Rupiah diprediksi tertekan seiring memanasnya hubungan AS-Tiongkok
Elshinta
Selasa, 08 September 2020 - 10:26 WIB |
Rupiah diprediksi tertekan seiring memanasnya hubungan AS-Tiongkok
Uang Kertas Rupiah Indonesia. Foto: Antara.

Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (8/9) diprediksi tertekan seiring memanasnya hubungan Amerika Serikat dan Tiongkok.

Pada pukul 9.29 WIB, rupiah masih melemah 40 poin atau 0,27 persen menjadi Rp14.780 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.740 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan, pagi ini terlihat dolar masih menguat terhadap nilai tukar regional.

"Ini dipicu oleh kekhawatiran terhadap memanasnya hubungan AS dan Tiongkok karena rencana pemerintah AS yang akan memblokir perdagangan dengan perusahaan semikonduktor terbesar Tiongkok," ujar Ariston.

Selain itu, lanjut Ariston, indikasi pemulihan ekonomi AS sendiri juga membantu penguatan dolar AS.

"Data-data indeks aktivitas manufaktur dan tenaga kerja AS yang dirilis lebih bagus dari proyeksi di pekan lalu," katanya.

Ariston memperkirakan hari ini rupiah bergerak di kisaran Rp14.650 per dolar AS hingga Rp14.850 per dolar AS.

Pada Senin (7/9) lalu, rupiah ditutup menguat 10 poin atau 0,07 persen menjadi Rp14.740 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.750 per dolar AS, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pertamina MOR VIII gelontorkan Rp2 miliar dana kemitraan UMKM di Papua
Rabu, 28 Oktober 2020 - 19:15 WIB
Pertamina (Persero) MOR VIII Papua Maluku menggelontorkan dana kemitraan dengan total Rp2.600.000.00...
Pasar rakyat online Depok berdayakan ojek pangkalan
Rabu, 28 Oktober 2020 - 18:50 WIB
Program Pasar Rakyat Online Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Depok Jawa Barat ...
Presiden: Ekonomi syariah miliki potensi besar untuk dikembangkan
Rabu, 28 Oktober 2020 - 18:07 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan ekonomi dan keuangan syariah masih memiliki potensi besar u...
Rel jalur ganda kereta api Jombang-Mojokerto beroperasi
Rabu, 28 Oktober 2020 - 17:56 WIB
Rel jalur ganda (double track) perlintasan kereta api dari Stasiun Kereta Api Mojokerto hingga Stasi...
Dispar Mataram peroleh Rp7,902 miliar untuk bantuan hotel dan restoran
Rabu, 28 Oktober 2020 - 17:45 WIB
Dinas Pariwisata Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mendapatkan dana hibah sebesar Rp7,902 miliar un...
Wamendes PDTT Budi Arie katakan bangsa ini terancam krisis petani
Rabu, 28 Oktober 2020 - 15:07 WIB
Desa, Pemuda, Organik adalah tiga kata kunci yang diutarakan Budi Arie Setiadi, Wakil Menteri Desa P...
Menteri Erick siap dukung UMKM dalam infrastruktur hingga akses pasar
Rabu, 28 Oktober 2020 - 14:06 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir siap mendukung para pelaku UMKM dalam tiga aspek utama yakni infrastruktu...
Pemerintah kembangkan lumbung pangan kentang dan bawang di Humbang Hasundutan
Rabu, 28 Oktober 2020 - 12:56 WIB
Presiden Jokowi didamping Mentan Syahrul Yasin Limpo,Gubernur Sumut,Edy Rahmayadi meninjau kawasan l...
Bansos Tahap III Provinsi Jabar di Subang disalurkan
Rabu, 28 Oktober 2020 - 11:55 WIB
Bantuan Sosial (Bansos) Provinsi Tahap III Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara resmi disalurkan un...
Unjani peduli pemulihan UMKM di masa pandemi Covid-19
Rabu, 28 Oktober 2020 - 11:25 WIB
Kebijakan social distancing yang diterapkan pemerintah sejak pandemi Covid-19 merebak di Indonesia p...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV