Wapres: Kecerdasan buatan solusi untuk negara jadi pelaku industri 4.0
Elshinta
Senin, 31 Agustus 2020 - 12:12 WIB |
Wapres: Kecerdasan buatan solusi untuk negara jadi pelaku industri 4.0
Sumber Foto: https://bit.ly/2QDjprd

Elshinta.com - Wakil Presiden Ma`ruf Amin mengatakan kecerdasan buatan menjadi solusi untuk negara menjadi pelaku dalam Revolusi Industri 4.0, sehingga Indonesia tidak lagi menjadi pasar di industri tersebut.

"Kecerdasan buatan menjadi jalan keluar agar negara tidak sekadar menjadi pasar, melainkan juga sebagai pelaku dari Revolusi Industri 4.0," kata Ma’ruf Amin saat menyampaikan sambutannya dalam acara Pengenalan Kampus Unika Atma Jaya Jakarta, Senin (31/8).

Menurut dia, kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan model bisnis baru, dan itu dapat diciptakan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang.

Pembangunan di masa mendatang, menurut Wapres, sangat dipengaruhi oleh disrupsi di berbagai sektor kehidupan masyarakat. "Menguatnya pemanfaatan kecerdasan buatan, penggunaan 'big data', dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi akan menyebabkan pembangunan tidak lagi linear, tapi bersifat eksponensial yang berkembang secara pesat," katanya.

Menurut dia, luasnya jaringan kerja sama antara perguruan tinggi dan sektor industri juga menjadi pendukung bagi keberhasilan pembangunan. "Kerja sama dengan berbagai pihak terkait harus terus dilakukan dalam berbagai bidang untuk menghasilkan karya-karya terbaik bangsa," katanya.

Selain itu, untuk dapat menjadi pelaku industri 4.0, Indonesia harus memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas unggul. Memiliki SDM berkualitas tersebut, kata Ma’ruf, salah satunya ditandai dengan banyaknya jumlah pekerja yang merupakan lulusan perguruan tinggi.

Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS), angka penduduk Indonesia yang melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas tergolong rendah. "Dari 137,90 juta penduduk usia 15 tahun yang bekerja, menurut data angkatan kerja Februari 2020 hanya sekitar 14,22 juta orang atau hanya 10,3 persen di antaranya yang merupakan lulusan perguruan tinggi," katanya, dikutip Antara.

Oleh karena itu, Ma’ruf Amin berharap seluruh mahasiswa dan tenaga pengajar di lingkungan kampus Unika Atma Jaya dapat membawa perubahan lebih baik di lingkungan masyarakat melalui penerapan ilmu, pengetahuan, dan keteladanan. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sistem daring terganggu jaringan, Komisi l minta BAKTI lakukan penanganan
Selasa, 20 Oktober 2020 - 14:32 WIB
Pada pembelajaran sistem daring, tidak semua lokasi tersambung layanan internet yang baik. Oleh kere...
Kemenag pastikan kenaikan dana BOS madrasah dan pesantren Rp890 miliar segera cair 
Senin, 19 Oktober 2020 - 12:11 WIB
Sempat tertunda, Kementerian Agama memastikan bahwa dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk sis...
Ringankan belajar daring, Komisi X DPR RI kucurkan PIP 25 ribu murid Lumajang-Jember
Minggu, 18 Oktober 2020 - 13:11 WIB
Anggota Komisi X DPR RI Mohamad Nur Purnamasidi mengatakan, penanganan dampak Covid-19 bagi pendidi...
Satgas TMMD Ke-109 gelar lomba mewarnai gambar burung garuda tingkat SD
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 14:11 WIB
Untuk lebih memperkenalkan lambang negara Indonesia dan menumbuhkan rasa nasionalisme pada anak-ana...
AKFAR Yarsi Pontianak wisuda 187 mahasiswanya
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 12:55 WIB
Akademi Farmasi (AKFAR) Yarsi Pontianak, Kalimantan Barat menggelar Rapat Terbuka Senat,dalam rangka...
Kementerian ESDM serahkan  bantuan 3 pembangkit listrik pada UMM
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi...
 Bhabinkamtibmas di Majalengka, berbagi ilmu di Rumah Baca Lebah Madu
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 08:48 WIB
Salah satu yang rutin ia lakukan adalah mengunjungi Rumah Baca Lebah Madu yang berlokasi di Kelurah...
 Satgas Kemenag bantu pesantren terdampak Covid-19
Jumat, 16 Oktober 2020 - 11:15 WIB
Sejumlah santri di beberapa pesantren terkonfirmasi positif Covid-19. Sebagai upaya penanganan, Keme...
Mendikbud minta guru penggerak hadirkan pembelajaran yang bermakna
Kamis, 15 Oktober 2020 - 16:49 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim meminta para guru penggerak mengh...
Memprihatinkan, demo 13 Oktober diikuti sampai 806 pelajar
Kamis, 15 Oktober 2020 - 09:43 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menyebut aksi unjuk rasa tanggal 13 Oktober 20...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV