Pontianak raih peringkat pertama kualitas udara terbersih tahun 2019
Elshinta
Jumat, 11 September 2020 - 09:16 WIB |
Pontianak raih peringkat pertama kualitas udara terbersih tahun 2019
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. Foto: Antara.

Elshinta.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menempatkan Kota Pontianak pada peringkat pertama dalam pelaksanaan evaluasi kualitas udara terbersih perkotaan tahun 2019 kategori kota besar.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, Jumat (11/9) mengatakan dengan disematkannya Kota Pontianak peringkat pertama hasil evaluasi kualitas udara perkotaan, menjadi salah satu motivasi untuk terus berupaya menjaga kualitas udara di kota ini.

Ia menilai penghargaan dalam bentuk sertifikat itu sebagai wujud apresiasi dari KLHK kepada Pemerintah Kota l0Pontianak dalam menjaga kualitas udara tetap bersih dan sehat. Namun diakuinya masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan.

"Seperti masih ada sebagian masyarakat yang kurang sadar dan mengerti tentang arti penghijauan dan keberadaan pohon dalam menjaga kualitas udara tetap bersih," katanya.

Upaya dalam menjaga kualitas udara di Kota Pontianak diantaranya dengan melakukan pengawasan terhadap industri agar tetap mengikuti aturan serta tidak mencemari lingkungan, kemudian juga terhadap gas buang yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor yang dapat mengurangi kualitas udara dan menimbulkan polusi udara.

"Untuk itu, Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak secara berkala melakukan uji emisi gas buang terhadap kendaraan bermotor sebagai upaya menjaga kualitas udara," kata Edi, dihimpun Antara.

Selain itu, Pemkot Pontianak juga telah mencanangkan Jumat bersepeda ke kantor bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup kerjanya. Tujuannya agar penggunaan kendaraan bermotor berkurang sehingga polusi udara yang ditimbulkan dari asap kendaraan bisa diminimalkan.

Dia menambahkan, menanam pohon juga sebagai upaya dalam menjaga kualitas udara tetap bersih dan sehat. Bahkan Edi menargetkan tahun 2022 mendatang, 95 persen lahan terbuka sudah ditanami pepohonan.

"Mulai di badan jalan, ruang publik dan areal lainnya. Dengan demikian ruang terbuka hijau akan semakin luas, sehingga bisa berdampak secara signifikan terhadap peningkatan kualitas udara," ungkapnya.

Diakuinya, penilaian dari KLHK pada 2019 yang menyatakan udara Kota Pontianak masuk kategori bersih dan sehat, hal ini dikarenakan pada 2019 lalu hingga 2020 tidak terjadi musim kemarau panjang. Hal itu pula yang menyebabkan tidak terjadi kebakaran lahan dan tentunya tidak ada asap yang memasuki wilayah kota.

"Kendati demikian, tatkala memasuki musim kemarau, apabila terjadi kebakaran lahan, bisa mempengaruhi kualitas udara di Pontianak, karena Pontianak mendapat asap kiriman yang menyebabkan kualitas udara di kota ini menurun," ujar Edi.

Dia mengimbau masyarakat di Kota Pontianak agar tidak membakar sampah sembarangan terutama pada bahan yang mudah menimbulkan pencemaran. Limbah rumah tangga dan industri yang ada di Kota Pontianak diharapkan tetap terjaga.

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga lingkungan kita dengan mengurangi pencemaran udara agar tetap nyaman, bersih dan sehat," katanya. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BKSDA: Harimau terjerat di Gayo Lues masih dalam penyembuhan
Senin, 26 Oktober 2020 - 18:03 WIB
 Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menyatakan harimau sumatera (panthera tigris sumatr...
Luas hutan dan lahan yang terbakar di Riau turun 99 persen lebih
Senin, 26 Oktober 2020 - 17:31 WIB
Luas area hutan dan lahan yang terbakar di wilayah Provinsi Riau tahun ini mencapai 1.587 hektare, t...
Bunga bangkai raksasa mekar di kebun warga Lubukbasung, Agam
Senin, 26 Oktober 2020 - 16:22 WIB
Bunga bangkai raksasa jenis Amorphophallus titanum mekar di kebun pinang milik warga Sungai Landai...
Bhabinkamtibmas Polsek Berangas lakukan sosialisasi karhutla
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 14:19 WIB
Bhabinkamtibmas Polsek Berangas, Polres Batola, Polda Kalsel Bripka Hasan Basri melakukan sosialisas...
Menhan: Hutan harus jadi sumber lapangan kerja
Jumat, 23 Oktober 2020 - 14:12 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berharap sektor kehutanan di Indonesia mampu menjadi sumber tero...
Cemari Sungai Musi, BBWS VIII fokus penanganan eceng gondok
Kamis, 22 Oktober 2020 - 16:55 WIB
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) VIII Sumatera Selatan akan memperpanjang rute operasional pembersi...
 Korem 174 ajak BPBD, BMKG dan Basarnas atasi karhutla di Merauke
Kamis, 22 Oktober 2020 - 10:47 WIB
Korem 174/ATW Merauke menggelar Latihan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla...
 Didukung empat kementerian Uni Eropa dan Penabulu luncurkan ECHO Green ketahanan pangan
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 09:11 WIB
Mendorong ekonomi hijau yang inklusif di sektor pertanian Uni Eropa dan Penabulu bersama konsorsium ...
 Contoh perkebunan siap cegah karhutla, motivasi bagi anggota Gapki Kalsel
Jumat, 16 Oktober 2020 - 11:24 WIB
Dinilai sebagai perkebunan sawit yang patut dicontoh dalam kesiapan pencegahan dan penanggulangan be...
Para camat di Kota Bandung harus prioritaskan masalah kesehatan dan sampah
Jumat, 16 Oktober 2020 - 10:12 WIB
Program kesehatan dan permasalahan sampah harus menjadi prioritas bagi para camat di Kota  Bandung...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV