Polri akan tindak tegas oknum penyalahgunaan seragam baru satpam
Elshinta
Kamis, 17 September 2020 - 13:19 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Sigit Kurniawan
Polri akan tindak tegas oknum penyalahgunaan seragam baru satpam
Sumber foto: https://bit.ly/32EAJ5S

Elshinta.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono menyatakan, Kepolisian akan menindak tegas oknum yang menyalahgunakan seragam satpam baru sesuai undang-undang yang berlaku. Seragam baru satpam akan memiliki tampilan yang mirip seragam polisi karena warnanya cokelat.

"Tentunya kalau masalah rawan pemalsuan, penyalahgunaan, tentunya kita proses sesuai peraturan perundangan," ujar Awi di Jakarta, Rabu (16/9).  

Karo Penmas mengatakan, kepolisian juga telah menyadari potensi kerawanan pemalsuan dan penyalahgunaan seragam aparat. Diungkapkannya, tidak sedikit oknum yang telah diamankan petugas karena menyamar sebagai polisi, tentara gadungan, hingga pegawai gadungan.  

"Itu semua kami tindak kalau terjadi demikian. Kami tidak ragu-ragu yang demikian," tegas Karo Penmas, seperti diinformasikan melalui laman resmi Polri

Awi menuturkan, pembuatan seragam baru satpam bukan berarti mereka akan terbebas dari pekerjaannya sebagai petugas keamanan. Langkah ini diambil dengan salah satu alasan guna memuliakan profesi satpam dan menambahkan pergelaran fungsi kepolisian di tengah masyarakat.  

Pergantian seragam polisi tersebut telah diregulasikan dalam Peraturan Kepolisian Nomor 4 tahun 2020. Karo Penmas berharap kebijakan itu dapat menjalin kedekatan emosional di antara Polri dan satpam. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Operasi Zebra Jaya sasar 5 jenis pelanggaran 
Senin, 26 Oktober 2020 - 13:26 WIB
Operasi Zebra Jaya 2020 resmi digelar Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, mulai hari ini hingga...
150 aparat gabungan Jakarta Timur gelar Operasi Zebra di tiga titik
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:05 WIB
Sebanyak 150 personel gabungan Jakarta Timur menggelar Operasi Zebra 2020 di tiga titik tersebar di ...
 Rawan korupsi, KPK monitor Pilkada di NTB
Minggu, 25 Oktober 2020 - 19:25 WIB
Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan salah satu provinsi dari 26 daerah yang pernah terjadi tindak pi...
Polres Cianjur proses hukum pendaki berfoto bugil
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 17:12 WIB
Polres Cianjur, Jawa Barat, akan memproses secara hukum pelaku foto bugil di kawasan Alun-Alun Surya...
KPK panggil wali kota Tasikmalaya sebagai tersangka
Jumat, 23 Oktober 2020 - 13:13 WIB
KPK, Jumat (23/10), memanggil Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, sebagai tersangka kasus suap ter...
Tim intelijen kejaksaan tangkap DPO tipikor Kejari Belawan di Singkil
Jumat, 23 Oktober 2020 - 10:11 WIB
Boy MF Tampubolon seorang rekanan pengadaan sarana dan alat penangkap ikan pada Dinas Pertanian dan ...
TGPF Intan Jaya: KKSB dibalik kasus pembunuhan di Intan Jaya
Rabu, 21 Oktober 2020 - 22:16 WIB
Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya bentukan Menko Polhukam telah melaporkan seluruh hasil ...
RUU Kejaksaan tonggak Restorative Justice di Indonesia
Rabu, 21 Oktober 2020 - 21:54 WIB
Aliansi Publik Indonesia (API) kembali menggelar diskusi virtual tentang Rancangan Undang-undang (RU...
Ombudsman temukan dugaan maladministrasi penanganan pascademo
Rabu, 21 Oktober 2020 - 15:12 WIB
Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya menemukan dua dugaan maladministrasi dilakukan oleh Polda Metro Ja...
KPK eksekusi eks Kadis PUBMSDA Sidoarjo ke Rutan Perempuan Surabaya
Rabu, 21 Oktober 2020 - 13:21 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Su...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV