Presiden Jokowi dorong Unpad lakukan inovasi riset dan iptek
Elshinta
Jumat, 11 September 2020 - 13:24 WIB |
Presiden Jokowi dorong Unpad lakukan inovasi riset dan iptek
Presiden Joko Widodo menyampaikan Orasi Ilmiah pada Puncak Peringatan Dies Natalis ke-60 Universitas Padjadjaran (Unpad) di Bandung, Jawa Barat, Senin (11/9/2017). Foto: Antara.

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menyatakan Universitas Padjajaran (Unpad) punya potensi besar untuk melakukan inovasi riset serta mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

"Dengan nama besar, kemampuan, dan jaringan yang sangat kuat, Universitas Padjajaran mempunyai potensi besar memberikan kontribusi besar untuk melakukan banyak inovasi riset dalam pengembangan Iptek untuk melakukan inovasi pendidikan agar menghasilkan Sumber Daya Manusia unggul yang berkontribusi untuk Indonesia Maju," kata Presiden Joko Widodo seperti dalam tayangan di laman Youtube Universitas Padjajaran, Jumat (11/9).

Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut dalam acara Dies Natalis Universitas Padjajaran (Unpad) ke-63 yang dilangsungkan secara virtual.

"Perguruan tinggi yang baik adalah perguruan tinggi yang membangun ekosistem merdeka belajar dan memanfaatkan materi dan media belajar yang terbuka luas," tambah Presiden.

Menurut Presiden Jokowi, standar normalitas baru tersebut harus dirumuskan dalam berbagai kebijakan seperti kebijakan tentang Key Performance Indicator (KPI) dosen, program prioritas perguruan tinggi, alokasi anggaran dan kebijakan infrastrukturnya.

"Termasuk berbagai standard operating procedure baru yang harus dirumuskan. Demikian pula halnya di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat, berbagai standar normalitas baru harus dirumuskan," ungkap Presiden.

Presiden Jokowi mengatakan hal saat ini adalah awal dari abad digital sehingga berbagai riset dan pengembangan teknologi di bidang digital seharusnya memperoleh prioritas.

"Bagaimana teknologi digital, big data analytic, artificial inteligence, bisa dimanfaatkan untuk berbagai bidang. Bagaimana agar inovasi dan digitalisasi dalam revolusi teknologi jilid ke-4, bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa," tambah Presiden.

Inovasi teknologi tersebut menurut Presiden Jokowi bisa dimanfaatkan untuk pengembangan kemandirian pangan, kemandirian energi dan pengembangan kewirausahaan UMKM di berbagai sektor.

"Untuk itu, kita tak boleh terjebak dalam rutinitas, kita harus punya waktu, energi, dan keberanian untuk melakukan perubahan. Kita harus terus menerus mengembangkan inovasi dengan memanfaatkan dan mengembangkan iptek," ungkap Presiden.

Unpad, menurut Presiden Jokowi, juga telah melahirkan banyak tokoh hebat yang berkontribusi penting bagi kemajuan bangsa dan negara.

"Prof Iwa Kusumasumantri, tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia yang beberapa kali dipercaya menjadi anggota kabinet di era Presiden Soekarno. Prof Muchtar Kusumaatmadja, diplomat hebat, menteri luar negeri yang sangat disegani dan masih banyak ratusan alumni lainnya dengan nama besar di tingkat nasional dan internasional dari Unpad," kata Presiden.

Kehebatan para senior tersebut, menurut Presiden, harus memberikan inspirasi kepada generasi muda untuk menghadapi masa depan.

"Kita harus mempersiapkan diri dengan baik, harus meluaskan pandangan, melihat perkembangan dunia, mencermati dan beradaptasi dengan cepat gar bisa menjadi bagian dan unggul dalm persaingan," tegas Presiden.

Terlebih ketika saat ini bangsa Indonesia dalam kondisi kurang baik karena pandemi COVID-19.

"Permasalahan yang extraordinary ini harus kita hadapi dengan cara-cara extraordinary' Tantangan extraordinary' harus dihadapi dengan strategi yang extraordinary' juga, mindset kita harus berubah, budaya kerja kita harus berubah, cara kerja kita juga harus berubah," jelas Presiden.

Perubahan itu khususnya terjadi dalam standar keseharian, misalnya yang dulu dianggap tidak wajar sekarang justru menjadi keharusan.

"Kita harus jaga jarak, pakai masker, bahkan pakai face shield. Kita harus bekerja dari rumah, kuliah dari rumah dan bersilaturahmi secara virtual dan semua yang dulu dianggap tidak wajar sekarang menjadi keharusan," ungkap Presiden, dikutip Antara. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pakar: Vaksin mengandung babi telah alami penyaringan miliaran kali
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 09:41 WIB
Pakar vaksinologi mengatakan, beberapa jenis atau merek vaksin dalam proses pembuatannya memang bers...
Dokter sarankan ada dua wadah khusus masker di tas
Rabu, 21 Oktober 2020 - 13:35 WIB
Pakar kesehatan mengingatkan Anda tak hanya memakai masker kain tiga lapis tetapi juga menyimpannya ...
Miliki website keharusan bagi pelaku usaha di era digital
Minggu, 18 Oktober 2020 - 20:47 WIB
Di era digital saat ini, memiliki website bisnis dinilai merupakan sebuah keharusan bagi pelaku us...
Google rilis fitur baru untuk pemilu AS
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 10:38 WIB
Google mengatakan akan memperkenalkan fitur-fitur baru di mesin pencari, Maps dan asisten suara untu...
Inilah produk inovasi Kemenristek untuk testing, tracing, dan treatment COVID-19
Senin, 12 Oktober 2020 - 16:49 WIB
Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) telah melakukan ...
Luhut minta BPPT-Bio Farma segera produksi alat tes PCR-rapid
Sabtu, 03 Oktober 2020 - 09:57 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan meminta Badan Pengkaji...
Menristek: Belum ada metodologi prediksi waktu gempabumi
Kamis, 01 Oktober 2020 - 12:26 WIB
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menritek/Kepala BRIN), Bambang ...
PT LEN bantu warga NTT di daerah yang alami krisis air bersih
Rabu, 30 September 2020 - 15:27 WIB
Desa Rabeka yang dihuni kira-kira 1.650 warga terletak di Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang,...
Google Drive akan mulai hapus file yang dibuang mulai bulan depan
Jumat, 18 September 2020 - 11:14 WIB
Google mengubah cara Google Drive menangani file dan dokumen yang dibuang, di mana file di sampah ak...
Presiden Jokowi dorong Unpad lakukan inovasi riset dan iptek
Jumat, 11 September 2020 - 13:24 WIB
Presiden Joko Widodo menyatakan Universitas Padjajaran (Unpad) punya potensi besar untuk melakukan i...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV