Kalimantan Tengah tetapkan status tanggap darurat banjir
Elshinta
Selasa, 15 September 2020 - 08:03 WIB |
Kalimantan Tengah tetapkan status tanggap darurat banjir
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kalteng Darliansyah (kanan) mendampingi Gubernur Sugianto Sabran menyerahkan secara simbolis bantuan sembako kepada Tagana Kalteng agar disalurkan ke masyarakat korban banjir di Istana Isen Mulang Palangka Raya, Senin (14/9/2020). Foto: Antara.

Elshinta.com - Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Tengah Darliansyah menyatakan sebagai bukti keseriusan Gubernur Sugianto Sabran membantu masyarakat korban banjir, maka pada tanggal 11 sampai 26 September 2020 ditetapkan sebagai status tanggap darurat banjir.

Penetapan status tersebut setelah melihat sejumlah desa di empat kabupaten mengalami banjir dan harus segera mendapatkan bantuan penanggulangan dari pemerintah provinsi, kata Darliansyah di Palangka Raya, Selasa (15/9).

"Status tanggap darurat itu juga sebagai payung hukum pemprov dalam membantu kabupaten lain yang kemungkinan terjadi bencana, khususnya banjir," tambahnya.

Berdasarkan data yang dihimpun BPBD Kalteng, ada sebanyak 17.515 jiwa dari 6.455 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir di empat kabupaten yakni Lamandau, Seruyan, Katingan dan Kotawaringin Timur (Kotim). Di mana Kabupaten Lamandau ada lima kecamatan mengalami kebanjiran, Seruyan enam kecamatan, Katingan tujuh kecamatan, dan Kotim tiga kecamatan.

Darliansyah mengatakan untuk bencana banjir yang terjadi di Sungai Hanyu, Kabupaten Kapuas, sudah dihubungi Kepala BPBD setempat segera menurunkan tim reaksi cepat. Di mana tim tersebut bertugas mengkaji dan mendata berapa banyak warga yang terdampak, termasuk fasilitas umum, fasilitas sosial, serta lainnya.

"Data tersebut sangat diperlukan agar Pemprov Kalteng dapat bergerak dalam memberikan bantuan, baik itu menyalurkan sembako, upaya penanggulangan serta lainnya. Intinya, kami dari pemerintah provinsi sudah bergerak cepat membantu kabupaten menanggulangi bencana banjir ini," kata dia.

Darliansyah mengatakan untuk warga yang dievakuasi akibat banjir sudah terpantau yakni di Kabupaten Lamandau dengan jumlah 82 KK atau 267 jiwa. Dan, untuk wilayah terparah juga berada di Kabupaten Lamandau, yakni Belantik Raya dan Batang Kawa.

Dia mengatakan dua desa tersebut benar-benar tidak bisa diakses lewat darat, dan apabila harus lewat sungai sangat rawan dapat menimbulkan masalah dalam perjalanan.

Untuk itu,  Gubernur Sugianto Sabran berencana melakukan distribusi bantuan sembako kepada masyarakat terdampak banjir dengan menggunakan helikopter.

"Kalau untuk yang meninggal dunia akibat banjir, sampai saat ini belum ada laporan, " demikian Darliansyah, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Banjir sempat genangi 16 RT di Jakarta Selatan
Minggu, 25 Oktober 2020 - 11:03 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 16 rukun tetangga (RT) di wilayah Ja...
Gempa Pangandaran kejutkan warga Sukabumi
Minggu, 25 Oktober 2020 - 10:46 WIB
Gempa bermagnitudo 5,5 yang berpusat di perairan laut selatan Kabupaten Pangandaran sempat mengejutk...
Guncangan gempa Pangandaran dirasakan hingga Yogyakarta
Minggu, 25 Oktober 2020 - 10:28 WIB
Guncangan gempabumi berkekuatan Magnitudo 5,9 yang terjadi di Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (25/10...
Gempa Pangandaran guncang wilayah Priangan Timur
Minggu, 25 Oktober 2020 - 10:10 WIB
Gempabumi yang berpusat di laut Pangandaran mengguncang daerah lain yang cukup dirasakan kuat oleh s...
Gempa tektonik M 5,9 guncang Pangandaran
Minggu, 25 Oktober 2020 - 09:15 WIB
Gempa tektonik dengan Magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa, Minggu (25/10)...
Banjir rendam beberapa perumahan di Bekasi hingga 1,5 meter
Minggu, 25 Oktober 2020 - 07:08 WIB
Beberapa perumahan yang berada di bantaran jalur sungai yang mempertemukan Sungai Cileungsi dan Cike...
Hujan deras, banjir bandang dan tanah longsor terjang Jember
Selasa, 20 Oktober 2020 - 14:00 WIB
Banjir bandang dan tanah longsor menerjang Kabupaten Jember, Jawa Timur, karena intensitas hujan yan...
Gempa M 7,5 guncang Alaska, berpotensi tsunami
Selasa, 20 Oktober 2020 - 08:51 WIB
Gempa tektonik mengguncang wilayah Pantai Alaska, Selasa (20/10) pagi, pukul 03.54.41 WIB. Pacific T...
Gempa Magnitudo 5,4 guncang Simeulue NAD 
Senin, 19 Oktober 2020 - 17:46 WIB
Gempa berkekuatan Magnitudo 5,4 mengguncang Simeulue, Nangroe Aceh Darussalam (NAD) pada Senin (19/1...
BMKG: Terdeteksi 34 hotspot di Sumatera Utara
Senin, 19 Oktober 2020 - 15:45 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat pada Senin terdeteksi sebanyak 34 hotsp...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV