Facebook Messenger batasi terusan pesan, perangi berita palsu
Elshinta
Minggu, 06 September 2020 - 14:50 WIB |
Facebook Messenger batasi terusan pesan, perangi berita palsu
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/333CE3a

Elshinta.com - Serupa dengan apa yang dilakukan Facebook sebelumnya kepada WhatsApp, raksasa jejaring sosial itu mengatakan telah menerapkan batasan baru untuk Messenger.

Dikutip Antara dari Mashable, Minggu (6/9), Facebook menghadirkan batasan teruskan pesan di Messenger, yang berarti bahwa pesan sekarang hanya dapat diteruskan ke lima orang atau grup pada satu waktu.

Saat pengguna mencoba meneruskan konten ke lebih dari lima orang sekaligus, mereka akan mendapatkan pesan yang mengatakan "jumlah penerusan pesan telah mencapai batas," dan mereka tidak akan dapat menambahkan lebih banyak penerima.

Fitur baru tersebut tersedia di sejumlah negara, menurut perwakilan Facebook kepada Mashable, dan secara bertahap diluncurkan ke pasar lain. Fitur ini akan meluncur ke semua pengguna secara global pada 24 September.

Fitur ini, menurut Facebook dalam postingan blog, berfungsi untuk "memperlambat penyebaran informasi yang salah untuk menjadi viral, dan konten berbahaya yang berpotensi menyebabkan kekacauan di dunia nyata.

Pada bulan Agustus, Facebook menambahkan fitur pengecekan fakta untuk pesan yang diteruskan di WhatsApp, dan pada bulan April, Facebook mulai menandai pesan yang diteruskan berkali-kali untuk memberi tahu penerima bahwa pesan tersebut tidak datang dari kontak terdekat. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Samsung luncurkan aplikasi pantau COVID-19 C-Safe
Minggu, 25 Oktober 2020 - 17:47 WIB
Samsung Electronics Indonesia mengumumkan hasil pengembangan terbaru mereka, aplikasi Samsung C-Safe...
Instagram setuju transparansi iklan untuk `influencer`
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 13:26 WIB
Instagram telah menyetujui langkah-langkah untuk menindak iklan tersembunyi dari unggahan para pemen...
Ini tips agar pesan WhatsApp tidak hilang ketika login di HP baru
Minggu, 11 Oktober 2020 - 15:13 WIB
Pengin login WhatsApp di HP baru tapi pesan tidak hilang? Mudah banget, kok, caranya, Anda tinggal b...
Zoom tambah otentikasi eksternal
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 15:54 WIB
Zoom memperkenalkan fitur otentikasi eksternal untuk membuat ruang kelas virtual lebih aman.
Twitter tambah lebih banyak label peringatan jelang pemilu AS
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 13:13 WIB
Twitter mengatakan akan menghapus cuitan yang mengajak orang-orang untuk mengganggu proses pemilihan...
Instagram luncurkan fitur Shopping
Selasa, 06 Oktober 2020 - 18:11 WIB
Instagram hari ini resmi meluncurkan fitur Shopping, yang telah tersedia secara global, bertepatan d...
 Permudah perkuliahan, UMK terapkan aplikasi `Sunan`
Senin, 05 Oktober 2020 - 14:37 WIB
Di Masa pandemi Covid-19, lembaga pendidikan menyelenggarakan pembelajaran dengan sistim online. Hal...
 Kajian kardiovaskuler FK UB luncurkan aplikasi `Detak`
Minggu, 04 Oktober 2020 - 17:10 WIB
Aplikasi yang diberi nama `Detak`, yang merupakan kepanjangan dari deteksi jantung cepat dan akurat ...
Telegram tambah sejumlah fitur, salah satunya admin anonim Kembali
Jumat, 02 Oktober 2020 - 19:47 WIB
Telegram menambah sejumlah fitur baru, termasuk filter pencarian, saluran komentar dan admin grup an...
DPR gelar lomba gali kreativitas youtuber
Jumat, 02 Oktober 2020 - 16:25 WIB
Anggota DPR RI Fraksi Golkar Mohamad Nur Purnamasidi menyediakan hadiah total Rp10 juta bagi yang te...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV