Anggota DPR ingin pemerintah perketat impor pangan
Elshinta
Sabtu, 19 September 2020 - 11:39 WIB |
Anggota DPR ingin pemerintah perketat impor pangan
Ilustrasi. Sumber foto: https://s.id/rwAgv

Elshinta.com - Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan menginginkan pemerintah untuk bisa memperketat impor pangan sekaligus meningkatkan produksi daya saing komoditas hortikultura dalam rangka mengatasi ketergantungan terhadap impor.

"Ketergantungan bahan pangan seperti bawang putih harus segera dihentikan karena impor itu hanya sebagai salah satu opsi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri setelah pemerintah melakukan upaya peningkatan produksi dalam negeri," kata Johan dalam siaran pers, Sabtu (19/9).

Johan meminta pemerintah agar dapat segera memperketat kebijakan impor hortikultura antara lain dengan memperketat semua akses pintu masuk impor. Hal itu, ujar dia, dilakukan untuk mewaspadai ancaman organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) yang terbawa dari bahan pangan impor. "Saat ini kita harus lebih waspada terhadap ancaman serangan penyakit yang terbawa dari produk impor, karena ini akan menghancurkan kawasan produksi pertanian dalam negeri," ujar Johan.

Kemudian, Johan berharap pemerintah memprioritaskan pengembangan hortikultura dalam negeri, terutama dengan harus segera menfasilitasi benih atau bibit yang berkualitas, sarana prasarana produksi, pengolahan pasca panen, dan memberikan akses pasar kepada petani.

Sebagaimana diwartakan, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berharap Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (Aspphami) dapat menjadi bagian penting dalam pengendalian hama dan bakteri pada semua komoditas pangan yang diimpor maupun ekspor.

Dalam pembukaan Musyawarah Nasional IV Aspphami, Mentan Syahrul meminta agar asosiasi mampu bekerja sama dengan Badan Karantina Pertanian guna melakukan pemindaian (screening) pada setiap komoditas pangan yang masuk ke Indonesia. "Semua pintu keluar masuk ekspor impor harus dipastikan bebas dari hama dan bakteri. Kita semua harus bisa memperkuat negara ini dengan baik," kata Mentan saat membuka Musyawaran Nasional IV Aspphami di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (10/9).

Menurut Mentan, penyebaran hama dan bakteri harus benar-benar diperhatikan secara serius untuk memastikan masyarakat dalam kondisi sehat. Hama dan bakteri tidak boleh masuk ke dalam produk maupun makanan Indonesia, demikian Antara. (Ank) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rupiah hari ini berpeluang menguat
Rabu, 21 Oktober 2020 - 10:59 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu (21/10), berpeluang menguat...
IHSG diprediksi datar, pasar tunggu keputusan stimulus AS
Rabu, 21 Oktober 2020 - 10:40 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (21/10), diprediksi bergerak dat...
Wapres jelaskan PEN dan UU Ciptaker bukti keberpihakan Pemerintah pada UMKM
Selasa, 20 Oktober 2020 - 13:26 WIB
Wakil Presiden Ma`ruf Amin mengatakan, Pemerintah berkomitmen pada pemberdayaan usaha mikro, kecil d...
Rupiah hari ini diprediksi bergerak datar cenderung melemah
Selasa, 20 Oktober 2020 - 10:36 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (20/10), diprediksi berge...
IHSG berpotensi melemah, pelaku pasar masih `wait and see`
Selasa, 20 Oktober 2020 - 10:20 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (20/10) pagi berpotensi melema...
Hari ini, IHSG ditutup menguat 0,45% ke 5.126 
Senin, 19 Oktober 2020 - 17:11 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 22,91 poin atau naik 0,45% ke 5.126.330 pada penutupan pe...
Senin sore, rupiah ditutup melemah 0,07% ke Rp14.708 per dolar AS 
Senin, 19 Oktober 2020 - 16:27 WIB
Nilai tukar rupiah di pasar spot tak mampu keluar dari tekanan hingga akhir perdagangan hari ini. Se...
Tengah hari, rupiah spot melemah 0,16% ke Rp14.722 per dolar AS
Senin, 19 Oktober 2020 - 14:48 WIB
Rupiah spot terus melemah pada siang hari ini, Senin (19/10). Pukul 11.48 WIB, rupiah spot ada di Rp...
PT Len selesaikan pembangunan sistem persinyalan KA jalur lintas Makassar-Parepare
Senin, 19 Oktober 2020 - 14:12 WIB
PT Len Industri (Persero) tengah menyelesaikan pembangunan sistem persinyalan dan telekomunikasi jal...
Pendapatan negara hingga September 2020 capai Rp1.159 triliun
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:47 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan realisasi pendapatan negara hingga 31 September 2...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV