Ekonom Rizal Ramli sebut pendapatan petani bisa naik 4 kali lipat dalam 10 tahun
Elshinta
Selasa, 25 Agustus 2020 - 13:45 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Ekonom Rizal Ramli sebut pendapatan petani bisa naik 4 kali lipat dalam 10 tahun
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com

Elshinta.com - Ekonom senior, Rizal Ramli, menggelar pertemuan dengan beberapa pengasuh pondok pesantren  Nahdlatul Ulama (NU) se-Jawa Timur dan Jawa Tengah melalui webinar pada Senin (24/8). Dalam diskusi itu, Rizal mengungkapkan ide-idenya dalam mengatasi masalah ekonomi yang terjadi sekarang ini. 

Menko Perekonomian era Presiden RI ke-4, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ini mengatakan, apabila dirinya menjadi orang nomor satu di Indonesia, salah satu kebijakan yang akan diambil yaitu meningkatkan pendapatan petani. 

"Nah Insyaallah kawan-kawan NU kultural, kalau Rizal Ramli mimpin (presiden) nanti kita atur harga agar setiap panen petani untung 10 persen. Setiap tahun naik 10 persen itu kira-kira pendapatan naik 170 persen pokok 5 tahun double income plan. Selama 10 tahun naik 4 kali lipat," katanya dalam acara diskusi Ngopi (Ngobrol Perkembangan Indonesia) Bareng RR melalui webinar. 

Rizal Ramli berpendapat, saat ini pendapatan petani belum maksimal. Bahkan, para petani mengalami kerugian. Pertama, karena adanya sistem kartel dalam perdagangan komoditi di Indonesia. Selain itu, kata dia, pemerintah tidak mengatur harga bahan pangan pokok. Sehingga sewaktu-waktu harga produksi tidak stabil, maka pendapatan petani turun. 

"Kenapa pemerintah Indonesia belum pernah menerapkan harga price policy? (padahal) di Jepang di Korsel diatur harga supaya petani setiap panen untung. Bahkan zaman Pak Harto diatur," tukas mantan Anggota Tim Panel Ekonomi PBB itu dalam rilis yang diterima redaksi elshinta.com, Selasa (25/8). 

Adapun beberapa tokoh NU yang hadir dalam acara ini hadir cucu pendiri NU Agus Aam atau Gus Aam, dan Adhie Massardi, mantan Juru bicara Presiden Abdurrahman Wahid.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Masuki pekan pendek, ini proyeksi IHSG untuk perdagangan Senin besok 
Minggu, 25 Oktober 2020 - 18:35 WIB
Pekan depan, perdagangan pasar modal  di Bursa Efek Indonesia (BEI) hanya akan berlangsung dua sela...
Gempa Pangandaran tidak ganggu fasilitas dan layanan Pertamina
Minggu, 25 Oktober 2020 - 15:45 WIB
PT Pertamina menyampaikan, gempa bumi yang berpusat di laut Pangandaran hingga mengguncang daerah la...
AS nyatakan sambut positif UU Cipta Kerja
Minggu, 25 Oktober 2020 - 09:39 WIB
Chief Executive Officer Development Finance Corporation (DFC) Amerika Serikat, Adam Boehler menyambu...
Menaker jamin UU Cipta Kerja tetap sejahterakan pekerja
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 21:10 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menjamin bahwa Undang-undang (UU) Cipta Kerja tetap menyejahter...
 Pemerintah kuatkan literasi keuangan di kalangan santri
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 19:55 WIB
Pemerintah berupaya menguatkan literasi keuangan di kalangan pemuda, santri, maupun pelajar agar kep...
Wamendes PDTT: Maksimalkan potensi desa melalui BUMDes 
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 18:58 WIB
Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT), Budi Arie Setiad...
Airlangga: Pelemahan terdalam di kuartal II, kini ekonomi siap pulih
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 18:36 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan perlambatan terdalam untuk per...
Kemenperin terus mendorong pembangunan 27 kawasan industri baru
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 17:37 WIB
Kementerian Perindustrian terus mendorong pembangunan 27 kawasan industri baru baik yang diinisiasi ...
Ridwan Kamil paparkan potensi ekonomi Jabar di `US-ASEAN Business`
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 17:28 WIB
 Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil menghadiri pertemuan via konferensi video dengan US-ASEAN Busin...
Kurs rupiah ditutup Rp14.660 per dolar AS, terangkat aliran investasi ke pasar SUN
Jumat, 23 Oktober 2020 - 17:11 WIB
Melemah sejak perdagangan pagi, nilai tukar rupiah ditutup di level yang sama dengan penutupan perda...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV