Penangkapan penambang liar oleh KLHK diapresiasi
Elshinta
Jumat, 04 September 2020 - 07:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Penangkapan penambang liar oleh KLHK diapresiasi
Ilustrasi. Foto: https://bit.ly/31TZKd3/elshinta.com.

Elshinta.com - Penangkapan para penambang liar yang menggali lahan hutan lindung dengan menggunakan alat berat dan alat transportasi angkutan dumptruk, untuk mengambil material alam limstone, di daerah Klapanunggal, Bogor Jawa Barat, Senin (31/8) layak diapresiasi.

“Kami berharap agar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) lebih merutinkan semua instrumen penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) mereka agar perusakan hutan di Jawa Barat tidak semakin parah,” ujar Moch Gunawan Abdillah, Wakil Ketua Koperasi Bogoh Bumi Sunda (BBS), Selasa (1/9).

Gunawan mendorong agar PPNS KLHK berkoordinasi dengan institusi Kejaksaan Agung, sehingga kasus perusakan lingkungan tersebut dapat ditindaklanjuti hingga ke penuntutan atau sidang di pengadilan. 

"Sayang sekali jikalau sesama insan negara namun tidak mampu untuk maksimal memenjarakan para perusak hutan. Ini sangat disayangkan," tambah Gunawan yang secara khusus memiliki tugas bidang Jasa Penggunaan Kawasan Hutan Di Luar Sektor Kehutanan pada koperasi BBS dalam rilisnya yang diterima redaksi elshinta, Jumat (4/9). 

“Oleh karenanya kami mendesak agar KLHK idealnya sesegera mungkin mengkonsolidasikan diri dengan institusi Kejagung RI agar upaya penegakan hukum oleh negara mampu memberi efek jera kepada para pihak yang tidak bertanggungjawab tersebut,” ungkapnya.

Disisi lain, KLHK juga harus bisa memiliki kanal untuk meminimalisir kasus-kasus seperti itu. Artinya, upaya hukum yang belum maksimal itu disejajarkan dengan cara menemukan metode-metode tertentu yang lebih baik lagi dalam hal tata kelola yang bisa menjaga keberlangsungan hutan lindung, namun tidak menabrak aturan dengan pelibatan peran masyarakat. KLHK tidak baik jikalau terlalu menutup diri hanya dengan dalih bersandar pada aturan, sementara aturan mereka sudah tertinggal jauh oleh peradaban sekarang.

 “Kami yakin Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan mau untuk mencarikan cara untuk melibatkan publik menggunakan regulasi yang diupgrade sesuai perkembangan saat ini,” tambahnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BKSDA: Harimau terjerat di Gayo Lues masih dalam penyembuhan
Senin, 26 Oktober 2020 - 18:03 WIB
 Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menyatakan harimau sumatera (panthera tigris sumatr...
Luas hutan dan lahan yang terbakar di Riau turun 99 persen lebih
Senin, 26 Oktober 2020 - 17:31 WIB
Luas area hutan dan lahan yang terbakar di wilayah Provinsi Riau tahun ini mencapai 1.587 hektare, t...
Bunga bangkai raksasa mekar di kebun warga Lubukbasung, Agam
Senin, 26 Oktober 2020 - 16:22 WIB
Bunga bangkai raksasa jenis Amorphophallus titanum mekar di kebun pinang milik warga Sungai Landai...
Bhabinkamtibmas Polsek Berangas lakukan sosialisasi karhutla
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 14:19 WIB
Bhabinkamtibmas Polsek Berangas, Polres Batola, Polda Kalsel Bripka Hasan Basri melakukan sosialisas...
Menhan: Hutan harus jadi sumber lapangan kerja
Jumat, 23 Oktober 2020 - 14:12 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berharap sektor kehutanan di Indonesia mampu menjadi sumber tero...
Cemari Sungai Musi, BBWS VIII fokus penanganan eceng gondok
Kamis, 22 Oktober 2020 - 16:55 WIB
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) VIII Sumatera Selatan akan memperpanjang rute operasional pembersi...
 Korem 174 ajak BPBD, BMKG dan Basarnas atasi karhutla di Merauke
Kamis, 22 Oktober 2020 - 10:47 WIB
Korem 174/ATW Merauke menggelar Latihan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla...
 Didukung empat kementerian Uni Eropa dan Penabulu luncurkan ECHO Green ketahanan pangan
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 09:11 WIB
Mendorong ekonomi hijau yang inklusif di sektor pertanian Uni Eropa dan Penabulu bersama konsorsium ...
 Contoh perkebunan siap cegah karhutla, motivasi bagi anggota Gapki Kalsel
Jumat, 16 Oktober 2020 - 11:24 WIB
Dinilai sebagai perkebunan sawit yang patut dicontoh dalam kesiapan pencegahan dan penanggulangan be...
Para camat di Kota Bandung harus prioritaskan masalah kesehatan dan sampah
Jumat, 16 Oktober 2020 - 10:12 WIB
Program kesehatan dan permasalahan sampah harus menjadi prioritas bagi para camat di Kota  Bandung...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV