Puan pastikan RUU Ciptaker dibahas transparan dan hati-hati
Elshinta
Sabtu, 19 September 2020 - 11:29 WIB |
Puan pastikan RUU Ciptaker dibahas transparan dan hati-hati
Sumber foto: https://s.id/rwyaj

Elshinta.com - Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan pembahasan Omnibus Law Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) dilakukan transparan, cermat, dan hati-hati.

Dia juga menjamin pembahasan RUU tersebut dilakukan dengan menyerap aspirasi masyarakat. "DPR membahas RUU Cipta Kerja secara hati-hati, transparan, terbuka, dengan mengutamakan kesinambungan pelaksanaan dari hasil RUU Ciptaker, sehingga punya legitimasi kuat untuk membangun bangsa dan negara," kata Puan dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (19/9).

Dia menjelaskan, agenda pembahasan RUU Ciptaker dapat diketahui di laman resmi DPR RI. Puan menegaskan bahwa institusinya membuka ruang bagi masyarakat yang ingin menyaksikan jalannya pembahasan Omnibus Law RUU Cipta Kerja melalui siaran "live streaming". "Pembahasan dilakukan terbuka, bisa dilihat di TV Parlemen, akan ada tim yang merumuskan secara baik dan benar, transparan, dan punya legitimasi kuat untuk membangun bangsa dan negara," ujarnya, dihimpun Antara

Menurut Puan, apakah RUU Ciptaker akan selesai pada Masa Sidang I Tahun Sidang 2020-2021, namun yang pasti dirinya meminta agar pembahasan RUU tersebut secara hati-hati dan transparan. "Apakah ini selesai (di masa sidang ini) atau tidak? Apakah akan segera diselesaikan? Saya minta DPR tetap membahasnya secara hati-hati dan transparan," ucap dia menegaskan.

Sebelumnya, Puan saat menyampaikan pidato pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2020-2021 di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Jumat (14/8), mengatakan target menyelesaikan RUU Cipta Kerja bertujuan untuk menghasilkan undang-undang yang memiliki legitimasi kuat demi menjaga kepentingan negara.

Adapun dalam pelaksanaan fungsi pengawasan DPR melalui Alat Kelengkapan Dewan akan rapat bersama dengan mitra kerja maupun panitia kerja untuk menjalankan prinsip pengawasan dan keseimbangan pada pemerintahan. (Ank) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Presiden: Pandemi COVID-19 tak hambat upaya Pemerintah lakukan reformasi struktural
Minggu, 25 Oktober 2020 - 07:42 WIB
Presiden Joko Widodo menyampaikan, regulasi yang kompleks dan birokrasi yang rumit masih menjadi ken...
Presiden yakini perekonomian Indonesia akan pulih
Minggu, 25 Oktober 2020 - 07:24 WIB
Presiden Joko Widodo meyakini perekonomian Indonesia, yang mengalami kontraksi akibat pandemi COVID-...
Akumulasi Covid-19 di Subang jadi 306 kasus
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 21:36 WIB
Akumulasi jumlah kasus positif di Subang, Jawa Barat bertambah 11 orang menjadi 306 orang. Dikatakan...
Survei kepuasan publik sebut kinerja Jaksa Agung memuaskan
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 20:38 WIB
Hasil survei yang dilakukan oleh Indonesia Political Review (IPR) terhadap kinerja para menteri kabi...
BMKG sebut badai tropis berpotensi terbentuk di laut selatan Jawa
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 19:25 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta menyebutkan bahwa badai tropis yang be...
 Kabaharkam Polri ajak perangkat desa kembangkan inovasi
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 18:11 WIB
Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, menerima audiensi DP...
Pesantren diharapkan ikut memutus rantai penyebaran COVID-19
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 16:47 WIB
Bupati Langkat, Sumatera Utara Terbit Rencana PA, mendukung sekaligus memberikan motivasi kepada par...
Presiden ucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada para dokter
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 16:38 WIB
Presiden Joko Widodo menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada para dokter yang menjadi ga...
 BPJS Kesehatan anugerahkan penghargaan bagi 15 jurnalis terbaik
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 15:11 WIB
Sebagai wujud apresiasi terhadap jurnalis Indonesia yang telah mengedukasi masyarakat tentang Progra...
Kasus COVID-19 di klaster pesantren Garut bertambah, hingga 110
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 12:58 WIB
 Kasus COVID-19 dalam klaster pondok pesantren di Kabupaten Garut, Jawa Barat, bertambah hingga 110...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV