Pemkab Brebes resmikan PKSAI untuk tekan angka kekerasan anak
Elshinta
Selasa, 25 Agustus 2020 - 19:37 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Pemkab Brebes resmikan PKSAI untuk tekan angka kekerasan anak
Sumber foto: Joko Hendrianto/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Brebes resmi memiliki layanan Pusat Kesejahteraan Sosial Anak Integratif (PKSAI), yang salah satu misinya adalah menekan tingginya angka kekerasan pada anak dan menangani kerentanan pada anak anak di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Bupati Brebes, Idza Priyanti saat peresmian layanan sosial ini mengatakan, PKSAI merupakan wadah pelayanan yang bertugas menangani permasalahan anak-anak  dan keluarga sebelum timbul kasus-kasus kekerasan atau kasus kasus kerentanan pada anak lainnya . Layanan ini akan menjadi tempat pelayanan, identifikasi, hingga penanganan secara terintegrasi bagi  anak maupun keluarga di Kabupaten Brebes.

“Saya ingin setiap ada permasalahan anak bisa segera dilakukan identifikasi sejak awal. Sehingga permasalahan itu langsung dapat ditangani sebelum terjadi kasus-kasus kekerasan anak  dan khususnya anak dalam situasi rentan . Kami sangat siap dengan pelayanan sosial anak ini, dari mulai infrastruktur hingga SDM nya,” kata Bupati Idza Priyanti, di Kantor Sekretariat PKSAI “Tiara” di Kabupaten Brebes, Selasa (25/8) seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto.

Peresmian layanan PKSAI yang bertepatan dengan momentum Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-75 ini, dimaksudkan agar seluruh masyaraat Kabupaten Brebes memiliki semangat yang sama untuk memberikan perlindungan terbaik bagi anak-anak Brebes ke depan.

Jumlah anak usia 0-18 tahun di Kabupaten Brebes saat ini mencapai 570.852 jiwa, dari total populasi penduduk sebanyak 1.902.841 jiwa.

"Saya berharap  adanya PKSAI ini dapat mempercepat penanganan setiap kasus anak di Kabupaten Brebes, Tentu bukan hanya bersifat reaktif, di mana saat terjadi kasus kemudian baru menyelesaikan. Namun diharapkan PKSAI ini bisa mencegah kekerasan sejak dini. Saya sangat mendukung adanya PKSAI. Keberadaan PKSAI bisa mewujudkan serta memenuhi hak-hak anak di Brebes,” kata Bupati Idza Priyanti, seraya menyebut keberadaan PKSAI tak lepas dari prakarsa Kementerian Sosial RI, UNICEF, serta Yayasan Setara Semarang.

Disisi lain, Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Brebes Drs. H. Masfuri, MM mengatakan, PKSAI ini menjadi kerja kolaborasi layanan penanganan persoalan anak yang terarah, terpadu, komprehensif dan berkelanjutan. Ini tidak cukup dilakukan oleh Dinas Sosial PMD, Dinas PPKBPPPA, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Dinas Kesehatan, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil semata.

"Kita tidak dapat melangkah sendiri dalam memberikan layanan kesejahteraan anak. Tidak ada lembaga tunggal yang memiliki mandat untuk melayani semua aspek dalam layanan kesejahteraan sosial anak,” ungkap Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Brebes. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 BPKP Sumut dan Pemkab Langkat gelar workshop penggunaan dana desa
Kamis, 22 Oktober 2020 - 14:27 WIB
Badan Pemeriksa Keuangan dan Pengawasan (BPKP) Provinsi Sumatera Utara bekerjasama dengan Pemkab Lan...
Danrem Merauke tutup TMMD ke-109 di Kampung Kakuna perbatasan RI-PNG
Kamis, 22 Oktober 2020 - 13:46 WIB
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-109 Tahun Anggaran 2020 Kodim 1711/BVD yang d...
BISA digelar di perkampungan religius Babussalam 
Kamis, 22 Oktober 2020 - 13:11 WIB
Wakil Bupati Langkat, Sumatera Utara, Syah Afandin membuka sosialisasi Bersih Indah Sehat Aman (BISA...
TMMD Kodim 1711 cat sekolah dan Balai Kampung Kakuna
Minggu, 18 Oktober 2020 - 15:45 WIB
Kepedulian kembali ditunjukkan oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 tahun ...
Calon-calon pabrik vaksin COVID-19 di Bogor
Minggu, 18 Oktober 2020 - 12:00 WIB
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN), Bambang...
Mendes PDTT optimistis SDGs Desa mampu entaskan kemiskinan di desa
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 16:11 WIB
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mera...
 Satgas TMMD tuntaskan perbaikan Jembatan Babirah di Kalteng
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 09:57 WIB
Satuan Tugas TMMD Reguler ke-109 berhasil menuntaskan salah satu sasaran fisik kegiatan yaitu perbai...
 Tim Wasev Mabes TNI AD kunjungi lokasi TMMD 109 Kodim 1711 di Kampung Kakuna
Jumat, 16 Oktober 2020 - 15:46 WIB
Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD yang dipimpin Kolonel Inf Iwan Maruf Zainudin didam...
Stafsus: Presiden terus berkomitmen bangun SDM Papua
Rabu, 14 Oktober 2020 - 12:23 WIB
Staf Khusus (Stafsus) Presiden sekaligus Duta SDG`s, Billy Mambrasar memuji Program ADEM (Afirmasi P...
Kementerian PUPR tunggu kejelasan status lahan untuk bangun aliran tersier di Lumajang
Minggu, 11 Oktober 2020 - 13:48 WIB
Kementerian PUPR dalam kunjungan kerjanya bersama anggota DPR RI Komisi VII Charles Meikyansah ke Ka...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV