Hingga Agustus, banjir dominasi kejadian bencana di Indonesia paling mematikan
Elshinta
Selasa, 01 September 2020 - 07:05 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Hingga Agustus, banjir dominasi kejadian bencana di Indonesia paling mematikan
Banjir bandang yang terjadi di Luwu Utara, Sulawesi Selatan, 17 Agustus 2020. Foto: Bidang Data, Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB

Elshinta.com - Banjir menjadi bencana alam paling mematikan dari awal Januari 2020 hingga Agustus 2020. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat lebih dari 100 jiwa meninggal akibat banjir dan 17 lainnya hilang.

Tidak hanya mematikan, banjir merupakan bencana alam yang dominan terjadi hingga Agustus 2020. BNPB mencatat, 726 kejadian banjir yang mengakibatkan lebih dari 2,8 juta mengungsi sampai dengan 30 Agustus 2020. Banjir masih melanda wilayah di Tanah Air meskipun sudah memasuki bulan kedelapan, seperti banjir di Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada Minggu (30/8). 

Banjir menjadi salah satu bencana hidrometeorologi yang mendominasi kejadian bencana hingga Agustus.

Informasi BNPB melalui laman resminya, Senin (31/8), banjir mengakibatkan kerugian pada sektor perumahan rumah hingga ratusan ribu unit, dengan rincian rusak berat 4.581 unit, rusak sedang 2.784, rusak ringan 9.833 dan terendam 540.739. Sedangkan infrastuktur fasilitas umum, kerusakan fasilitas pendidikan 496 unit, peribadatan 581, kesehatan 112, perkantoran 109, dan jembatan 299. 

Dalam kurun Januari hingga Agustus 2020, BNPB mengidentifikasi 1.927 kejadian bencana alam. Dari jumlah tersebut, 99 persen merupakan bencana hidrometerologi, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, angin puting beliung dan kekeringan. Jumlah kejadian bencana tersebut mengakibatkan 290 orang meninggal dunia dan hilang, 421 mengalami luka-luka dan 3,8 juta mengungsi. 

Tercatat, berdasarkan jenis bencana alam hingga bulan kedelapan, jumlah kejadian banjir 726 kejadian, puting beliung 521, tanah longsor 367, kebakaran hutan dan lahan 256, gelombang pasang dan abrasi 24, kekeringan 16, gempa bumi 12, dan erupsi gunung api 5. 

Sementara itu, bencana geologi, seperti gempa bumi, perlu menjadi perhatian bersama. Di tengah pandemi COVID-19, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat total kejadian gempa 804 kali selama Agustus 2020. Dari jumlah tersebut, gempa dengan magnitudo 7 terjadi sebanyak 27 kali, dan kurang dari magnitudo 777 kali. Sebanyak 49 kali gempa dirasakan oleh warga. 

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, bulan Agustus 2020 hanya terjadi 1 kali gempa merusak di Desa Sungai Gerong, Kabupaten Lebong, Bengkulu. 

“Gempa ini merupakan gempa kembar atau doublet earthquake yang terjadi pada 19 Agustus 2020 lalu dengan M6.6 dan M6.7,” ujar Daryono saat konferensi pers via ruang digital, Senin. 

Berdasarkan analisis BMKG sepanjang Agustus 2020, sejumlah wilayah yang berada di dekat zona aktif gempa perlu diwaspadai. Wilayah-wilayah tersebut antara lain Banda Aceh, Bengkulu, Selat Sunda, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumba, Sigi dan Matano, Maluku Utara dan Sarmi. 

Menyikapi kejadian bencana, masyarakat diimbau terus waspada dan siap siaga dalam menghadapi ancaman bahaya, khususnya di tengah pandemi COVID-19. Setelah musim penghujan mereda, potensi bencana asap berupa kebakaran hutan dan lahan yang akan dihadapi. Namun demikian, ancaman erupsi gunung api dan bencana geologi lainnya, seperti gempa bumi yang dapat memicu tsunami, dapat terjadi setiap saat. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Longsor gerus jalur selatan Jabar hubungkan Garut-Tasikmalaya
Selasa, 27 Oktober 2020 - 12:54 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut menyampaikan, jalur selatan Jawa Barat (Jabar) yang...
BPBD: 22.000 jiwa terdampak banjir di Gunungputri Bogor 
Senin, 26 Oktober 2020 - 09:35 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyatakan ada sebanyak 22.0...
Empat titik banjir bandang di Bandung rendam rumah warga
Senin, 26 Oktober 2020 - 09:22 WIB
Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Jawa Barat, menyatakan ada empa...
Erupsi Merapi 26 Oktober 2010, 353 orang tewas termasuk juru kunci Mbah Maridjan 
Senin, 26 Oktober 2020 - 08:20 WIB
Terus bergejolak sejak September 2010, Gunung Merapi akhirnya erupsi pada 26 Oktober 2010.
Gunung Sinabung luncurkan awan panas sejauh 1.500 meter
Minggu, 25 Oktober 2020 - 21:10 WIB
Gunung Sinabung di Dataran Tinggi Karo, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara meluncurkan awan pa...
Banjir sempat genangi 16 RT di Jakarta Selatan
Minggu, 25 Oktober 2020 - 11:03 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 16 rukun tetangga (RT) di wilayah Ja...
Gempa Pangandaran kejutkan warga Sukabumi
Minggu, 25 Oktober 2020 - 10:46 WIB
Gempa bermagnitudo 5,5 yang berpusat di perairan laut selatan Kabupaten Pangandaran sempat mengejutk...
Guncangan gempa Pangandaran dirasakan hingga Yogyakarta
Minggu, 25 Oktober 2020 - 10:28 WIB
Guncangan gempabumi berkekuatan Magnitudo 5,9 yang terjadi di Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (25/10...
Gempa Pangandaran guncang wilayah Priangan Timur
Minggu, 25 Oktober 2020 - 10:10 WIB
Gempabumi yang berpusat di laut Pangandaran mengguncang daerah lain yang cukup dirasakan kuat oleh s...
Gempa tektonik M 5,9 guncang Pangandaran
Minggu, 25 Oktober 2020 - 09:15 WIB
Gempa tektonik dengan Magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa, Minggu (25/10)...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV