Kabareskrim: Kebakaran Gedung Kejagung karena nyala api terbuka
Elshinta
Kamis, 17 September 2020 - 16:25 WIB |
Kabareskrim: Kebakaran Gedung Kejagung karena nyala api terbuka
Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) didampingi Jaksa Agung Muda Pidana Umum Kejaksaan Agung Fadil Zumhana (kedua kiri) beserta jajaran menyampaikan hasil gelar perkara terkait kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (17/9/2020). Foto: Antara.

Elshinta.com - Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung bukan disebabkan oleh korsleting listrik, melainkan diduga karena nyala api terbuka.

"Berdasarkan hasil olah TKP, bahwa sumber api diduga bukan karena hubungan arus pendek, namun diduga karena open flame (nyala api terbuka)," tutur Komjen Sigit di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (17/9), seperti dikutip Antara.

Menurut dia, api diduga berasal dari lantai 6 Ruang Rapat Biro Kepegawaian dan menjalar ke ruangan serta lantai lain. Sebelum kejadian kebakaran, ada beberapa tukang yang bekerja di lantai 6 tersebut.

“Pada Sabtu, 22 Agustus 2020, dari mulai pukul 11.30 WIB sampai 17.30 WIB, ada beberapa tukang/ orang-orang yang berada di lantai 6 Ruang Biro Kepegawaian yang saat itu sedang melaksanakan kegiatan renovasi," ujarnya.

Kabareskrim mengungkapkan bahwa dugaan adanya akseleran berupa ACP dan cairan minyak yang mengandung senyawa hidrokarbon telah mempercepat Gedung Utama Kejaksaan dilahap api.

"Kondisi gedung hanya disekat dengan bahan-bahan yang mudah terbakar seperti gipsum, lantai parket, panel HPL dan bahan-bahan yang mudah terbakar lainnya. Itu mempercepat proses terjadinya kebakaran," ucap dia merinci.

Selain itu juga ditemukan fakta bahwa ada beberapa saksi yang mengetahui kejadian kebakaran itu dan berusaha memadamkan api tapi gagal karena tidak dilengkapi dengan infrastruktur dan sarana prasarana yang memadai.

"Sehingga api makin membesar dan mau tidak mau meminta bantuan dari Dinas Pemadaman Kebakaran untuk melakukan pemadaman lebih lanjut," katanya.

Penanganan kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung telah naik dari penyelidikan ke penyidikan karena ada dugaan pidana dalam peristiwa tersebut. "Penyidik berkesimpulan terdapat dugaan peristiwa pidana," kata mantan Kadiv Propam Polri ini.

Naiknya penanganan kasus ke penyidikan dilakukan setelah penyidik Polri gelar perkara bersama jajaran Kejaksaan Agung, Kamis.

Menurut Sigit, penyidik menyimpulkan sementara adanya dugaan pelanggaran terhadap Pasal 187 KUHP dan atau Pasal 188 KUHP.

Pasal 187 KUHP ancamannya maksimal 12 tahun sampai 15 tahun penjara jika menimbulkan korban. Sementara Pasal 188 KUHP ancaman hukumannya lima tahun bila terjadi kesalahan yang menyebabkan kebakaran.

Sigit menambahkan penyidik akan terus mendalami keterangan sejumlah saksi terkait kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung untuk mencari tersangka. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Genangan di 24 RT Wilayah Jaksel dan Jaktim telah surut 
Minggu, 25 Oktober 2020 - 17:26 WIB
Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat penurunan jumlah RT yang tergenang ai...
Pemprov DKI perpanjang masa PSBB Transisi
Minggu, 25 Oktober 2020 - 15:58 WIB
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PS...
Cegah Covid-19, Polsek Parung, Bogor gencar razia masker
Minggu, 25 Oktober 2020 - 15:11 WIB
Polsek Parung, Bogor, Jawa Barat beserta Koramil dan Instansi terkait melaksanakan kegiatan Operasi ...
Wilayah 86 RT di Jakarta tergenang air 
Minggu, 25 Oktober 2020 - 13:47 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan sebanyak 86 RT yang tersebar di du...
Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran berkurang
Minggu, 25 Oktober 2020 - 11:20 WIB
Pasien konfirmasi positif COVID-19 bergejala ringan hingga sedang yang dirawat inap di Rumah Sakit D...
Warga Jakarta diimbau waspadai fenomena awal La Nina dan MJO
Minggu, 25 Oktober 2020 - 08:56 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta meminta warga di lima wilayah Jakarta  untuk...
Penumpang di Terminal Pulogebang meningkat jelang cuti bersama
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 20:26 WIB
Operator Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, melaporkan jumlah penumpang di akhir pekan, Sab...
Perkembangan COVID-19 di Jakarta per 24 Oktober 2020
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 17:58 WIB
Pemprov DKI Jakarta terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat agar dapat seg...
Cuaca hari ini, Jakarta berpotensi diguyur hujan
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 09:58 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan semua wilayah DKI Jakarta berpote...
Warga Jakarta diimbau tak khawatirkan pemberian vaksin COVID-19
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 08:27 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengimbau warga masyarakat ibu kota tak perlu mengkhaw...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV