LIPI jelaskan soal pengembangan vaksin COVID-19
Elshinta
Selasa, 08 September 2020 - 07:53 WIB |
LIPI jelaskan soal pengembangan vaksin COVID-19
Ilustrasi - Sampel vaksin melawan penyakit coronavirus (COVID-19) yang dikembangkan oleh Gamaleya Research Institute of Epidemiology and Microbiology, di Moskow, Rusia, (6/8/2020). (ANT/REUTERS/HO-The Russian Direct Investment Fund (RDIF)/aa) - https://bit.ly/2ZgfbKY

Elshinta.com - Peneliti dari Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr.rer.nad Wien Kusharyoto mengatakan, pengembangan vaksin COVID-19 yang dilakukan lembaga tersebut saat ini adalah untuk mencegah penyakit dan potensi penularannya dari satu orang kepada orang lain.

"Jadi pada dasarnya tujuan utamanya, yang saat ini sedang ditargetkan itu adalah untuk melindungi seseorang dari terjangkit penyakit COVID-19," jelasnya melalui sambungan telepon, di Jakarta, Senin (7/9).

Ia mengatakan, tujuan utama pengembangan vaksin COVID-19 pada umumnya adalah untuk mencegah kemungkinan seseorang terjangkit oleh penyakit berbahaya itu.

Tetapi, lanjutnya, meskipun setelah divaksinasi seseorang masih tetap terinfeksi penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 itu, ia berharap infeksi tersebut tidak akan memperburuk kondisi sampai pada gejala berat.

"Jadi seandainya terjangkit, maka diharapkan gejalanya ringan. Tidak sampai ke arah penyakit dengan gejala yang berat," kata dia, dikutip Antara

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa vaksinasi COVID-19 perlu diawasi dan ditindaklanjuti untuk melihat kemungkinan vaksin yang digunakan tepat guna dalam pencegahan penularan.

Dalam pengawasan tersebut, Wien mengatakan, ada dua tahapan yang perlu diperhatikan untuk melihat apakah vaksin COVID-19 bisa mencegah terjangkitnya penyakit, sekaligus mencegah potensi penularan penyakit itu dari satu orang ke orang lain.

"Jadi ada dua tahap. Pertama mencegah penyakit. Itu utamanya. Tapi seiring waktu, bisa juga sekaligus dimonitor apakah vaksinnya juga bisa mencegah penularan," terang dia.

Tetapi, untuk melihat apakah vaksin itu juga bisa mencegah penularan, ia menekankan perlunya penelitian lebih lama dan lebih rumit. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
UI kembangkan alat bantu pernafasan HFNC untuk pasien COVID-19
Jumat, 22 Januari 2021 - 19:42 WIB
Tim dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ...
Menparekraf-Menkominfo koordinasi kembangkan infrastruktur TIK
Rabu, 20 Januari 2021 - 12:10 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahud...
Video pendek bantu perkuat bisnis di era digital
Sabtu, 02 Januari 2021 - 08:35 WIB
Pandemi virus corona mengubah kebiasaan orang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, begitu pula d...
Presiden teken aturan pengadaan teknologi lewat proyek putar kunci
Rabu, 30 Desember 2020 - 19:34 WIB
Presiden RI Joko Widodo menandatangani Peraturan Presiden Nomor 118 Tahun 2020 yang mengatur pengada...
Serangan siber terburuk AS masuk via vendor Microsoft
Senin, 28 Desember 2020 - 08:45 WIB
Para peretas Rusia yang dicurigai berada di balik serangan dunia maya AS terburuk dalam beberapa tah...
Wapres Ma`ruf Amin: ASN harus kuasai literasi digital
Kamis, 17 Desember 2020 - 14:43 WIB
Wakil Presiden Ma`ruf Amin meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk meningkatkan kualitas d...
Akses 5G diprediksi jangkau 1 miliar orang di dunia pada akhir 2020
Selasa, 08 Desember 2020 - 19:05 WIB
Perusahaan teknologi Ericsson memperkirakan bahwa pada akhir 2020, lebih dari 1 miliar orang atau 15...
Menristek: Riset dan inovasi kurangi ketergantungan impor
Senin, 07 Desember 2020 - 19:35 WIB
Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro menginginkan agar riset dan inovasi ...
Misi antariksa Hayabusa2 pembawa asteroid mendarat di Australia
Minggu, 06 Desember 2020 - 13:20 WIB
Sebuah pesawat luar angkasa Jepang yang membawa sampel asteroid besar pertama telah menyelesaikan mi...
Bank DKI dukung layanan digital Petrokimia Gresik
Jumat, 27 November 2020 - 16:37 WIB
Tingkatkan sinergi dan kolaborasi dalam pemanfaatan layanan digital, Bank DKI dan Petrokimia Gresik ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV