Masyarakat ujung tombak penanganan COVID-19
Elshinta
Jumat, 18 September 2020 - 10:59 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Masyarakat ujung tombak penanganan COVID-19
Tangkapan layar Inpres 6 Tahun 2020. Sumber foto: https://bit.ly/35N7bVK

Elshinta.com - Juru Bicara Presiden Bidang Hukum, Dini Purwono menyampaikan, masyarakat harus menyadari sebagai ujung tombak dalam upaya pengendalian kasus COVID-19.

Dini mengingatkan, Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 ditujukan kepada Menteri, TNI, Polri dan jajaran Pemerintah Daerah, untuk mengambil langkah penegakan protokol kesehatan sesuai tugas dan fungsinya masing-masing bagi masyarakat yang melanggar.

Penerbitan Inpres, menurut Dini, dilakukan karena masih minimnya kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan, sekaligus bukti keseriusan Pemerintah menekan angka penyebaran COVID-19.

Dari data Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) per 14 September, sebanyak 394 Kab/Kota telah menyelesaikan Perda, 52 Kab/Kota berproses menyelesaikan Perda, dan 68 Kab/Kota belum melakukan.

“Pemerintah Pusat mendorong Pemerintah Daerah untuk segera merampungkan peraturan mengenai kewajiban mematuhi protokol kesehatan di daerah agar Operasi Yustisi dapat segera dilaksanakan. Upaya penegakan kedisiplinan harus masif di seluruh daerah agar hasilnya efektif,” kata Dini melalui rilis seperti diinformasikan melalui laman resmi Setkab, Jumat (18/9). 

Pemerintah meminta masyarakat tidak menganggap Operasi Yustisi protokol kesehatan sebagai bagian dari tindakan represif, apalagi dalam pelaksanaannya Pemerintah juga menggandeng organisasi masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk membantu menegakkan protokol kesehatan di masyarakat dan komunitas.

“Kunci keberhasilan pengendalian penyebaran COVID-19 adalah disiplin protokoler kesehatan di setiap aktivitas yang dilakukan,” tegas Dini.

Penegakan sanksi sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) No. 6/2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 yang diterbitkan pada 4 Agustus 2020.

“Sanksi hanya diberikan kepada pihak yang melanggar. Bentuk sanksi dapat berupa teguran lisan/tertulis, denda, kerja sosial, atau penghentian/penutupan sementara penyelenggaraan usaha,” pungkas Dini. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Indonesia kecam aksi teror di Nice Prancis
Jumat, 30 Oktober 2020 - 11:05 WIB
Indonesia mengecam aksi teror di Kota Nice, Prancis, yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia d...
Pengamat: Vaksin-stimulus ekonomi bakal dongkrak kinerja BUMN karya semester II
Jumat, 30 Oktober 2020 - 10:53 WIB
Pengamat BUMN, Toto Pranoto menilai, kehadiran vaksin COVID-19 dan pemberian stimulus ekonomi pada s...
MUI ajak masyarakat tak terprovokasi isu boikot produk Prancis
Jumat, 30 Oktober 2020 - 10:37 WIB
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhyiddin Junaidi meminta masyarakat tidak terprovok...
Korlantas Polri prediksi arus balik libur panjang Sabtu-Minggu
Jumat, 30 Oktober 2020 - 10:04 WIB
Arus balik libur panjang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diprediksi akan terjadi pada Sabtu, 31 ...
Rapid test massal dilakukan di Puncak Bogor, 50 wisatawan reaktif
Jumat, 30 Oktober 2020 - 09:46 WIB
Sebanyak 50 wisatawan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dinyatakan reaktif dari hasil ...
Pasien sembuh dari COVID-19 bertambah 3.985 jadi 329.778 orang
Kamis, 29 Oktober 2020 - 16:56 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menyebutkan pada 29 Oktober 2020, pasien sembuh dari penya...
26 ribu jemaah umrah tertunda, penuhi syarat usia yang ditetapkan Arab Saudi
Kamis, 29 Oktober 2020 - 16:45 WIB
Pemerintah Arab Saudi berencana mulai menerima kedatangan jemaah umrah dari luar negaranya mulai 1 N...
Peringati Hari Sumpah Pemuda, 30 taruna Akpol gelar baksos
Kamis, 29 Oktober 2020 - 15:56 WIB
Dalam mereflesikan  hari Sumpah Pemuda dan Maulid Nabi Muhammad SAW, sebanyak 30 orang Taruna Tarun...
Pakar: Pemerintah harus sabar dapatkan hasil dalam memutus pandemi
Kamis, 29 Oktober 2020 - 15:11 WIB
Anggota Tim Pakar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk Percepatan Penanganan COVID-19, Hidayatu...
 Peringatan Maulid Nabi jadi momentum memutus mata rantai Covid-19
Kamis, 29 Oktober 2020 - 14:47 WIB
Momen berkumpul dan merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW adalah momen yang  sangat dinantikan.
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV