Hamilton incar kemenangan ke-90, Ferrari hadapi ujian berat di Monza
Elshinta
Kamis, 03 September 2020 - 07:59 WIB |
Hamilton incar kemenangan ke-90, Ferrari hadapi ujian berat di Monza
Pebalap Ferrari Charles Leclerc (depan) dan pebalap Mercedes Lewis Hamilton memacu kecepatannya pada balapan mobil Formula One F1 Italian Grand Prix di Sirkuit Monza, Monza, Italia, Minggu (8/9/2019). Foto: Antara.

Elshinta.com - Ferrari bakal menghadapi ujian berat sekali lagi, di tengah performa yang mengecewakan musim ini, ketika Monza akhir pekan ini menjadi tuan rumah Grand Prix Italia yang digelar tanpa penonton.

Tim pabrikan asal Italia itu, yang saat ini berada di peringkat lima dan tertinggal dua poin dari Renault, sedang menuju penampilan terburuk mereka dalam 40 tahun terakhir dan di balapan kandang mereka ketika Italia kebagian tiga slot balapan di kalender revisi F1 tahun ini.

Tim paling tua dan tersukses di F1 itu akhir pekan lalu finis tanpa poin di Belgia setelah gagal masuk peringkat 10 besar di kualifikasi.

Meski Charles Leclerc mempersembahkan kemenangan bagi Ferrari di Monza tahun lalu, mobil berlogo kuda jingkrak itu telah kehilangan performa mesin mereka sejak investigasi dan penyelesaian konfidensial nan kontroversial dengan FIA tahun ini menyusul protes dari sejumlah tim rival terkait power unit Ferrari yang dianggap 'mendadak bertenaga' musim lalu.

Monza, seperti Spa, merupakan trek yang sangat menuntut kecepatan dan tenaga mesin. Mengulangi hasil yang sama di sirkuit yang sensitif dengan tenaga itu bakal memalukan bagi Ferrari, apalagi di kandang sendiri.

Terakhir kali Ferrari gagal mencetak poin di Monza yaitu pada musim balapan 2005, saat itu hanya delapan pebalap terdepan yang meraih poin sedangkan Michael Schumacher finis P10.

Pada 1995 kedua mobil Ferrari gagal finis namun Gerhard Berger saat itu paling tidak start dari P3.

"Kalian harus realistis, kalian tidak bisa berharap pada keajaiban. Paket ini apa adanya," kata juara dunia empat kali Sebastian Vettel setelah balapan di Spa, seperti dikutip Reuters.

"Kami tidak sekuat yang kami inginkan jadi kami harus tetap optimistis dan melihat hal-hal baik, bahkan jika saat ini tidak ada banyak."

Sementara itu, Lewis Hamilton masih kokoh di puncak klasemen pebalap dengan keunggulan 47 poin dari Max Verstappen dan sedang mengincar kemenangan ketujuh kalinya di Monza.

Pebalap asal Britania itu kini memiliki rekor 89 kemenangan grand prix sepanjang kariernya, terpaut hanya dua dari rekor sepanjang masa Michael Schumacher.

Hamilton bisa menyamai rekor tersebut jika menang di Monza dan balapan selanjutnya di Mugello, trek yang dimiliki Ferrari yang bakal menggelar grand prix F1 untuk pertama kalinya dan sekaligus menandai balapan ke-1000 Ferrari.

Bahkan dengan dilarangnya mode kualifikasi mesin di Monza, Hamilton tidak gentar.

"Aku tahu implikasi dari aturan tersebut adalah untuk mencoba dan merenggut... mencoba melambankan kami tapi aku rasa itu tidak akan membuat perbedaan yang besar," kata Hamilton, dilansir Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hamilton tuduh pengawas balapan halangi ia menang di GP Rusia
Senin, 28 September 2020 - 07:29 WIB
Lewis Hamilton menuduh pengawas balapan Formula 1 berusaha menghalanginya merebut kemenangan di Gran...
Bottas juarai GP Rusia setelah Hamilton diganjar penalti ganda
Minggu, 27 September 2020 - 21:17 WIB
Pebalap Mercedes Vallteri Bottas mengulangi kesuksesannya di Sochi Autodrom tiga tahun lalu dengan m...
Jelang GP Rusia, Formula 1 catatkan kasus COVID-19 tertinggi musim ini
Sabtu, 26 September 2020 - 06:50 WIB
Formula 1 mencatatkan kenaikan jumlah kasus virus corona tertinggi tahun ini ketika ajang balap jet ...
FIA investigasi Hamilton dalam kasus kaus GP Tuscan
Selasa, 15 September 2020 - 07:52 WIB
Federasi Otomatif Internasional FIA dilaporkan tengah melakukan investigasi terhadap Lewis Hamilton ...
Bottas ogah disebut biang kerok tabrakan dramatis di GP Tuscan
Senin, 14 September 2020 - 07:11 WIB
Valtteri Bottas mengatakan dirinya tak mau disalahkan sebagai penyebab insiden kecelakaan yang melib...
Hamilton juarai GP Tuscan yang kacau balau
Senin, 14 September 2020 - 06:55 WIB
Pebalap Mercedes Lewis Hamilton menjuarai balapan Formula 1 Grand Prix Tuscan yang kacau balau karen...
Hamilton bakal turunkan tim ke kejuaraan off-road elektrik Extreme E
Rabu, 09 September 2020 - 06:49 WIB
Juara dunia Formula 1 enam kali Lewis Hamilton, yang vokal mengampanyekan isu lingkungan, akan mengi...
Renault `rebranding` sebagai tim Alpine F1 di musim 2021
Minggu, 06 September 2020 - 16:16 WIB
Renault akan membalap dengan nama dan warna baru mulai musim Formula 1 2021 setelah tim pabrikan Pra...
Mercedes habiskan Rp6,5 triliun untuk juarai Formula 1 musim 2019
Minggu, 06 September 2020 - 11:28 WIB
Tim juara dunia Mercedes menghabiskan dana 333 juta pounds atau sekira Rp6,5 triliun untuk merebut d...
Hamilton prediksi kualifikasi GP Italia bakal berantakan
Sabtu, 05 September 2020 - 09:10 WIB
Pemuncak klasemen Formula 1 Lewis Hamilton mencatatkan waktu tercepat di sesi latihan bebas Grand Pr...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV