Akademisi: Perpendek tahapan pilkada jika bahayakan masyarakat
Elshinta
Senin, 14 September 2020 - 14:11 WIB |
Akademisi: Perpendek tahapan pilkada jika bahayakan masyarakat
Sumber Foto: https://bit.ly/35xFwYQ

Elshinta.com - Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Ahmad Atang mengatakan, tahapan Pilkada serentak 2020 dapat diperpendek, jika situasinya dianggap membahayakan warga masyarakat.

"Proses dan tahapan pilkada bisa diperpendek menjadi pilihan dalam situasi emergensi saat ini," kata Ahmad Atang kepada ANTARA di Kupang, Senin (14/9).

Dia mengemukakan hal itu, berkaitan dengan gagasan untuk menunda pelaksanaan Pilkada 2020 karena alasan trend kenaikan angka kasus COVID-19. Pelaksanaan pilkada di tengah pendemi COVID-19 bagaikan buah simalakama. Di satu sisi tidak ada yang bisa menjamin kapan COVID-19 akan berakhir sehingga nasib pilkada menjadi tidak menentu.

Sebaliknya di sisi yang lain tidak ada yang bisa menjamin bahwa pelaksanaan pilkada akan membebaskan masyarakat dari ancaman COVID-19. Oleh karena itu, opsi yang dipilih untuk melaksanakan pilkada tanggal 9 Desember mendatang hanya memberi kepastian terhadap kekuasaan lokal.

Sementara trend penyebaran COVID-19 hari-hari ini secara nasional meningkat signifikan termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). "Jika ini dianggap situasi yang membahayakan warga masyarakat maka wacana penundaan pilkada perlu dikaji untuk memastikan keselamatan masyarakat," kata Ahmad Atang.

Akan tetapi jika pilkada tetap berlangsung sesuai agenda dan tahapan maka perlu diperketat pemberlakuan protokol kesehatan. Pemerintah dan penyelenggara harus merumuskan mekanisme yang menjamin proses demokrasi berjalan secara baik tanpa resiko.

Proses dan tahapan pilkada bisa diperpendek menjadi pilihan dalam situasi emergensi saat ini. "Kami masih punya waktu dua bulan sambil memantau penyebaran COVID dan merumuskan langkah antisipasi jika memang pilkada tetap jalan pada bulan Desember mendatang," katanya, dikutip Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sekjen PAN: Parpol harus tanggung jawab soal kesehatan pilkada
Minggu, 27 September 2020 - 19:29 WIB
Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno mengatakan partai politik bertanggun...
Bawaslu Jabar: Potensi keterlibatan ASN berpolitik praktis tinggi
Minggu, 27 September 2020 - 19:16 WIB
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Barat menyampaikan potensi keterlibatan pegawai negeri ...
KPU Kabupaten Bandung dorong kampanye tiga paslon secara daring
Minggu, 27 September 2020 - 18:14 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung mendorong ketiga pasangan calon (paslon) dalam Pemilih...
Polda Kalteng patroli skala besar amankan tahapan kampanye
Sabtu, 26 September 2020 - 21:43 WIB
Sebanyak 571 personel Polda Kalimantan Tengah melakukan patroli berskala besar di wilayah Kota Palan...
Gubernur Khofifah sarankan pemanfaatan ruang virtual kampanye Pilkada
Sabtu, 26 September 2020 - 20:56 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyarankan para kandidat memanfaatkan ruang-ruang virt...
Sultan HB X minta Pjs Bupati Bantul cermati pelaksanaan Pilkada 2020
Sabtu, 26 September 2020 - 20:29 WIB
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta Penjabat Sementara Bupati B...
11 paslon bupati di Babel sepakat patuhi prokes COVID-19
Sabtu, 26 September 2020 - 14:29 WIB
Sebanyak 11 pasangan calon bupati dan wakil bupati peserta Pilkada 2020 di Provinsi Kepulauan Bangka...
Salam metal, ZIYAP mengaku optimis menang dengan nomor 3 di Pilgub Kaltara
Jumat, 25 September 2020 - 17:38 WIB
Pasangan Zainal Arifin Paliwang dan Yansen Tipa Padan yang mendapat nomor urut 3 dalam pengundian no...
DPR minta pemerintah tingkatkan jaringan internet di masa Pilkada
Jumat, 25 September 2020 - 13:28 WIB
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin meminta Pemerintah segera meningkatkan dan menyiapkan sarana dan ...
KPU Sumbar terima surat cuti sejumlah pejabat yang maju di Pilgub
Jumat, 25 September 2020 - 12:59 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat menyatakan telah menerima surat cuti sejumlah pejabat yan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV