Polisi bawa enam ABK terkait penemuan jenazah dalam mesin pendingin
Elshinta
Jumat, 18 September 2020 - 15:52 WIB |
Polisi bawa enam ABK terkait penemuan jenazah dalam mesin pendingin
Ilustrasi - Petugas menurunkan peti jenazah ABK kapal Lu Huang Yuan Yu 118, Hasan Afriyadi di Terminal Kargo Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau, Jumat (17/7/2020). Sumber Foto: https://bit.ly/35Lpvib

Elshinta.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, membawa enam orang Anak Buah Kapal (ABK) untuk diperiksa sebagai saksi awal terkait penemuan lima jenazah di dalam mesin pendingin kapal penangkap ikan.

"Enam orang ini kebetulan dekat dengan korban," kata Kepolres Kepulauan Seribu AKBP Morry Edmond saat dihubungi di Jakarta.

Sebelum dibawa ke kantor polisi, enam orang ABK tersebut terlebih dahulu dilakukan tes cepat atau rapid test untuk mengantisipasi penularan virus corona.

Meskipun demikian, AKBP Morry Edmond mengatakan semua ABK yang ada di kapal tersebut nantinya juga dilakukan tes cepat hanya saja pada tahap awal baru enam orang guna kepentingan pemeriksaan. "Enam orang yang dilakukan rapid tes ini hasilnya non reaktif," katanya, dihimpun Antara.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun oleh polisi, diketahui jumlah ABK di kapal penangkap ikan tersebut 43 orang. Namun, untuk sementara waktu baru enam orang yang dibawa untuk diperiksa sebagai saksi.

Kapolres mengatakan kapal penangkap ikan tersebut diketahui ingin kembali setelah berlayar di laut lepas sekitar dua bulan.

Kapal tersebut juga diketahui berlayar dari Muara Baru Jakarta Utara. Setelah berlayar selama dua bulan, kapal penangkap ikan itu ingin kembali ke tempat semula. "Saat ingin kembali, kebetulan berpapasan dengan anggota kita yang sedang operasi yustisi," katanya. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi amankan 10 admin-kreator grup medsos perusuh demo Omnibus Law
Selasa, 27 Oktober 2020 - 15:13 WIB
Polda Metro Jaya mengamankan 10 orang provokator terkait demo Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja....
Polisi ringkus komplotan spesialis pembobol sarang burung walet
Selasa, 27 Oktober 2020 - 14:50 WIB
Jajaran Polres Subang berhasil mengungkap kejahatan pencurian sarang burung walet yang dilakukan ole...
Polres Subang ungkap pemalsu pestisida
Selasa, 27 Oktober 2020 - 14:28 WIB
Satreskrim Polres Subang berhasil mengungkap praktek pemalsuan obat-obatan pertanian pestisida berba...
Info dari masyarakat, Polsek Bahorok amankan pemilik ganja
Senin, 26 Oktober 2020 - 10:53 WIB
Unit Reskrim Polsek Bahorok, Polres Langkat, Sumatera Utara berhasil mengamankan seorang laki-laki y...
Tabrak polisi, pemilik sabu akhirnya diamankan
Senin, 26 Oktober 2020 - 10:17 WIB
Unit Reskrim Polsek Hinai, Polres Langkat, Sumatera Utara, berhasil mengungkap kasus tindak pidana n...
Putra Gus Nur jelaskan kronologi penangkapan ayahnya
Minggu, 25 Oktober 2020 - 08:37 WIB
Putra dari Sugi Nur Raharja atau yang biasa disapa Gus Nur, Muhammad Munjiat, menjelaskan kronologi ...
Polisi tangkap 8 mahasiswa coba sabotase Pintu Tol Pasteur
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 07:26 WIB
Polda Jawa Barat menangkap delapan massa demonstrasi menentang Undang-Undang Cipta Kerja di Gerbang ...
Satreskrim Polres Malang ungkap kasus pembunuhan
Kamis, 22 Oktober 2020 - 14:35 WIB
Sat Reskrim Polres Malang berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan di Desa Kepatihan, Kec...
Bareskrim Polri tangkap pemilik akun Facebook penghina Moeldoko
Minggu, 18 Oktober 2020 - 16:24 WIB
Bareskrim Polri menangkap seorang pria bernama Muhammad Basmi. Ia diamankan setelah mengunggah posti...
Polisi amankan artis sinetron RR diduga terkait narkoba
Minggu, 18 Oktober 2020 - 14:49 WIB
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan seorang pemain sinetron berinisial RR lantar...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV