Harga minyak jatuh, berbalik arah karena permintaan bensin AS merosot
Elshinta
Kamis, 03 September 2020 - 09:18 WIB |
Harga minyak jatuh, berbalik arah karena permintaan bensin AS merosot
Ladang minyak Equinor di Johan Sverdrup, Laut Utara Norwegia (22/8/2018). Foto: Antara.

Elshinta.com - Harga minyak jatuh lebih dari dua persen pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), membalikkan kenaikan awal setelah sebuah laporan menunjukkan permintaan bensin turun di Amerika Serikat (AS) selama minggu terakhir.

Patokan global, harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November merosot 1,15 dolar AS atau 2,5 persen, menjadi menetap di 44,43 dolar AS per barel, setelah mencatat kenaikan selama dua hari berturut-turut.

Sementara itu harga minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober ditutup 1,25 dolar AS atau 2,9 persen lebih rendah, menjadi 41,51 dolar AS per barel.

Harga berjangka berubah negatif setelah data mingguan pemerintah menunjukkan permintaan bensin lebih rendah dari seminggu sebelumnya, mendorong para pedagang untuk mengabaikan data persediaan minyak mentah AS yang bullish.

"Pasar mencoba untuk mengabaikan angka tersebut karena salah satunya terkait badai," kata Analis Senior Price Futures Group, Phil Flynn, di Chicago. "Meskipun badai mungkin telah membesarkan angka-angka tersebut, itu tidak membenarkan jumlah penjualan yang kami dapatkan."

Persediaan minyak mentah turun 9,4 juta barel dalam pekan lalu menjadi 498,4 juta barel, jauh lebih curam daripada penurunan 1,9 juta barel yang diperkirakan analis dalam jajak pendapat Reuters. Data mencerminkan periode di mana Badai Laura menutup fasilitas produksi dan pemurnian.

Permintaan bensin dalam sepekan turun menjadi 8,78 juta barel per hari dari 9,16 juta barel per hari pada pekan sebelumnya, menurut laporan itu.

Data lain juga memicu kekhawatiran bahwa pemulihan ekonomi dari pandemi Virus Corona melambat. Pengusaha-pengusaha swasta AS mempekerjakan lebih sedikit pekerja dari yang diperkirakan untuk bulan kedua berturut-turut pada Agustus, menunjukkan pemulihan pasar tenaga kerja melambat karena pandemi COVID-19 berlanjut serta dukungan pemerintah untuk pekerja dan pemberi kerja mengering.

Harga minyak telah pulih dari posisi terendah bersejarah yang dicapai pada April, ketika Brent merosot ke level terendah 21 tahun di bawah 16 dolar AS dan minyak mentah AS mengakhiri satu sesi di wilayah negatif.

Sebuah rekor pemotongan pasokan oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, kelompok yang dikenal sebagai OPEC+, telah mendukung harga.

Produsen telah mulai mengembalikan beberapa minyak mentah ke pasar karena sebagian permintaan pulih dan OPEC pada Agustus menaikkan produksi sekitar satu juta barel per hari (bph), survei Reuters menemukan pada Selasa (1/9/2020), demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Infeksi virus corona di India mencapai 7,55 juta
Senin, 19 Oktober 2020 - 14:02 WIB
Jumlah infeksi virus corona di India mencapai 7,55 juta pada Senin, mengalami peningkatan 55.722 kas...
Prancis akan usir 231 tersangka ekstremis usai serangan terhadap guru
Senin, 19 Oktober 2020 - 11:55 WIB
Prancis sedang bersiap untuk mengusir 231 orang asing dalam daftar pantauan pemerintah untuk dugaan ...
Bursa Asia menguat di awal pekan, didorong optimisme stimulus AS dan vaksin Covid-19
Senin, 19 Oktober 2020 - 09:58 WIB
Mayoritas bursa Asia dibuka menguat pada awal perdagangan pekan ini.
Armenia dan Azerbaijan saling tuduh langgar gencatan senjata
Minggu, 18 Oktober 2020 - 20:24 WIB
Armenia dan Azerbaijan pada Minggu saling tuduh melanggar gencatan senjata kemanusiaan yang baru dal...
Bahasa Indonesia masuk pendidikan ekstra kurikuler sekolah di Ottawa
Minggu, 18 Oktober 2020 - 14:58 WIB
Bahasa Indonesia masuk dalam program pendidikan ekstra kurikuler di sebagian taman kanak-kanak (TK) ...
Sekjen PBB: Dunia gagal hadapi ujian COVID-19
Minggu, 18 Oktober 2020 - 12:56 WIB
 Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Sabtu (17/10), mengatakan dunia gagal menghadapi tantang...
Menlu Austria positif terinfeksi Covid-19
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 17:45 WIB
Menteri Luar Negeri Austria Alexander Schallenberg telah dites positif mengidap virus corona dan mun...
Dalam 24 jam terakhir, Prancis catat 25.086 kasus COVID-19
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 11:56 WIB
Kementerian kesehatan Prancis melaporkan 25.086 kasus virus corona jenis baru yang dikonfirmasi dala...
Emas turun 2,5 dolar saat harapan stimulus AS surut
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 10:45 WIB
Harga emas berjangka turun pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah membukukan kenaika...
Bank Dunia nilai UU Cipta Kerja dukung pemulihan ekonomi
Jumat, 16 Oktober 2020 - 13:35 WIB
Bank Dunia menilai Undang-Undang Cipta Kerja yang telah disetujui DPR RI dan menunggu disahkan oleh ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV