Mengapa pria harus memeluk istrinya setiap hari? Ini manfaatnya
Elshinta
Selasa, 15 September 2020 - 23:15 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Administrator
Mengapa pria harus memeluk istrinya setiap hari? Ini manfaatnya
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/3hwUIrA

Elshinta.com - Sentuhan fisik seperti memberi pelukan ke pasangan memberikan manfaat luar biasa. Walau kurang dari 30 detik, pelukan dari suami bisa meningkatkan ikatan emosional dengan istri. 

Memeluk istri saat tidur dari belakang juga memiliki banyak manfaat. Bukan saja membuat tidur lebih nyenyak tetapi juga menambah kedekatan dan rasa nyaman dengan pasangan. Dihimpun dari berbagai sumber,berikut manfaat lain yang didapat:

Meningkatkan keromantisan
Bagi pria yang memang kurang memiliki rasa romantis di dalam diri, bisa melakukan ini. Cukup dengan memeluk istri saja saat akan berangkat bekerja, sepulang kerja, atau sebelum tidur. 

Ini akan membuat hubungan dengan pasangan makin romantis dan diyakini dapat memecahkan segala macam hambatan dalam rumah tangga.

Membantu komunikasi
Ternyata pelukan memiliki bahasa komunikasi yang luar biasa. Para ahli dapat mengklaim bahwa satu pelukan dapat membantu komunikasi non-verbal untuk menggambarkan rasa sayang, terharu, terima kasih, kekesalan, bahkan kemarahan. 

Sentuhan memang salah satu cara untuk mengkomunikasikan emosi seperti cinta, rasa menghargai dan simpati pada pasangan. Kebahagiaan dan kesedihan pun juga bisa diungkapkan dengan sentuhan, termasuk dengan berpelukan. 

Komunikasi nonverbal merupakan cara hebat untuk berkata pada pasangan bahwa orang mengerti dengan apa yang dirasakan pasangannya. Disarankan untuk berpelukan sebagai bentuk komunikasi. 

Membantu meringankan beban istri
Satu pelukan sehari akan memberi begitu banyak kehangatan bagi istri. Jika pria ingin menunjukkan bahwa ia peduli, maka peluklah pasangan. Karena terkadang istri lebih merasa bimbang dan lelah ketimbang suaminya. Satu pelukan saja dapat menenangkannya. 

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/3hwOvMb

Menghilangkan stres
Pelukan kepada istri mampu mengurangi jumlah hormon stres kortisol yang diproduksi dalam tubuh. Reaksi kimia ini bisa mambantu mengurangi tekanan darah sekaligus mengurangi risiko penyakit jantung, juga bisa mengurangi stres dan cemas.

Meredakan emosi 
Ketika pria memeluk istrinya, hormon oksitosin akan dilepaskan sehingga membuat sang istri merasa hangat, tenang, dan juga bahagia. Tak dipungkiri bahwa setiap kehidupan rumah tangga pasti ada cekcok. Satu pelukan saja bisa meluluhkan hati wanita. Beri dia kehangatan, rasa nyaman, cinta, dan meminta maaf secara tulus. 

Jarang bertengkar
Pelukan dapat menurunkan energi negatif dan mengembangkan energi positif. Semakin sering pasangan suami istri berpelukan, maka akan semakin sayang dan cinta. Dua-duanya akan sangat sabar dan mau menerima perbedaan pendapat. Kemudia berpelukan lagi, untuk menyelesaikan masalah.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2E1CEbj

Tidur lebih nyenyak
Rasa nyaman dan tenang kala berpelukan berimbas pada tidur nyenyak. Wanita tidur lebih tenang saat bersama dengan pasangan begitu pula dengan pria. 

Sebuah penelitian menyatakan bahwa tidur berpelukan dapat meredakan stres kerja atau stres lingkungan sosial, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan memori. Tidur tenang di sini bisa berarti tidur dengan tak banyak bergerak atau tiduk tanpa mengorok. 

Posisi saat pria memeluk istri dari belakang disebut juga dengan istilah forward bear. Manfaat posisi tidur suami memeluk istri dari belakang, bisa menjaga gairah pria karena memungkinkan jemarinya bebas menyentuh area sensitif pada tubuh pasangannya. Selain itu, jika melakukan posisi ini dengan lutut ditekuk akan sangat baik untuk pasangan yang memiliki masalah tulang punggung.

Awet muda
Menurut survei, pasangan yang saling memeluk saat tidur membuat mereka lebih awet muda. Studi itu membuktikan sebanyak 94 persen pasangan yang menghabiskan malam dengan saling menyentuh akan merasa bahagia terhadap hubungan mereka. 

Berbeda dengan 68 persen lainnya yang tidak melakukan kebiasaan itu. Penelitian menjelaskan, hal itu bisa terjadi karena mereka bahagia saling mencintai.


 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Satgas COVID-19: Patuh 3M bisa akhiri pandemi!
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 08:45 WIB
Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas COVID-19, Dr Sonny B. Harmadi mengatakan, patuh memakai maske...
Anggota DPR dorong Kemenkes beri vaksin COVID-19 gratis
Jumat, 23 Oktober 2020 - 14:27 WIB
Anggota Komisi VI DPR Marwan Jafar mendorong Kementerian Kesehatan untuk membiayai vaksin COVID-19 a...
Cara lezat untuk turunkan tekanan darah tinggi
Jumat, 23 Oktober 2020 - 12:13 WIB
Anda bisa menerapkan pola makan tinggi serat dan rendah lemak serta gula dapat membantu menurunkan r...
Gelar bakti kesehatan, Biddokkes Polda Kalsel bagikan vitamin, obat dan masker
Jumat, 23 Oktober 2020 - 11:46 WIB
Bidang kedokteran dan kesehatan (Biddokkes) Polda Kalsel menggelar Bakti Kesehatan Polri, Kamis (22/...
Kemenkes: Hari Santri Nasional Pesantren Al-Hamidiyah jadi role model protokol Covid-19
Jumat, 23 Oktober 2020 - 11:39 WIB
Peringatan  Hari Santri Nasional (HSN) 22 Oktober diselenggarakan dengan penuh khidmat berdasarkan ...
 Pemerintah diminta fokus soal vaksin
Jumat, 23 Oktober 2020 - 09:35 WIB
Pemerintah diminta fokus untuk mengejar target pemenuhan vaksin pada masyarakat dan menghindari kont...
SAS Institute minta ormas Islam bantu sosialisasi vaksin COVID-19
Kamis, 22 Oktober 2020 - 15:27 WIB
Said Aqil Siroj Institute meminta ormas Islam dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk membantu pemer...
Ini, gaya hidup sehat dan aktif untuk anak muda
Kamis, 22 Oktober 2020 - 12:50 WIB
Selain untuk memperbaiki suasana hati, gaya hidup sehat dan aktif juga dapat menjaga kesehatan tubuh...
Pemerintah rencanakan vaksinasi COVID-19 bagi 9,1 juta orang pada November
Senin, 19 Oktober 2020 - 14:25 WIB
Pemerintah berencana melakukan vaksinasi COVID-19 pada 9,1 juta orang dengan kategori berisiko ting...
Presiden: Cegah kasus COVID-19 naik di libur panjang akhir Oktober
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:12 WIB
Presiden Joko Widodo meminta jajarannya untuk mencegah terjadinya lonjakan kenaikan kasus penularan ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV