-oknum yang terlibat penyebarluasan video mesum MM ke sejumlah grup WhatsApp, seperti grup Pesparawi, grup Papeda, grup ASN Pemkab Mimika dan grup Papua dan Solusi pada Selasa (11/8) pukul 22.35 WIT lalu. "Bila tidak memenuhi unsur pidana, kami tidak bisa paksakan. Tapi kalau memenuhi unsur pidana, maka akan kami lanjutkan proses hukumnya ke kejaksaan sampai di pengadilan. Yang memutus salah dan benarnya itu bukan kami, tapi ada di pengadilan," kata mantan Kapolda Sumatera Utara itu.

Irjen Waterpauw mengaku telah menerima laporan dari penyidik Satuan Reskrim Polres Mimika yang menangani penyidikan awal kasus tersebut. Berdasarkan laporan penyidik, katanya, ada keterlibatan sejumlah tokoh penting dan pejabat teras di lingkungan Pemkab Mimika dalam mengunggah video mesum MM ke media sosial melalui sejumlah grup WhatsApp.

Dengan mempertimbangkan hal itu, katanya, penyidikan lanjutan kasus itu akan dilakukan oleh tim khusus atau Satuan Tugas Khusus Polda Papua dengan melibatkan sejumlah penyidik senior yang dikomandoi oleh satu dua orang perwira. "Soal nanti ada keterkaitan ini bermula dari siapa, lalu lanjut kemana, lalu apa kepentingan atau tujuannya diunggah ke media sosial nanti akan digali secara mendalam oleh penyidik. Tim khusus ini diberikan batas waktu tertentu untuk menyelesaikan kasus ini karena menjadi atensi artinya harus diprioritaskan karena kita menganggap permasalahan ini sangat urgen," jelasnya, demikian Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Forum KS Telaga Jernih gelar dialog semangat persatuan dalam bingkai NKRI dimasa COVID-19
Selasa, 22 September 2020 - 22:11 WIB
Forum Keserasian Sosial (KS) Desa Telaga Jernih, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera U...
Satgas: Kasus positif COVID-19 per pekan naik 8,4 persen
Selasa, 22 September 2020 - 20:28 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menunjukkan data perkembangan kasus positif COVID-19 per p...
Sambut HUT TNI ke-75, Kodam VI/Mulawarman gelar baksos donor darah
Selasa, 22 September 2020 - 19:55 WIB
Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-75 tahun 2020. Kod...
Demo di empat BUMN di Medan, minta Menteri BUMN dicopot
Selasa, 22 September 2020 - 19:29 WIB
 Aliansi Pemuda Sumatera Utara (APSU) berunjukrasa di empat BUMN yang ada di Kota Medan mendesak ag...
Kemensos dukung penuh penyusunan RUU tentang Kesejahteraan Lansia
Selasa, 22 September 2020 - 17:50 WIB
Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI, Harry Hikmat memenuhi Rapat Dengar Pend...
Momentum TBSU hidupkan kembali Tapian Daya
Selasa, 22 September 2020 - 17:27 WIB
Ketua Umum Dewan Kesenian Sumatera Utara Baharuddin Saputra, SH menegaskan saat ini momentum tepat U...
Dandim Boven Digoel berangkatkan 59 personel TMMD 109 ke wilayah perbatasan RI-PNG
Selasa, 22 September 2020 - 17:16 WIB
Komandan Kodim (Dandim) 1711/Boven Digoel Letkol Czi Daniel Panjaitan memberangkatkan personel S...
Kunjungi DPRD, Kapolda Kaltara minta masukan dan saran
Selasa, 22 September 2020 - 16:40 WIB
Belum satu bulan menjabat Kapolda Kalimantan Utara rupanya sudah tak sabar menemui para rekan kerjan...
Kunjungi Gubernur, Kapolda Kaltara bahas beberapa hal ini
Selasa, 22 September 2020 - 16:17 WIB
Sinergritas yang dibangun Polda Kalimantan Utara bukan hanya antara TNI dan Polri namun juga dengan ...
Ikatan Apoteker Indonesia: 800 apoteker telah terpapar COVID-19
Selasa, 22 September 2020 - 15:50 WIB
Ketua Bidang Apoteker Advance dan Spesialis PP Ikatan Apoteker Indonesia Prof Dr Kerry Lestari Danda...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV