Ternyata ada manfaatnya mengajak anak belanja bersama
Elshinta
Kamis, 27 Agustus 2020 - 09:27 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Administrator
 Ternyata ada manfaatnya mengajak anak belanja bersama
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/3jhOSeP

Elshinta.com - Terkadang orang tua enggan mengajak anak belanja ke supermarket karena anak suka minta macam-macam dan bertingkah. Namun ternyata mengajak anak berbelanja juga banyak manfaatnya, banyak manfaat positif untuk mereka. 

Salah satunya menjadi bijaksana dalam mengeluarkan uang dan bertanggung jawab. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini manfaat yang didapat dari mengajak anak berbelanja:

Memperkuat ikatan
Belanja ke supermarket adalah kegiatan rutin yang dilakukan keluarga, baik mingguan ataupun bulanan. Dengan mengajak anak ikut berbelanja maka mereka akan merasa dilibatkan dan merasa penting. 

Selain berbelanja bersama orang tua, tidak ada salahnya juga mengajak kakek dan nenek. Dengan begitu, saat berbelanja menjadi waktu bonding yang tepat dan meningkatkan ikatan emosional antara keluarga. 

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/31x5lWI

Mengajarkan bersosialisasi 
Saat belanja ke supermarket, anak tidak akan merasa kesepian karena banyak kawan seusianya. Biarkan anak melakukan interaksi dengan anak-anak kecil juga meski hanya saling menyapa. 

Bahkan akan lebih baik lagi, jika anak tidak malu-malu dan mengajak anak lain berkenalan serta main dengannya. Selain dengan yang seusianya, anak juga aka bertemu banyak orang. 

Mulai dari satpam di depan pintu masuk, karyawan yang bertugas di tiap lorong, hingga kasir. Sehingga secara tidak langsung, anak akan belajar cara berinteraksi dan bersosialisasi yang benar, terutama saat bertemu orang-orang baru.

Mengenal uang dan transaksi jual beli
Berbelanja juga bisa dimanfaatkan untuk mengajarkan fungsi uang. Mulailah dari menjelaskan kalau semua barang yang ada akan dibeli harus dibayar dahulu sebelum bisa dibawa pulang.

Sebab ada beberapa anak ada yang meminta belanjaan dibuka dahulu sebelum ke kasir. Orang tua harus bisa menjelaskan dengan bahasa yang mudah kalau itu tidak boleh. Dengan begitu anak bukan hanya belajar mengenai manfaat uang, namun juga disiplin.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/3gsY12l

Membantu belajar 
Supermarket adalah tempat segala ada. Momen ini sangat cocok dimanfaatkan untuk mengajari anak mengenal huruf, angka, dan warna. Caranya mudah, misal dengan menunjuk aneka simbol yang tertera pada kemasan barang yang akan dibeli atau simbol yang dijumpai di supermarket.

Untuk mengenal warna, ajak ke area sayuran agar anak bisa melihat aneka sayur dan buah dengan warna alaminya. Saat anak sudah mulai pandai, ajak main tebak-tebakan sayuran. 

Mengenalkan sumber nutrisi
Di supermarket orang tua juga bisa mengenalkan kandungan nutrisi dari segala makanan pada anak. Jelaskan dengan bahasa mudah sambil memperlihatkan buah, sayur, juga daging dan ikan. Orang tua juga bisa menjelaskan mana makanan dan minuman yang boleh dikonsumsi untuk anak-anak dan yang tidak. 

Belajar membaca
Sebelum anak mencari barang sesuai dengan daftar yang ada dalam catatan belanjanya, maka ia harus membaca terlebih dahulu daftar belanjaannya. 

Sehingga ia akan berusaha bisa membaca catatan tersebut. Selain membaca, anak juga belajar matematika. Karena anak belajar penjumlahan, pengurangan, pengalian, pembagian, baik dalam hal rupiah maupun kuantitas produk. 

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2YBaAma

Skala prioritas
Anak harus mementingkan pembelian barang yang sudah ada dalam catatan belanjanya. Baru setelah selesai, bisa memilih satu atau dua barang yang dia inginkan, diluar barang yang dicatat. Tapi tetap harus ada pembatasan jumlah barang dan harga.

Manajemen waktu
Walaupun urutan dalam daftar masih berjauhan, anak dapat memilah mana yang duluan diambil barangnya. Misalnya barang yang berada di deretan rak yang sama atau berdekatan.

Dengan demikian maka belanjanya cepat selesai, dan bisa segera pulang. Jangan lama-lama di supermarket, bisa-bisa menambah pengeluaran yang tidak terduga.

Kerjasama
Kerjasama antara orang tua dan anak akan menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Kerjasama juga dapat membantu mempermudah proses dan mempersingkat waktu.

Dengan demikian anak pun belajar untuk tidak egois, dan membantu anak memahami bahwa dalam segala hal, kita harus selalu mau saling menolong dan bekerja sama untuk mencapai hasil yang lebih baik.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/34DkNTa

Membangun rasa percaya diri anak
Di masa kanak-kanak, anak sangat membutuhkan eksplorasi untuk mengoptimalkan pertumbuhannya. Saat di supermarket, biarkan anak berjalan di depan namun tetap dalam pantauan. Tujuannya untuk melatih rasa percaya diri pada anak. 

Jika anak berani jalan sendiri dengan, tandanya sudah merasa nyaman dan aman berada di lingkungan yang ramai.
Meski pada awalnya ia tidak berani, tapi jika dibiasakan dan diberi semangat maka anak akan berani berjalan sendiri.

Menumbuhkan rasa peduli
Untuk memastikan bahwa anak tumbuh menjadi pribadi yang peduli pada orang lain, maka dengan mengajak anak belanja merupakan cara yang tepat dan sederhana. Saat orang tua membawa banyak belanjaan, ajarkan anak untuk membantu tanpa ada paksaan. 

Lambat laun dengan sendirinya akan tumbuh rasa kepedulian di dalam dirinya, yakni menawarkan diri dengan membawa salah satu belanjaan atau membantu orang lain.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemenko Perekonomian: Transaksi e-commerce 2020 meningkat
Senin, 19 Oktober 2020 - 15:26 WIB
Staf Ahli Menteri Bidang Transformasi Digital, Kreativitas, dan SDM Kemenko Perekonomian Mira Tayyib...
 Hal-hal yang harus diperhatikan saat akan membeli barang mahal
Kamis, 24 September 2020 - 09:49 WIB
 Belanja selalu menjadi aktivitas menyenangkan untuk sebagian besar orang. Membeli barang mahal bag...
Ini alasan mengapa window shopping memiliki banyak manfaat
Kamis, 17 September 2020 - 10:03 WIB
Bukan terkesan pelit atau hanya sekadar ingin coba-coba. Tujuan window shopping bukan ingin menghabi...
Ini alasan mengapa tidak perlu malu membeli barang bekas
Kamis, 10 September 2020 - 09:31 WIB
Salah satu cara untuk menekan pengeluaran adalah dengan membeli barang-barang bekas atau preloved. ...
 Bagaimana cara menghemat belanja make up?
Kamis, 03 September 2020 - 10:13 WIB
Tidak semua produk make up yang ada saat ini harus dimiliki semuanya, cukup membeli make up yang dib...
 Ternyata ada manfaatnya mengajak anak belanja bersama
Kamis, 27 Agustus 2020 - 09:27 WIB
Terkadang orang tua enggan mengajak anak belanja ke supermarket karena anak suka minta macam-macam d...
 Cara beli sepatu online agar tidak salah ukuran
Kamis, 13 Agustus 2020 - 10:34 WIB
Belanja sepatu lewat online shop memberi banyak pilihan yang menawarkan model dan motif yang beragam...
 Rahasia cara membeli barang bekas agar tak menyesal
Kamis, 06 Agustus 2020 - 09:17 WIB
Banyak orang yang merasa malu membeli barang bekas. Padahal membeli barang bekas adalah salah satu c...
Cara aman COD ketika belanja online
Kamis, 30 Juli 2020 - 10:02 WIB
Sistem COD dianggap aman karena meminimalisir risiko penipuan tapi tetap memiliki celah untuk tinda...
Apa saja barang yang paling banyak dibeli ibu-ibu saat belanja online?
Kamis, 23 Juli 2020 - 10:34 WIB
Berbelanja online memang sangat memudahkan dalam memenuhi kebutuhan sekaligus menghemat waktu. Ada 4...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV